Minggu, 31 MEI 2026 • 20:25 WIB

Idul Adha 1446 H, UGM Serahkan Dua Sapi Limosin 500 Kg ke Masjid Kampus Hingga Desa Se-DIY

Author

Sapi limosin yang dibagikan oleh UGM tahun ini. (Istimewa)

JOGJA - Suasana khidmat peringatan Hari Raya Idul Adha 1446 H begitu terasa di lingkungan Universitas Gadjah Mada (UGM). Pada momen kurban kali ini, institusi UGM bersama jajaran pimpinan rektorat menyerahkan dua ekor sapi berjenis limosin dengan bobot masing-masing berkisar 500 kilogram kepada Masjid Kampus (Maskam) UGM.

Prosesi penyerahan hewan kurban ini dilakukan langsung oleh Wakil Rektor Bidang Perencanaan, Aset, dan Sistem Informasi UGM, Arief Setiawan, S.T., M.Eng., Ph.D., kepada Ketua Takmir Masjid Kampus UGM, Dr. M. Yusuf, M.A.

Arief Setiawan menjelaskan bahwa dua ekor sapi limosin yang diserahkan tahun ini berasal dari dua sumber yang berbeda.Satu ekor merupakan sumbangan rutin tahunan dari institusi UGM, sedangkan satu ekor lainnya dibeli dari hasil iuran bersama jajaran pimpinan universitas.

"Penyerahan hewan kurban ini merupakan kegiatan rutin tahunan. Pada tahun ini, kami menyerahkan dua ekor sapi, yang satu dari institusi UGM dan yang satunya merupakan sapi dari iuran para pimpinan universitas," ujar Arief di sela kegiatan, belum lama ini.

Rangkaian perayaan Idul Adha di UGM sendiri sudah dimulai sejak pagi hari dengan pelaksanaan salat Id berjamaah di Lapangan Pancasila yang dihadiri oleh ribuan jemaah.

Gandeng Juleha Profesional dan Sebar ke Desa Binaan

​Sementara itu, Ketua Takmir Masjid Kampus UGM, Dr. M. Yusuf, M.A., memaparkan bahwa hingga saat ini Maskam UGM telah menghimpun total 12 ekor sapi, 21 ekor kambing, dan 49 ekor domba. Seluruh prosesi penyembelihan dilakukan secara serentak pada belum lama ini.

"Penyembelihan dilaksanakan hari Kamis. Dimulai sekitar pukul 06.00 sampai selesai. Kemudian didistribusikan langsung sekitar siang atau menjelang asar," jelas Yusuf.

Untuk menjamin mutu, kebersihan, serta kesesuaian dengan syariat Islam, pihak panitia menggandeng Juru Sembelih Halal (Juleha) profesional yang telah tersertifikasi.

"Kami bekerja sama dengan Juru Sembelih Halal profesional yang tersertifikasi. Nantinya, para jagal ini akan membantu memotong hingga memisahkan daging dari tulang. Mereka juga akan dibantu oleh panitia Idul Adha yang sebagian besar terdiri atas mahasiswa," paparnya.

Menariknya, Yusuf merinci bahwa tidak semua hewan kurban tersebut disembelih di lingkungan kampus. Sebagian di antaranya disebar ke beberapa titik desa binaan Maskam yang tersebar di wilayah Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY).

"Sebanyak 11 ekor sapi, 22 ekor domba, dan 9 ekor kambing akan disembelih di Maskam dan sebagian lainnya disembelih di lima desa binaan Maskam. Nantinya, yang di kampus akan didistribusikan pada sekitar 350-an penerima," urai Yusuf.

Agar penyaluran daging kurban tepat sasaran, Maskam UGM juga berkolaborasi dengan RZIS (Rumah Zakat dan Infak Shiddiq) dalam memanfaatkan basis data masyarakat yang membutuhkan.

"Kami bekerja sama dengan RZIS. Mereka memiliki database panti asuhan, desa tertinggal, anak-anak yatim dan masyarakat kurang mampu. Database itulah yang kami gunakan untuk distribusi," ungkapnya.

Berdasarkan data kepanitiaan, sejumlah hewan kurban telah didistribusikan ke beberapa wilayah. Di Kabupaten Bantul, panitia menyalurkan 6 ekor domba dan 3 ekor kambing ke Musala Al Ikhlas di Kapanewon Sedayu.

