Kategori Berita

KANAL

REGIONAL

Rabu, 03 JUNI 2026 • 18:05 WIB

Update Terbaru Dugaan Malpraktik RSUD Prambanan: Dokter Terlapor Masih Bertugas, Direktur RS Pastikan Audit Medis Akan Dipublikasikan

Update Terbaru Dugaan Malpraktik RSUD Prambanan: Dokter Terlapor Masih Bertugas, Direktur RS Pastikan Audit Medis Akan DipublikasikanSosok anak diduga jadi korban malpraktik RSUD Prambanan pada April 2026. (Olivia Rianjani)

JOGJA - Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Sleman dan manajemen RSUD Prambanan akhirnya angkat bicara terkait kasus dugaan malpraktik yang dilaporkan keluarga balita asal Piyungan, Bantul, yang meninggal dunia usai menjalani tindakan medis di RSUD Prambanan pada April 2026 lalu.

Direktur RSUD Prambanan Kabupaten Sleman, Ratih Susila, mengatakan pihak rumah sakit telah melakukan audit medis internal untuk menelusuri seluruh proses penanganan pasien.

"Kami sudah melakukan audit medis secara internal. Hasilnya, tindakan yang dilakukan sudah sesuai prosedur berdasarkan penilaian tim internal, Komite Medik, dan Komite Etik," ujar Ratih, Selasa (2/6/2026).

Disebutkannya, audit tersebut dilakukan oleh tim internal rumah sakit bersama Komite Medik dan Komite Etik guna meninjau seluruh tahapan pelayanan medis yang diberikan kepada pasien.

Meski hasil audit menyatakan prosedur telah dijalankan sesuai standar, Ratih memastikan hasil pemeriksaan tersebut akan dipublikasikan sebagai bentuk transparansi kepada masyarakat.

Ratih juga menegaskan dokter spesialis anak yang menangani pasien hingga saat ini masih aktif menjalankan tugas pelayanan di RSUD Prambanan.

"Hasil audit tersebut akan dipublikasikan sebagai bentuk transparansi kepada masyarakat," katanya.

Respon Pemkab Sleman

Sementara itu, Kepala Dinkes Sleman, dr. Cahya Purnama, mengatakan pihaknya telah menerima laporan dari Direktur RSUD Prambanan terkait perkembangan kasus tersebut.

"Sudah melaporkan ke kami, Direktur RSUD Prambanan terkait dengan hari ini. Kalau nggak salah, saksinya yang lapor, artinya dari keluarga sudah dipanggil," kata Cahya.

Menurutnya, Pemkab Sleman berkomitmen menyelesaikan persoalan tersebut sesuai prosedur yang berlaku.

"Kami berkomitmen dari kabupaten untuk menyelesaikan permasalahan ini sesuai dengan prosedur. Artinya, kami sudah di-back up dari pihak kabupaten untuk menyelesaikan permasalahan ini," jelasnya.

Saat ini, kata Cahya, proses komunikasi masih berlangsung dengan lembaga atau tim bantuan hukum yang mendampingi pihak keluarga korban.

"Saat ini dalam tahap komunikasi dengan pihak lembaga atau bantuan hukumnya, itu yang mendampingi dari keluarga," katanya.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Liputan Langsung

BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU

Update Terbaru Dugaan Malpraktik RSUD Prambanan: Dokter Terlapor Masih Bertugas, Direktur RS Pastikan Audit Medis Akan Dipublikasikan

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!