Senin, 07 JULI 2025 • 18:10 WIB

FOYB DIY Minta Maaf Atas Insiden Pengrusakan Fasilitas Dalam Aksi Solidaritas Ojol di Godean Sleman, Tegaskan Tidak Mendukung Aksi Anarkis

Author

Dua tersangka pengrusakan fasilitas dalam aksi solidaritas ojol di Godean, Sleman, pada Sabtu 5 Juli 2025. (Olivia Rianjani)

JOGJA - Forum Ojol Yogyakarta Bergerak (FOYB) DIY menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat Yogyakarta, khususnya warga Godean, Sleman, DIY, atas insiden yang terjadi pada Sabtu dini hari (5/7/2025).

Permintaan maaf ini disampaikan langsung oleh Ketua FOYB DIY, Rie Ramawati, sebagai bentuk tanggung jawab moral atas tindakan oknum driver ojek online (ojol) yang dinilai meresahkan.

Kami dari FOYB sebagai perwakilan driver ojol yang ada di Yogyakarta memohon maaf kepada masyarakat di daerah Bantulan dan Godean serta masyarakat di Yogyakarta atas kejadian di hari Sabtu 5 Juli dini hari,” ujar Rie Ramawati, usai hadir juga dalam konferensi pers, pada Senin (7/7/2025).

Ia juga menyampaikan bahwa pihaknya sudah mengimbau sejak awal agar aksi solidaritas para driver tetap dalam koridor damai dan tidak anarkis. Namun, ia mengakui bahwa kekecewaan sejumlah anggota FOYB di luar kendali forum saat keluar dari Polresta Sleman membuat situasi menjadi tidak terkendali.

Ketika berkumpul di sini kan kita sudah menghimbau agar tidak ada tindakan anarkis. Tapi karena kekecewaan teman-teman saya keluar dari Polresta memang sudah bukan tanggung jawab dari kami,” katanya.

Terkait maraknya orderan fiktif ke rumah seseorang di Godean, kata Ramawati, ia belum memantau kembali apakah kejadian serupa masih berlangsung. Namun ia membenarkan bahwa pada malam insiden tersebut memang ada satu orderan fiktif yang terjadi.

Soal orderan fiktif, kalau yang pas malam itu iya, satu orderan fiktif. Kalau yang ini kita belum memantau lagi,” ujarnya.

Baca juga: Polresta Sleman Buru Pelaku Pengrusakan Fasilitas Saat Aksi Solidaritas Ojol di Godean, Kini 2 ditahan : Pelaku Lain Serahkan Diri Jangan Sampai dijem

Sementara mengenai kemungkinan FOYB DIY turun langsung ke lokasi atau mendata kerusakan, ia menegaskan bahwa hal tersebut bukan ranah FOYB. Menurutnya, forum ini hanya menjembatani para driver untuk menyampaikan aspirasi, bukan menangani konflik di luar soal aplikator.

Ranah kami selama ini adalah untuk menjembatani teman-teman apabila akan melakukan tuntutan-tuntutan terkait dengan misalkan kenaikan tarif dan lain-lain. Terkait permasalahan-permasalahan di luar itu sebenarnya bukan ranah kami,” jelasnya.

Pada kesempatan yang sama, penasihat hukum FOYB DIY beserta korban, Widiantoro, membenarkan bahwa pihaknya akan selalu mendampingi anggota forum yang mengalami masalah hukum. Namun, ia juga menegaskan bahwa pengrusakan fasilitas umum yang dilakukan oleh dua tersangka bukan tanggung jawab FOYB, terlebih setelah diketahui bahwa kedua pelaku bukan driver ojol resmi.

Kami menghargai aksi solidaritas itu, akan tetapi kami juga menyesalkan aksi anarkis yang dilakukan oleh oknum-oknum driver ojol tersebut,” kata Widiantoro.

Baca juga: FOYB DIY Soroti Sistem Double Order Shopee Food Usai Penganiayaan Driver di Godean

Ia menambahkan, terkait pelaku yang merusak, ternyata bukan driver ojol asli. Mereka hanya menggunakan akun dari keluarganya.

"(Sekali lagi) kami tidak akan melakukan tindakan apapun karena itu seharusnya menjadi ranahnya perusahaan aplikator," pungkas Widiantoro.

Diberitakan sebelumnya, Polresta Sleman pada Senin, 7 Juli 2025, telah menangkap dua pelaku yang terlibat dalam aksi pengrusakan. Kedua pelaku tersebut ternyata bukan driver Shopee Food aktif, namun hanya menggunakan akun milik keluarga mereka. Salah satunya adalah akun atas nama ibu, dan satu lagi milik saudaranya. Kedua pelaku diketahui masih berstatus pelajar/mahasiswa dan tidak memiliki Surat Izin Mengemudi (SIM).

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Liputan Langsung

Author
TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU