Kategori Berita

KANAL

REGIONAL

Kamis, 22 JANUARI 2026 • 14:40 WIB

Dari Anak Penjual Roti Hingga Menteri dan Rektor, Lika - Liku Perjungan Manuel Vong, Wisudawan Pascarsarjana UGM

Dari Anak Penjual Roti Hingga Menteri dan Rektor, Lika - Liku Perjungan Manuel Vong, Wisudawan Pascarsarjana UGMPotret wisudawan asal Timor Leste dalam acara wisuda pascasarjana UGM di Grha Sabha Pramana, Rabu (21/1/2026). (Istimewa)

JOGJA - Kisah hidup Manuel Vong, Ph.D., Ketua Kagama Timor Leste, menjadi bukti bahwa keterbatasan ekonomi tidak menjadi penghalang untuk berkontribusi di level nasional. Manuel, yang berasal dari keluarga sederhana di Samoro, Soibada, Timor Leste, pernah meniti hidup sebagai anak petani, sopir taksi, hingga penjual roti, sebelum akhirnya dipercaya menjadi Menteri Pariwisata Timor Leste dan Rektor Dili Institute of Technology (DIT).

Pengalaman menempuh pendidikan di Universitas Gadjah Mada (UGM), khususnya saat menyelesaikan studi S2 di Magister Administrasi Publik, menjadi titik penting dalam perjalanan hidupnya. Usai lulus, Manuel memilih kembali ke tanah airnya untuk mengabdi.

"Kami diasah, diasuh dan diasih oleh Prof. Sofian Effendi dan Prof. Warsito serta para Profesor lainnya yang hebat, membentuk seorang anak petani, sopir taxi dan penjual roti dari Samoro, Soibada, bisa menjadi seperti ini," ujar Manuel saat mewakili Pengurus Pusat Kagama dalam pidato sambutan Wisuda Program Pascasarjana UGM di Grha Sabha Pramana, Rabu (21/1/2026).

Menurut Manuel, jabatan-jabatan strategis yang pernah diembannya tidak diperoleh secara instan. Berbagai kesulitan kerap ia hadapi sepanjang perjalanan kariernya. Namun, nilai-nilai akademik dan bimbingan dosen UGM membantunya menemukan solusi atas setiap persoalan.

Ia menuturkan, ilmu dan nilai yang diperoleh dari UGM menjadi bekal utama dalam kontribusinya di bidang pendidikan dan pengembangan sumber daya manusia di Timor Leste.

"Saya bisa merasakan nilai-nilai yang dimiliki UGM dalam menyelesaikan program master saya. Sehingga, saya bisa melihat realita kehidupan secara langsung dan menyusun cara agar dapat menerapkan visi yang memberikan manfaat pada masyarakat, dengan tetap memegang teguh pada prinsip Kagama yaitu, Guyub, Rukun, Migunani," ungkapnya.

Terinspirasi dari UGM, Manuel bersama rekan-rekannya mendirikan Dili Institute of Technology. Kampus tersebut mengusung motto Educated to Serve atau Dididik untuk Melayani. Ia pun pernah mengemban amanah sebagai Rektor DIT.

"Saya bersyukur karena setelah menyelesaikan studi saya di Magister Administrasi Publik UGM, saya bersama teman-teman saya dapat mengabdi kepada masyarakat Timor-Leste dengan mendirikan Dili Institute of Technology, yang memiliki motto 'Educated to Serve' atau 'Dididik untuk melayani'," terangnya.

Dengan hadirnya institusi pendidikan tersebut, Manuel berharap masyarakat Timor Leste memperoleh akses pendidikan yang lebih baik serta memiliki kompetensi profesional sesuai bidangnya.

"Kita ingin mempermudah masyarakat dalam proses mencari pekerjaan yang layak dan memiliki profesionalitas sesuai dengan bidangnya," tuturnya.

Baca juga: Kritik Pembangunan Pariwisata di Gunung Sewu di Gunungkidul, Pakar UGM Sebut Karst Bisa Rusak

Sebagai Ketua Kagama Timor Leste, Manuel tetap menjunjung tinggi nilai pengabdian yang ia peroleh selama menempuh pendidikan di UGM. Salah satunya diwujudkan melalui upaya menjembatani program pengabdian masyarakat, seperti Kuliah Kerja Nyata - Pembelajaran Pemberdayaan Masyarakat (KKN - PPM) di wilayah perbatasan Indonesia - Timor Leste.

"Saya yakin bahwa Kagama Timor - Leste dan juga seluruh Kagama di Indonesia memiliki komitmen yang sama untuk menjadikan program KKN sebagai pusat pertumbuhan, pusat perubahan, dan pusat inovasi bagi masyarakat di area perbatasan Indonesia dan Timor-Leste," ucapnya.

Dalam kesempatan tersebut, Manuel juga menyampaikan rasa terima kasih kepada para guru dan dosen yang telah mendampinginya, terutama saat ia berada dalam kondisi sulit.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Dikirim Di Grup WA

BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU

Dari Anak Penjual Roti Hingga Menteri dan Rektor, Lika - Liku Perjungan Manuel Vong, Wisudawan Pascarsarjana UGM

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!