Rabu, 05 NOVEMBER 2025 • 19:00 WIB

Resmi Pimpin BMKG, Guru Besar Teknik UGM Prof. Teuku Faisal Fathani Siap Perkuat Sistem Deteksi Bencana

Author

Pisah sambut Kepala BMKG, pada Rabu (5/11/2025). (Istimewa (via e-mail))

JOGJA - Pemerintah resmi melantik Prof. Teuku Faisal Fathani sebagai Kepala Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG). Pelantikan ini menandai babak baru perjalanan panjang guru besar Fakultas Teknik Universitas Gadjah Mada (UGM) tersebut dalam dunia riset kebencanaan, geoteknik, dan mitigasi bencana di Indonesia.

Lebih dari dua dekade, Prof. Faisal dikenal sebagai sosok ilmuwan yang memadukan keunggulan akademik dengan kepedulian sosial. Melalui berbagai riset dan inovasi alat deteksi bencana, ia berupaya menjembatani sains dengan kebutuhan praktis di lapangan.

"Riset kebencanaan bagi saya adalah panggilan untuk memberi manfaat nyata bagi masyarakat. Ilmu harus hadir di tengah kehidupan, bukan hanya di jurnal ilmiah," ujar Faisal, Rabu (5/11/2025).

Diketahui bahwa selama ini, Faisal aktif mengembangkan sistem peringatan dini multi-bencana, dimana telah diterapkan di berbagai daerah di Indonesia dan menjadi rujukan di tingkat internasional. Pengalaman tersebut, menurutnya, akan menjadi modal penting dalam memperkuat sistem deteksi dan mitigasi di bawah koordinasi BMKG.

"Kami akan meningkatkan akurasi, memperluas kolaborasi lintas sektor, dan melibatkan komunitas lokal dalam sistem peringatan dini," tegasnya.

Lanjut Faisal menyebut kolaborasi antara peneliti dan pembuat kebijakan menjadi kunci utama membangun ketahanan bencana nasional. Menurutnya, hasil penelitian seharusnya tidak berhenti di meja akademik, melainkan menjadi dasar kebijakan publik yang berdampak langsung pada masyarakat.

"Kebijakan yang kuat harus berbasis bukti ilmiah dan relevan dengan kebutuhan lapangan. Itulah sinergi yang harus terus diperkuat," ujarnya.

Faisal dikenal aktif di berbagai organisasi nasional dan internasional di bidang mitigasi bencana. Ia pernah menjabat Kepala Departemen Teknik Sipil dan Lingkungan UGM, serta memegang posisi strategis sebagai Vice President International Consortium on Geo-Disaster Reduction (ICGdR) dan International Consortium on Landslides (ICL).

"Kepemimpinan bukan soal jabatan, melainkan kemampuan membangun kolaborasi dan memberi manfaat nyata," tegasnya.

Kendati begitu, Faisal berpesan kepada generasi muda untuk aktif berinovasi dalam bidang mitigasi bencana.

"Belajarlah dengan giat, jadilah kreatif, dan jalin kerja sama lintas disiplin agar riset kebencanaan membawa manfaat nyata bagi masyarakat," pesannya.

Dipuji Rekan Akademisi

Rekan sejawatnya di UGM, Prof. M. Zudhy Irawan, menilai Faisal sebagai sosok yang memiliki kapasitas luar biasa dalam mengelola organisasi akademik dan riset kebencanaan.

"Selama menjabat Ketua Departemen Teknik Sipil dan Lingkungan, beliau berhasil membawa UGM meraih peringkat pertama nasional untuk bidang Civil Engineering versi THE WUR 2025," ujarnya.

Baca juga: Generasi Z Paling Banyak Gunakan AI, Guru Besar UGM Ingatkan Risiko Ini

Zudhy menambahkan, kemampuan Faisal dalam mengintegrasikan riset akademik dengan inovasi teknologi menjadikannya pemimpin visioner yang dihormati di kancah nasional maupun internasional.

"Kepemimpinan beliau tegas, berorientasi pada hasil, dan mencerminkan integritas tinggi," katanya.

Senada, Prof. Wahyu Wilopo, juga menilai Faisal sebagai pribadi disiplin, tangguh, dan humanis.

"Beliau sangat berdedikasi dalam mengajar dan meneliti, serta selalu peduli terhadap mahasiswa dan masyarakat. Sosok seperti inilah yang dibutuhkan untuk memimpin lembaga sekelas BMKG," ungkapnya.

Baca juga: Prosesi Pemakaman Raja Keraton Surakarta PB XIII di Imogiri Berjalan Lancar, Keluarga Ucapkan Terima Kasih Kepada Warga yang Takziah

Wahyu juga yakin amanah baru ini akan dijalankan Faisal dengan penuh tanggung jawab.

"Dengan pengalaman panjang di dunia riset, saya percaya Prof. Faisal akan membawa BMKG menjadi lembaga yang semakin handal dan menjulang tinggi," ucapnya.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Dikirim Di Grup WA

Author
TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU