JOGJA - Sebanyak 610 mahasiswa Universitas Gadjah Mada (UGM) resmi menerima beasiswa dari Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) untuk periode Ganjil 2025. Dalam acara Welcoming Awardee yang digelar di Hall Gedung ASLC Fakultas Peternakan UGM, belum lama ini, sebanyak 270 penerima hadir langsung di Yogyakarta, sementara sisanya mengikuti secara daring.
Kepala Divisi Pelayanan Beasiswa LPDP, Gendro Hartono, menegaskan bahwa LPDP merupakan amanah negara dalam mempersiapkan sumber daya manusia yang unggul dan berdaya saing global. Ia mencatat, hingga tahun 2025, LPDP telah mendukung lebih dari 555.000 penerima dan alumni, dengan UGM tercatat sebagai universitas dengan penerima terbanyak yakni 6.955 orang.
"Keberhasilan akademik harus seimbang dengan integritas pribadi, kesehatan, serta aktivitas organisasi. Jangan hanya fokus pada nilai, tapi juga jaga nama baik sebagai individu dan sebagai awardee LPDP," ujar Gendro dalam sambutannya yang disampaikan secara virtual.
Baca juga: Masuk Musim Penghujan Kasus Alergi Anak Meningkat, Dokter UGM Beri Solusi Cara Efektif Mencegahnya
Sementara itu, Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan, Pengembangan Masyarakat, dan Alumni UGM, Dr. Arie Sujito, menyampaikan bahwa beasiswa LPDP bukan sekadar bantuan finansial, melainkan bentuk tanggung jawab negara kepada generasi mudanya. Ia mengingatkan agar para mahasiswa penerima beasiswa tidak terjebak dalam gaya hidup konsumtif yang tidak relevan dengan situasi sosial ekonomi saat ini.
"Jangan sampai sikap konsumtif saat kuliah justru merusak masa depan. Tugas Anda bukan hanya menyelesaikan studi, tetapi juga kembali dan membangun daerah masing-masing," tegas Arie.
Dalam suasana yang lebih santai namun tetap serius, Ketua Kelurahan LPDP UGM, Boy Kurniawan, turut mengingatkan para awardee agar tetap fokus dalam menjalankan studi dan menjunjung tinggi kejujuran, terutama dalam pengajuan dana beasiswa.
"Jangan hanya semangat di awal. Gunakan beasiswa ini dengan benar, belajar sungguh-sungguh, dan jangan pernah coba-coba bermain curang dalam urusan administrasi," katanya, disambut tawa ringan peserta.
Baca juga: Dokter RSA UGM Sebut Tips Ini Bisa Lolos Skrining Donor Darah
Ketua Panitia, Juverio Pangestu, juga menekankan bahwa tema acara tahun ini yakni melangkah Bersama Membangun Indonesia untuk Masa Depan Bangsa, bukan sekadar slogan. Ia menyebut bahwa penerima beasiswa LPDP memiliki tanggung jawab moral untuk memberi kontribusi nyata bagi masyarakat.
"Beasiswa ini bukan sekadar tiket kuliah, tapi mandat untuk menjaga integritas, membangun jaringan, dan menjadi agen perubahan di tengah masyarakat," ujarnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Dikirim Melalui E-mail