Sedangkan di Kabupaten Gunungkidul, distribusi menyasar Masjid Al Maarif di Gedangsari (6 ekor domba), serta Masjid Al Iman di Tepus (4 ekor domba dan 3 ekor kambing).

Selain itu, melalui sinergi dengan organisasi internal kampus seperti Jamaah Shalahuddin, sebanyak 1 ekor sapi, 9 ekor domba, dan 4 ekor kambing didistribusikan ke Kapanewon Rongkop, Gunungkidul. Serta kolaborasi bersama Keluarga Muslim FIB berupa penyaluran 2 ekor domba dan 3 ekor kambing untuk Masjid Baiturrahim, Kapanewon Purwosari, Gunungkidul.

Melalui momentum ini, manajemen UGM berharap ibadah kurban tahun ini dapat mempererat tali silaturahmi sekaligus meringankan beban sesama masyarakat.

"Semoga keberadaan kegiatan semacam ini di setiap hari raya kurban dapat memberi manfaat untuk masyarakat dan juga kepada mahasiswa," tandas Arief.

Baca juga: Heboh Teror Api Misterius di Rumah Warga Seyegan Sleman: Muncul Puluhan Kali Membuat Satu Keluarga Terpaksa Mengungsi

Korpagama Gelar Penyembelihan Khusus Hari Jumat

Tak ketinggalan, Korps Pegawai Universitas Gadjah Mada (Korpagama) juga menggelar kegiatan penyembelihan kurban tersendiri pada Jumat (29/5) pagi, bertempat di halaman belakang Kantor Korpagama Bulaksumur B6.

Satu ekor sapi yang disembelih merupakan kurban dari para shohibul kurban yang terdiri atas jajaran dosen dan tenaga kependidikan (tendik) UGM. Kegiatan ini turut dihadiri oleh Wakil Rektor Bidang Perencanaan, Aset, dan Sistem Informasi UGM, Arief Setiawan Budi Nugroho, S.T., M.Eng., Ph.D.

Dalam sambutannya, Arief Setiawan Budi Nugroho mengapresiasi langkah Korpagama dan menyebutkan bahwa beberapa fakultas di lingkungan UGM juga menggelar penyembelihan pada hari yang sama.

"Dalam momentum ini, terdapat beberapa fakultas yang juga melaksanakan penyembelihan kurban pada hari Jumat ini. Saya juga mengucapkan terima kasih kepada UGM, khususnya kepada Korpagama, karena telah mengadakan penyembelihan hewan kurban pada hari ini," kata Arief.

Ia berharap daging kurban ini mendatangkan keberkahan bagi para pekurban maupun para penerimanya.

"Tentunya, penyembelihan ini akan dibagikan kepada yang membutuhkan dan menjadi amal baik untuk kita. Semoga kegiatan ini menjadi amal baik bagi para shohibul kurban, bermanfaat bagi masyarakat yang membutuhkan, serta menjadi jalan untuk mendekatkan diri kepada Allah SWT," imbuhnya.

Di sisi lain, Ketua Umum Korpagama, Prof. Achmadi Priyatmojo, mengungkapkan bahwa agenda tahunan ini dilandasi oleh semangat kebersamaan dan rasa kekeluargaan yang erat antarpegawai UGM.

"Daging kurban ini nantinya akan dibagikan kepada masyarakat sekitar dan para anggota Korpagama yang membutuhkan. Harapannya nanti anggota bisa saling mengenal satu sama lain, sehingga akan memunculkan rasa kekeluargaan dan mempermudah pelaksanaan pekerjaan-pekerjaan kita kedepannya," terang Achmadi.

Baca juga: Idul Adha 2026 : Atas Nama Dirinya Hingga Anaknya, Titiek Soeharto Sebar 7 Sapi Kurban di Sleman dan Masjid Gedhe Kauman

Menurut Achmadi, esensi dari ibadah kurban ini sangat sejalan dengan visi utama Korpagama dalam meningkatkan kesejahteraan pegawainya secara menyeluruh.

"Inti dari berkurban ini adalah bagaimana kita bisa memaknainya sebagai suatu fondasi untuk memberikan pelayanan dengan optimal, baik kepada masyarakat, mahasiswa, dan sesama rekan kerja. Karena salah satu visi dari Korpagama sendiri adalah meningkatkan kesejahteraan pegawai, baik secara finansial maupun moral," pungkas Achmadi.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Dikirim Di Grup WA

Author
TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU