Kategori Berita

KANAL

REGIONAL

Rabu, 25 FEBRUARI 2026 • 09:45 WIB

Polda DIY Angkat Bicara soal Aksi 24 Februari yang Ricuh : Serahkan 3 Mahasiswa ke Rektorat yang Sempat diamankan Hingga Bantah Ada Gas Air Mata

Polda DIY Angkat Bicara soal Aksi 24 Februari yang Ricuh : Serahkan 3 Mahasiswa ke Rektorat yang Sempat diamankan Hingga Bantah Ada Gas Air MataKepala Bidang Hubungan Masyarakat (Kabidhumas) Polda DIY, Kombes Pol Ihsan. (Olivia Rianjani)

JOGJA - Aksi penyampaian aspirasi atau unjuk rasa yang berlangsung di depan Markas Polda DIY pada Senin (24/2) malam hari sempat memanas dan berujung pada pengrusakan pagar sisi timur kantor kepolisian tersebut. Meski terjadi kericuhan, aparat memastikan situasi di wilayah DIY tetap aman dan kondusif.

Kepala Bidang Hubungan Masyarakat (Kabidhumas) Polda DIY, Kombes Pol Ihsan, menyampaikan duka cita atas peristiwa di Maluku, yang menjadi latar belakang aksi massa.

"Kami dari Polda DIY turut berbelasungkawa yang mendalam untuk keluarga korban terkait peristiwa yang terjadi di Tual, Maluku. Semoga almarhum diterima amal ibadahnya dan keluarga yang ditinggalkan diberikan kekuatan dan ketabahan," ujarnya dalam keterangan yang diterima media, Selasa (24/2/2026) malam.

Baca juga: Fakta - Fakta Kericuhan Demo di Polda DIY 24 Februari 2026 : Gelar Salat Gaib untuk Pelajar Maluku Hingga Ormas Bantu Bubarkan Aksi

Namun, Ihsan menyayangkan aksi yang awalnya berjalan sebagai bentuk penyampaian aspirasi harus berakhir dengan kericuhan dan perusakan fasilitas umum.

"Kami menyayangkan aksi tersebut berakhir ricuh dan terjadi pengrusakan pada pagar sisi timur Mapolda. Namun secara umum, situasi dapat dikendalikan oleh petugas di lapangan," katanya.

Ia menjelaskan, pola pengamanan dilakukan dengan pendekatan persuasif dan mengedepankan kearifan lokal serta kultur budaya Jawa. Menurutnya, petugas tetap bersikap sabar meskipun sempat menghadapi massa yang bertindak anarkis.

Dalam pengamanan tersebut, polisi sempat mengamankan tiga mahasiswa. Setelah dilakukan koordinasi dengan pihak kampus, ketiganya diserahkan kembali ke rektorat sekitar pukul 22.30 WIB.

Lebih lanjut, Polda DIY membantah kabar yang beredar mengenai dugaan tembakan gas air mata maupun tembakan peringatan saat aksi berlangsung.

"Kami tegaskan bahwa selama kegiatan pengamanan, petugas tidak dilengkapi senjata. Suara yang terdengar di lokasi berasal dari petasan yang dibawa oleh massa aksi," pungkas Ihsan.

Baca juga: Massa Aksi di Depan Polda DIY Hari Ini Coret Tembok Bertuliskan “All Cops Are Bastard” Hingga Gelar Solat Gaib

Saat ini, kondisi di sekitar Mapolda DIY telah kembali normal. Arus lalu lintas di kawasan tersebut terpantau lancar, dan situasi keamanan serta ketertiban masyarakat di DIY dinyatakan tetap terkendali.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Liputan Langsung

BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU

Polda DIY Angkat Bicara soal Aksi 24 Februari yang Ricuh : Serahkan 3 Mahasiswa ke Rektorat yang Sempat diamankan Hingga Bantah Ada Gas Air Mata

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!