JOGJA - Setelah sempat vakum tahun lalu, Universitas Gadjah Mada (UGM) bersama Forum Wartawan Kampus Universitas Gadjah Mada (Fortakgama) kembali menggelar kegiatan Mancing Bersama di kolam ikan Pusat Inovasi Agroteknologi (PIAT) UGM, Sabtu (8/11/2025). Acara yang diikuti puluhan jurnalis dari berbagai media ini berlangsung meriah dan penuh keakraban.
Koordinator Liputan UGM, Gusti Grehenson, mengatakan kegiatan ini menjadi momen yang ditunggu-tunggu karena mampu mempererat hubungan antara kampus dan para jurnalis.
"Tujuan utama kegiatan ini adalah memperkuat sinergi dengan Fortakgama yang selama ini banyak membantu UGM dalam publikasi dan komunikasi krisis. Kami juga berterima kasih atas dukungan mitra, termasuk dari pihak perbankan dan para dekan. Harapannya, agenda seperti ini bisa kembali menjadi tradisi rutin,” ujar Gusti.
Senada, jurnalis Majalah Tempo, M. Syaifullah, mengapresiasi hubungan baik antara UGM dan wartawan yang telah terjalin lama.
"Sinergi antara wartawan dan pengelola universitas sudah sangat bagus sejak dulu. Kita sudah seperti teman,” katanya.
Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan, Pengabdian kepada Masyarakat, dan Alumni, Dr. Arie Sujito, juga menyampaikan apresiasinya terhadap hubungan erat antara kedua pihak. Menurutnya, peran media sangat penting dalam menjaga keterbukaan dan reputasi universitas.
"UGM ini, batuk saja bisa jadi berita. Karena itu, hubungan yang guyub dan saling menghormati seperti ini penting terus dijaga agar membawa manfaat bagi semua pihak,” tutur Arie disambut tawa peserta.
Kegiatan dibuka secara simbolis melalui pelepasan maskot ikan di dua titik kolam oleh Wakil Rektor Bidang Penelitian, Pengembangan Usaha, dan Kerja Sama, Dr. Danang Sri Hadmoko, M.Sc., serta Sekretaris Dewan Guru Besar, Prof. Wahyudi Kumorotomo. Selanjutnya, prosesi pelemparan pancing dilakukan oleh Sekretaris Universitas Dr. Andi Sandi, bersama para dekan dari sejumlah fakultas.
Tak butuh waktu lama, suasana di sekitar kolam berubah riuh saat para peserta mulai mendapat tarikan di kail masing-masing. Salah satu yang tampak bersemangat adalah Wijaya, jurnalis Kompas TV, yang berhasil membawa pulang cukup banyak ikan.
"Seru banget, bukan cuma memancing tapi juga ajang kumpul bareng yang langka di tengah kesibukan liputan,” ujarnya.
Baca juga: Dibuka Rektor UGM, Hadirkan 80 Kampus dari 15 Negara Eropa Hadir Dalam Pameran EHEF di GIK
Senada, Agung Purwandono, Pemimpin Redaksi mojok.co, yang bahkan mempersiapkan perlengkapan khusus sejak malam sebelumnya.
"Saya siap dari semalam, umpannya sudah diracik dari kacang tanah dan pelet, alat pancingnya pun baru beli,” katanya sambil tertawa.
Sementara itu, Nuzul dari Metro TV mengaku ini merupakan pengalaman pertamanya memancing. Ia pun gembira karena langsung berhasil mendapatkan beberapa ekor ikan.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Dikirim Melalui E-mail