Rabu, 05 NOVEMBER 2025 • 18:35 WIB

Prosesi Pemakaman Raja Keraton Surakarta PB XIII di Imogiri Berjalan Lancar, Keluarga Ucapkan Terima Kasih Kepada Warga yang Takziah

Author

Raja Keraton Surakarta Hadiningrat, Sinuhun Paku Buwono (PB) XIII. (Olivia Rianjani)

JOGJA - Prosesi pemakaman Raja Keraton Surakarta Hadiningrat, Sinuhun Paku Buwono (PB) XIII, di kompleks Makam Raja-Raja Imogiri, Bantul, DIY, telah berlangsung khidmat dan lancar pada Rabu (5/11/2025).

Staf Sasono Wilopo Keraton Surakarta, KP Suswanto Hadiningrat, mengatakan seluruh rangkaian prosesi telah dipersiapkan dengan matang sehingga berjalan tanpa kendala sejak keberangkatan dari Keraton Surakarta hingga ke lokasi pemakaman.

"Karena sudah dirancang dari awal, jadi sejak pemberangkatan dari Keraton Surakarta sampai ke Pajimatan Imogiri semua berjalan lancar," ujarnya kepada wartawan saat ditemui usai prosesi.

Baca juga: Lantunan Doa dan Tauhid Iringi Pemakaman Raja PB XIII di Makam Raja Imogiri, Kerabat Keraton Yogyakarta Sampaikan Harapan Ini

Suswanto menyampaikan, setelah prosesi pemakaman tidak ada kegiatan lanjutan untuk sementara waktu. Acara berikutnya baru akan digelar pada peringatan 40 hari wafatnya PB XIII, sesuai kesepakatan keluarga.

"Untuk saat ini tidak ada prosesi lanjutan. Nanti setelah 40 hari baru ada acara 40 harian, tapi itu tergantung kesepakatan keluarga," katanya.

Pada kesempatan itu, Suswanto mengungkapkan rasa syukurnya atas antusiasme masyarakat yang datang dari berbagai daerah untuk memberikan penghormatan terakhir kepada PB XIII. Ia menyebut bahwa hal ini menjadi bukti bahwa sosok mendiang raja masih sangat dihormati dan dicintai oleh masyarakat.

"Dari Surakarta sampai di sini, semua penuh dukungan sosial. Kami bersyukur, ternyata beliau masih dicinta oleh masyarakat, baik dari Solo maupun Jogja," ucapnya penuh haru.

Baca juga: Warga Panjatkan Doa di Makam Raja Imogiri, Ikatan Batin Leluhur Abdi Dalem Hingga Keikhlasan Tukang Ojek Warnai Takziah PB XIII

Suswanto pun berharap penghormatan besar terhadap PB XIII ini menjadi pengingat pentingnya menjaga dan melestarikan adat serta tradisi Jawa yang diwariskan turun-temurun.

"Prosesi ini bukti bahwa pemangku adat Jawa masih sangat dihormati. Semoga adat dan budaya di Jawa tetap dijunjung tinggi dan bisa terus membawa perkembangan ke depan," pungkasnya.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Liputan Dan Wawancara Langsung

Author
TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU