Senin, 04 AGUSTUS 2025 • 19:40 WIB

Sultan HB X: Regenerasi ASN Bukan Sekadar Ganti Pegawai Tua dengan Muda

Author

Pengukuhan Sri Widayanti sebagai Kepala Kantor Regional I Badan Kepegawaian Negara (BKN) Yogyakarta, di Kompleks Kepatihan Yogyakarta, pada Senin (4/8/2025). (Istimewa)

JOGJA - Gubernur Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), Sri Sultan Hamengku Buwono (HB) X, menekankan bahwa regenerasi di tubuh Aparatur Sipil Negara (ASN) bukan sekadar mengganti pegawai lama dengan generasi muda. Lebih dari itu, regenerasi harus dimaknai sebagai upaya menyegarkan nilai, cara pandang, semangat, dan kepemimpinan dalam birokrasi.

Hal tersebut disampaikan Sri Sultan saat mengukuhkan Sri Widayanti sebagai Kepala Kantor Regional I Badan Kepegawaian Negara (BKN) Yogyakarta, menggantikan Paulus Dwi Laksono Harjono yang kini menjabat Direktur Pengadaan dan Mutasi ASN. Acara berlangsung di Gedhong Pracimasana, Kompleks Kepatihan, Yogyakarta, Senin (4/8/2025).

Regenerasi bukan sekadar urusan usia, tapi tentang bagaimana birokrasi kita menjadi lebih gesit, adaptif, dan responsif terhadap perubahan. Kita butuh semangat baru, nilai baru, dan kepemimpinan baru yang sesuai dengan tantangan zaman,” ujar Sri Sultan.

Menurut Sri Sultan, tantangan birokrasi ke depan terletak pada kemampuan memanfaatkan potensi generasi muda, khususnya generasi Y dan Z, yang dinilai akrab dengan teknologi, berpikir cepat, dan memiliki semangat kolaboratif tinggi.

Jika birokrasi mampu menarik, mempertahankan, dan memberdayakan talenta muda, maka cita-cita menjadikan birokrasi Indonesia berkelas dunia bukan sekadar mimpi,” tegas Ngarsa Dalem.

Beliau juga menekankan pentingnya penegakan sistem merit secara adil dalam proses regenerasi ASN. Menurutnya, individu-individu yang kompeten tak boleh terpinggirkan hanya karena sistem yang belum akomodatif.

Sistem merit yang adil harus ditegakkan. Ini soal keadilan dan keberlanjutan. Birokrasi yang tidak memberi ruang pada yang kapabel akan sulit menjawab ekspektasi masyarakat,” imbuh Sri Sultan.

Kendati demikian, Sri Sultan juga mengapresiasi kontribusi Paulus Dwi Laksono Harjono selama memimpin Kantor Regional I BKN, serta menitipkan harapan kepada Sri Widayanti agar melanjutkan semangat sinergi dan inovasi di lingkungan kerja yang baru.

Saya harap Kepala Kantor Regional I BKN yang baru dapat segera tune in dengan kebutuhan riil di daerah, serta memperkuat peran BKD provinsi dan kabupaten/kota sebagai mitra strategis,” tandas Sri Sultan.

Baca juga: Kata Bank Indonesia dan Sultan HB X Dalam Peluncuran QRIS Tap Sektor Transportasi di Yogya Hari Ini

Sementara itu, Kepala BKN Zudan Arif Fakrulloh yang turut hadir dalam acara tersebut menyatakan bahwa seluruh unit kerja pusat yang berada di daerah, termasuk perwakilan BKN, secara prinsip diorkestrasi oleh gubernur sebagai wakil pemerintah pusat.

"Semua unit pusat di daerah harus disinergikan oleh gubernur agar pembangunan berjalan selaras dan kolaboratif. Kami titipkan seluruh pegawai BKN untuk dioptimalkan oleh Bapak Gubernur,” ujar Zudan.

Lebih lanjut, Zudan juga meminta Sri Widayanti untuk mengimplementasikan arahan gubernur dan fokus pada pencapaian Asta Cita Presiden serta visi kepala daerah di wilayah kerjanya.

Ini bukan sekadar soal administrasi ASN. Ruang kerja kita jauh lebih luas, yaitu memastikan sistem pengadaan, mutasi, dan promosi ASN berjalan adil dan inklusif,” pungkas Zudan. 

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Keterangan Pers

Author
TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU