Senin, 27 OKTOBER 2025 • 14:50 WIB

Semakin diminati, DAOP 6 Yogya Catat Lonjakan Drastis Wisman yang Gunakan Kereta Api

Author

Suasana wisatawan manca negara padati kereta di Daop 6 Yogyakarta. (Istimewa)

JOGJA - Tren kunjungan wisatawan mancanegara ke Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) terus menunjukkan pertumbuhan signifikan dalam tiga tahun terakhir. Lonjakan ini juga tercermin pada meningkatnya jumlah wisatawan asing yang menggunakan kereta api jarak jauh (KAJJ) sebagai moda transportasi utama di wilayah Daerah Operasi 6 Yogyakarta (Daop 6).

Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) DIY, jumlah wisatawan mancanegara yang datang ke Yogyakarta pada 2022 mencapai 55.071 orang. Angka ini melonjak menjadi 94.707 orang pada 2023 atau naik sekitar 71,9 persen, dan terus meningkat menjadi 110.155 orang pada 2024, tumbuh 16,3 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Kenaikan ini berdampak langsung pada volume penumpang KAJJ. PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daop 6 Yogyakarta mencatat sebanyak 55.752 wisatawan mancanegara naik kereta pada 2022.

Manager Humas Daop 6 Yogyakarta, Feni Novida Saragih, mengungkapkan bahwa jumlah tersebut meningkat drastis menjadi 116.431 penumpang pada 2023, atau naik 108,8 persen, dan terus bertambah menjadi 155.264 penumpang pada 2024, naik 33,3 persen dari tahun sebelumnya.

"Jika dibandingkan antara 2022 dan 2024, jumlah wisatawan mancanegara yang menggunakan kereta api hampir tiga kali lipat. Ini menunjukkan bahwa kereta api semakin menjadi pilihan favorit wisatawan asing karena nyaman, tepat waktu, dan menawarkan pengalaman perjalanan yang berbeda," ujarnya, Senin (27/10/2025).

Feni menambahkan, perjalanan menggunakan kereta api tidak hanya efisien, tetapi juga memberikan pengalaman menikmati panorama alam dan budaya Yogyakarta secara langsung.

Kami terus berupaya memperkuat layanan dan fasilitas agar semakin ramah bagi wisatawan, baik domestik maupun mancanegara,” tuturnya.

Baca juga: Alasan Mahasiswa Doktor UGM Teliti Tanaman Pala di Belanda

Selain itu, Daop 6 berkomitmen mendukung sektor pariwisata melalui peningkatan layanan informasi digital, koordinasi dengan pelaku industri pariwisata, dan penyediaan fasilitas stasiun yang memudahkan wisatawan asing. Dengan tren positif ini, ia berharap, sinergi antara transportasi dan pariwisata diyakini akan semakin memperkuat posisi Yogyakarta sebagai destinasi unggulan di mata wisatawan mancanegara.

Pertumbuhan jumlah wisatawan yang menggunakan kereta api menjadi motivasi bagi kami untuk terus berinovasi dalam menghadirkan layanan terbaik,” pungkas Feni. 

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Dikirim Di Grup WA

Author
TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU