Kategori Berita

KANAL

REGIONAL

Minggu, 09 NOVEMBER 2025 • 18:00 WIB

Persiapan Transisi Energi, ESDM Fokus pada Empat Strategi Utama Ini

Persiapan Transisi Energi, ESDM Fokus pada Empat Strategi Utama Ini1st International Conference on Sustainable Energy (ICoSE) 2025 di Ballroom Teaching Industry Learning Center (TILC) Sekolah Vokasi UGMm (Istimewa)

JOGJA - Pemerintah terus mempercepat langkah menuju target Net Zero Emission (NZE) pada tahun 2060, bahkan diupayakan bisa tercapai lebih cepat. Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) melalui Direktorat Jenderal Energi Baru, Terbarukan, dan Konservasi Energi (EBTKE) menyampaikan empat strategi utama untuk mewujudkan percepatan transisi energi di Indonesia.

Direktur Jenderal EBTKE, Prof. Eniya Listiani Dewi, mengatakan strategi tersebut mencakup empat aspek penting, yakni ketersediaan sumber daya (availability), kemudahan distribusi (accessibility), keterjangkauan harga (affordability), dan penerimaan masyarakat (acceptability).

"Indonesia tidak hanya fokus pada pengembangan energi terbarukan, tetapi juga pada integrasi dengan smart green system, terutama di wilayah yang masih bergantung pada energi diesel,” ujar Eniya saat menjadi pembicara kunci dalam 1st International Conference on Sustainable Energy (ICoSE) 2025 di Ballroom Teaching Industry Learning Center (TILC) Sekolah Vokasi UGM, belum lama ini.

Eniya juga menegaskan bahwa Indonesia memiliki potensi panas bumi mencapai 23 gigawatt (GW), terbesar kedua di dunia setelah Amerika Serikat. Potensi besar ini, kata dia, membuka peluang bagi Indonesia untuk menjadi pemimpin global dalam pemanfaatan energi panas bumi.

Konferensi ICoSE 2025 yang berlangsung selama dua hari, 6 - 7 November, di Yogyakarta ini merupakan hasil kolaborasi antara UGM dan berbagai mitra internasional, seperti University of Chile (Chile), UiTM Sarawak Branch (Malaysia), serta didukung oleh Alliance of International Science Organizations (ANSO).

Forum ini menjadi ajang pertukaran gagasan dan riset terbaru di bidang energi berkelanjutan, sekaligus memperkuat sinergi antara akademisi, industri, dan pemerintah.

Baca juga: Cerita Andhika Satria Pratama, Alumni Teknik Fisika UGM, Tempuh S3 di Chalmers University Swedia

Wakil Rektor UGM Bidang Perencanaan, Aset, dan Sistem Informasi, Arief Setiawan Budi Nugroho, S.T., M.Eng., Ph.D., menilai transisi energi tidak sekadar soal teknologi, melainkan juga perubahan sosial yang membutuhkan kolaborasi lintas sektor.

"Transisi energi bukan hanya perubahan teknologi, tetapi juga transformasi sosial. Diperlukan inovasi kebijakan, perubahan perilaku, dan kerja sama yang kuat antara akademisi, industri, dan pemerintah,” tuturnya.

Sementara itu, Dosen Program Studi Pengelolaan Hutan Sekolah Vokasi UGM, Dr. Silvi Nur Oktalina, menyoroti besarnya potensi biomassa di Indonesia sebagai sumber energi terbarukan. Berdasarkan data Kementerian ESDM, potensi energi biomassa nasional mencapai 30 GW.

"Tantangannya ada pada biaya produksi dan kesiapan teknologi,” kata Silvi.

Baca juga: Keseruan Pimpinan UGM dan Jurnalis Fortakgama Kembali Gelar Mancing Bersama

Konferensi ICoSE 2025 mengangkat empat klaster utama pembahasan, yakni Upstream Downstream Innovation for Just Energy Transition, Energy Transition and Regional Development, Biodiversity Conservation in the Net-Zero Agenda, serta Mastery of Technology for Renewable Energy. Kegiatan ini juga menjadi respons terhadap kebutuhan global untuk mempercepat peralihan menuju energi bersih, sejalan dengan komitmen Paris Agreement dan target global mencapai NZE tahun 2050.

"Perguruan tinggi memiliki peran vital sebagai produsen pengetahuan, inovator, dan katalis bagi pembuat kebijakan. Saya harap konferensi ini bisa melahirkan inspirasi dan solusi baru bagi masa depan energi berkelanjutan di Indonesia,” pungkas Arief. 

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU

Persiapan Transisi Energi, ESDM Fokus pada Empat Strategi Utama Ini

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!