Kategori Berita

KANAL

REGIONAL

Jumat, 15 AGUSTUS 2025 • 07:47 WIB

Cemburu Ada Video Call Saat Check In, Wanita Asal Kulon Progo Tewas ditangan Selingkuhan

Cemburu Ada Video Call Saat Check In, Wanita Asal Kulon Progo Tewas ditangan SelingkuhanTersangka kasus pembunuhan, pada Konferensi Pers Mapolresta Yogyakarta, pada Kamis (14/8/2025). (Olivia Rianjani)

JOGJAJajaran Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polresta Yogyakarta melalui Polsek Umbulharjo berhasil mengungkap kasus pembunuhan seorang perempuan di sebuah kamar hotel di kawasan Umbulharjo, Yogyakarta. Peristiwa tragis itu terjadi pada Rabu (13/8/2025) sekitar pukul 16.00 WIB, di Hotel Retno Mudo Kamar No. 25, Jalan Veteran, Kelurahan Pandeyan, Kecamatan Umbulharjo, Kota Yogyakarta.

Korban diketahui inisial AM (39), warga Kecamatan Sentolo, Kabupaten Kulon Progo. Sementara pelaku adakah Nur Rohmad Efendi (27), warga asal Gunungkidul, yang berdomisi di Mess Warungboto, Umbulharjo. Korban ditemukan dalam kondisi tidak bernyawa oleh staf hotel atau saksi saat akan membersihkan kamar. Para saksi itu yakni Bambang Herjono alias Jonet dan Hari Sumaji alias Jarot.

Kapolsek Umbulharjo, Kompol Eva Guna Pandia, mengungkapkan, kronologi awalnya saat korban diketahui check-in di hotel sekitar pukul 10.00 WIB bersama pelaku. Sekitar 1,5 jam kemudian, pelaku berpamitan kepada resepsionis dan meninggalkan kamar, mengatakan bahwa korban masih tertidur. Namun sekitar pukul 16.00 WIB, saat staf hotel hendak membersihkan kamar, korban ditemukan tak bergerak.

"Karena mereka (saksi) melihat posisi korban ini tidak bergerak, maka mereka (saksi) mengecek. Pada saat masuk ke kamar, benar saja melihat tubuh perempuan ini tidak bergerak lagi, sehingga saksi melapor ke kami dan langsung datang ke TKP, kemudian menghubungi Kasareskrim untuk bersama-sama melaksanakan olah TKP,” ungkapnya, dalam konferensi pers yang digelar Kamis (14/8/2025) di Aula Mapolresta Yogyakarta.

Penyebab Kematian

Berdasarkan hasil Visum Et Repertum dari tim forensik RS Bhayangkara Polda DIY, kematian korban disebabkan oleh mati lemas akibat terhalangnya jalan napas bagian atas.

Ditemukan luka lecet pada leher kiri akibat kekerasan tumpul, tenggorokan berisi buih putih kemerahan, dan selaput lendir yang memerah. Ini merupakan tanda-tanda mati lemas karena saluran napas tertutup,” ungkapnya.

Benar saja, menurut pemeriksaan terhadap pelaku, ia membekap korban dengan bantal saat korban tertidur. 

Pelaku mengaku sempat panik saat korban mulai kejang. Dia mencoba membangunkan korban, bahkan sempat membasuh wajah korban dengan air, tapi korban sudah tidak merespons,” ujarnya.

Motif Cemburu karena Video Call

Sementara dalam pemeriksaan, pelaku mengaku nekat membunuh korban karena cemburu. Saat berada di kamar, pelaku melihat korban menerima panggilan video dari seseorang dinamakan "Bocil" (pada hp korban) secara berulang.

Pelaku merasa cemburu dan marah saat korban menerima video call berkali-kali. Karena emosi, pelaku melakukan pembekapan,” bebernya.

“Jadi memang motif utama pelaku adalah kecemburuan. Tidak ditemukan indikasi bahwa barang-barang korban diambil. Jadi bukan motif perampokan,” sambung Pandia.

Cemburu Ada Video Call Saat Check In, Wanita Asal Kulon Progo Tewas ditangan SelingkuhanKonferensi Pers ungkap kasus pembunuhan, Mapolresta Yogyakarta, pada Kamis (14/8/2025). (Olivia Rianjani) 
Kronologi Penangkapan

Tidak lama dari waktu kejadian, pelaku akhirnya ditangkap pada malam hari di kosnya di Jalan Glagahsari No. 121, Warungboto, Umbulharjo, dengan mengamankan sejumlah barang bukti di tempat tinggal pelaku.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Liputan Langsung

BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU

Cemburu Ada Video Call Saat Check In, Wanita Asal Kulon Progo Tewas ditangan Selingkuhan

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!