Kategori Berita

KANAL

REGIONAL

Kamis, 10 JULI 2025 • 19:15 WIB

Komisi B DPRD DIY Kunjungi Desa Wisata Nglanggeran, Pokdarwis Usulkan Dorong Pengembangan Infrastruktur Hingga Bantu Promosi Produk Coklat di Seluruh

Komisi B DPRD DIY Kunjungi Desa Wisata Nglanggeran, Pokdarwis Usulkan Dorong Pengembangan Infrastruktur Hingga Bantu Promosi Produk Coklat di SeluruhKomisi B DPRD Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) melakukan kunjungan kerja ke Desa Wisata Nglanggeran, Kapanewon Patuk, Kabupaten Gunungkidul, Rabu (9/7/2025). (Istimewa)

JOGJA - Komisi B DPRD Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) melakukan kunjungan kerja ke Desa Wisata Nglanggeran, Kapanewon Patuk, Kabupaten Gunungkidul, Rabu (9/7/2025). Kunjungan ini bertujuan untuk memonitor langsung pengelolaan desa wisata yang sudah mendapat pengakuan sebagai salah satu desa wisata terbaik di dunia. 

Rombongan Komisi B disambut oleh jajaran Pemerintah Kalurahan Nglanggeran serta Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis). Dalam kesempatan tersebut, Pokdarwis memaparkan berbagai potensi, capaian, dan tantangan yang mereka hadapi dalam mengembangkan destinasi wisata berbasis masyarakat.

Anggota Komisi B DPRD DIY, Ismail Ishom, mengapresiasi keberhasilan Desa Wisata Nglanggeran. Ia menegaskan bahwa kehadiran pihaknya adalah wujud komitmen untuk mendukung pengembangan desa wisata tersebut.

Nglanggeran termasuk salah satu desa wisata terbaik di dunia. Kami datang ke sini untuk mengetahui langsung kendala yang dihadapi di lapangan. Kehadiran kami adalah bentuk dukungan agar desa wisata ini terus berkembang, mulai dari infrastruktur, sumber daya manusia, hingga promosi,” ujar Ismail.

Sementara itu, Ketua Pokdarwis Nglanggeran, Mursidi, menjelaskan bahwa seluruh aktivitas wisata di desa tersebut dikelola langsung oleh masyarakat lokal. Mulai dari pengelolaan homestay, kuliner, hingga layanan pemandu wisata, semuanya berbasis partisipasi warga.

Kami mengelola tidak hanya Gunung Api Purba, tapi yang paling penting adalah pengelolaan SDM. Saat ini, kami masih kekurangan pemandu wisata yang menguasai bahasa asing. Selain itu, akses jalan dan penerangan, khususnya dari Kalipentung menuju Nglanggeran, masih menjadi kendala utama,” jelas Mursidi.

Baca juga: Kasus Leptospirosis Meningkat di Kota Yogyakarta, Pemkot Edarkan SE dan Akan Tetapkan Jadi KLB?

Hal senada diungkapkan Sugeng Handoko, anggota Pokdarwis lainnya. Ia menyoroti pentingnya perbaikan infrastruktur dasar untuk mendukung layanan wisata.

"Masalah listrik yang sering padam dan sinyal yang belum merata menjadi hambatan pelayanan wisata. Kami juga berharap adanya peningkatan akomodasi seperti hotel, serta kebijakan yang mendukung promosi produk lokal, seperti cokelat khas Nglanggeran,” kata Sugeng.

Sugeng juga menegaskan perlunya sinergi antara pemerintah, pelaku wisata, dan sektor swasta untuk menjaga keberlanjutan desa wisata. Menanggapi hal tersebut, Ismail Ishom mendorong agar segala kebutuhan dan masukan disampaikan secara formal dalam bentuk proposal agar bisa ditindaklanjuti dalam pembahasan anggaran DPRD.

Silakan usulkan secara resmi. Kami akan kawal agar usulan tersebut masuk dalam pembahasan anggaran dan kebijakan yang mendukung kerjasama dengan pengusaha lokal, seperti pembangunan hotel,” tegas Ismail.

Baca juga: Seorang Buruh Lepas Terserempet KRL di Stasiun Lempuyangan, Terlempar Sejauh 15 Meter

Sementara itu, anggota Komisi B lainnya, Imam Priyono D Putranto,, menambahkan bahwa semua masukan sangat relevan dan layak diperjuangkan melalui skema pembiayaan daerah. 

Kami akan memperhatikan semua usulan yang masuk. Kami minta usulan tersebut diajukan secara proposal agar bisa masuk skema pembiayaan daerah, terutama untuk infrastruktur, akses jalan, dan peningkatan SDM pemandu wisata,” pungkas Imam. 

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Keterangan Pers

BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU

Komisi B DPRD DIY Kunjungi Desa Wisata Nglanggeran, Pokdarwis Usulkan Dorong Pengembangan Infrastruktur Hingga Bantu Promosi Produk Coklat di Seluruh

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!