Kepala Disdukcapil Kota Yogyakarta, Septi Sri Rejeki (kanan). (Olivia Rianjani)
JOGJA - Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kota Yogyakarta mencatat lonjakan signifikan dalam layanan aktivasi Identitas Kependudukan Digital (IKD). Dalam dua hari terakhir, antusiasme warga bahkan mencapai hampir 600 pemohon pada Minggu dan 300 pemohon pada Sabtu.
Kepala Disdukcapil Kota Yogyakarta, Septi Sri Rejeki, mengatakan bahwa tingginya minat masyarakat membuat pihaknya memutuskan bekerja tanpa libur hingga 28 Desember, demi mengejar target aktivasi IKD.
"Sampai dengan akhir tanggal 28 Desember, teman-teman Disdukcapil tidak ada liburnya. Senin sampai Minggu bekerja untuk melayani masyarakat khususnya aktivasi IKD dan perekaman KTP elektronik bagi pemula," ujarnya kepada awak media di Balaikota Yogyakarta, Senin (17/11/2025).
Masih Banyak Warga Belum Rekam E-KTP
Lanjut Septi mengungkapkan masih ditemukan warga berusia 20 tahun yang belum pernah melakukan perekaman KTP elektronik.
"Kami sudah jemput bola, drive-thru, datang ke sekolah-sekolah, tapi belum maksimal. Akhirnya kami undang warga. Ini bukan pemaksaan, namun bentuk perhatian kami. Dan Alhamdulillah antusias masyarakat luar biasa,” katanya.
Sebagaimana diketahui bahwa IKD adalah dokumen kependudukan digital yang tersimpan dalam gawai dan ke depan tidak hanya berfungsi sebagai identitas seperti KTP atau KK, tetapi akan menjadi media transaksi untuk berbagai layanan publik.
Sehingga, menurut Septi, bagi warga yang telah mengaktifkan IKD dapat mengakses layanan administrasi kependudukan secara online tanpa harus datang ke kantor Disdukcapil.
"IKD itu digital wallet yang menyimpan dokumen kependudukan seperti KTP-el, KK, biodata, akta kelahiran, paspor dan sebagainya," terangnya.
Kendati demikian, pihaknya menargetkan minimal 10 persen penduduk ber-KTP elektronik (E-KTP) di Kota Yogyakarta telah mengaktifkan IKD pada akhir Desember 2025. Namun, hingga beberapa waktu lalu capaian masih berada di angka 9 persen. Bahkan berbagai upaya seperti jemput bola dan layanan drive-thru hanya dihadiri segelintir warga.
"Saya ditelepon langsung oleh Bu Direktur yang menanyakan apakah minimal 10 persen bisa dicapai di akhir Desember. Kami tertantang," ucap Septi.
Alur Layanan Aktivasi IKD
Program aktivasi IKD dibuka mulai tanggal 10 - 30 November 2025 dengan jam operasional:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Jumpa Pers