Potrait Sekolah Rakyat (SR) 19 di wilayaj Sonosewu, Bantul, DIY. (Olivia Rianjani)
JOGJA - Kepala Dinas Sosial (Dinsos) Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), Endang Patmintarsih, menyatakan bahwa Sekolah Rakyat (SR) yang saat ini telah berjalan, termasuk di wilayah Sonosewu, masih berada dalam masa transisi. Pemerintah daerah diminta aktif menyiapkan lahan untuk pembangunan gedung permanen bagi keberlangsungan program tersebut.
"Ya, jadi ini memang masa transisi, ya. Kita kan, Pak Menteri diperintah bulan Februari, kemarin SR ini harus jalan di Juli. Ini kan kerjanya luar biasa, semuanya dari penyiapan gedung, sarana, perekrutan tenaga pendidik, kepala sekolah, hingga murid. Ini semuanya lari bersama," ujar Endang saat ditemui dilokasi, Senin (14/7/2025).
Ia juga menjelaskan bahwa untuk saat ini, gedung SR di Sonosewu masih bersifat sementara. Namun, pihaknya tengah mendorong proses penyediaan lahan permanen yang melibatkan sinergi antara pemerintah pusat dan daerah.
"Diharapkan Gubernur, Bupati, Walikota, dalam hal ini pemerintah daerah provinsi dan kabupaten/kota, menyiapkan lahan untuk SR ini. Dan ini semuanya sedang berproses. Kami juga, Bapak Gubernur, provinsi kita sudah berproses, kabupaten kota juga," tuturnya.
Lanjut Endang menyebutkan bahwa sebagian besar peserta didik di SR Sonosewu ini berasal dari wilayah Bantul.
"Di SR ini paling banyak kalau yang di Sonosewu ini dari Bantul," ujarnya.
Terkait kesejahteraan tenaga pendidik, Endang memastikan bahwa mekanisme penggajian telah diatur melalui kerja sama antara Kementerian Sosial dan Kementerian Kesehatan dan Kesejahteraan Masyarakat (Kemenkesman).
"Itu sudah diatur. Nanti Kementerian Sosial bekerja sama dengan Kemenkesman. Itu sudah diatur nanti," tegasnya.
Sebagaimana diketahui, program Sekolah Rakyat ini merupakan inisiatif Kementerian Sosial (Kemensos RI) yang bertujuan untuk membuka akses pendidikan bagi anak-anak rentan dan kurang mampu.
Sehingga, adanya Sekolah Rakyat inilah menjadi salah satu upaya mengentaskan kemiskinan dengan harapan awalnya para siswa dalat terdidik dengan baik demi masa depan bangsa.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Liputan Langsung