JOGJA - Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polresta Yogyakarta menyiapkan rekayasa lalu lintas di sejumlah titik strategis Kota Yogyakarta saat perayaan malam Tahun Baru 2026. Pengaturan ini dilakukan untuk menjaga kelancaran arus kendaraan, menjamin keamanan masyarakat, sekaligus mempermudah proses evakuasi darurat di tengah meningkatnya mobilitas warga.
Rekayasa lalu lintas akan diberlakukan secara bertahap mulai Rabu (31/12/2025) malam hingga Kamis (1/1/2026) dini hari. Fokus pengamanan dan pengalihan arus dilakukan di kawasan Tugu Pal Putih, Malioboro, Titik Nol Kilometer, serta Alun-alun Utara dan Alun-alun Selatan.
Kawasan Tugu Pal Putih
Di kawasan Tugu Pal Putih Yogyakarta, pengalihan arus lalu lintas akan mulai diterapkan pukul 21.00 WIB hingga situasi dinyatakan kondusif. Pengalihan dilakukan di sejumlah simpang utama, antara lain Simpang Gondolayu (Jalan Jenderal Sudirman), Simpang Pingit (Jalan Pangeran Diponegoro), serta Simpang Jetis (Jalan A.M. Sangaji).
Selain itu, Satlantas Polresta Yogyakarta juga menyiapkan jalur khusus evakuasi ambulans menuju rumah sakit rujukan. Ambulans dari kawasan Tugu akan diarahkan menuju Puskesmas Jetis, RS Sardjito, dan RS Ludirohusodo. Sementara ambulans dari wilayah Wongsodirjan akan menuju RS Bethesda dan RS Panti Rapih.
Malioboro Tutup Total
Sementara pengamanan di kawasan Malioboro dilakukan lebih ketat. Jalan Malioboro akan ditutup untuk kendaraan umum mulai pukul 20.00 WIB hingga selesai. Adapun akses jalan pendukung atau sirip-sirip Malioboro bagian luar akan ditutup mulai pukul 22.00 WIB. Petugas juga akan memasang skat besi di sepanjang Jalan Malioboro yang difungsikan sebagai jalur evakuasi darurat menggunakan brankar jika terjadi kondisi kegawatdaruratan.
Untuk jalur evakuasi ambulans, Satlantas mengatur rute sebagai berikut: ambulans dari Teteg menuju RS Ludirohusodo, dari Jalan Perwakilan menuju RS Bethesda dan RS Panti Rapih, dari Jalan Suryatmajan menuju RS Bethesda dan RS Panti Rapih, serta dari Jalan Reksobayan menuju RS PKU Muhammadiyah.
Rekayasa di Titik Nol Kilometer Rekayasa lalu lintas di kawasan Titik Nol Kilometer Yogyakarta akan diberlakukan mulai pukul 22.00 WIB hingga selesai. Arus kendaraan dari Titik Nol Kilometer menuju Jalan Senopati akan dialihkan ke Jalan Brigjen Katamso atau Jalan Sultan Agung.
Sementara arus menuju Jalan KH Ahmad Dahlan diarahkan ke Simpang Ngabean. Kendaraan dari Jalan KH Ahmad Dahlan yang mengarah ke timur akan dialihkan ke Jalan Bhayangkara. Adapun kendaraan dari Jalan Pangurakan akan diarahkan menuju kawasan Alun-alun Utara. Untuk jalur evakuasi, ambulans dari kawasan Titik Nol Kilometer akan diarahkan menuju RS PKU Muhammadiyah.
Alun-alun Utara dan Selatan
Pengalihan arus lalu lintas di kawasan Alun-alun Utara dan Alun-alun Selatan juga mulai diterapkan pukul 22.00 WIB hingga selesai. Arus kendaraan dari Jalan Wahid Hasyim menuju Alun-alun Utara akan dialihkan ke arah utara dan selatan. Kemudian arus dari Jalan Wijilan menuju Alun-alun Utara dialihkan ke Jalan Ibu Ruswo.
Sementara kendaraan dari Simpang Tiga Ibu Ruswo menuju Alun-alun Utara diarahkan ke Jalan Brigjen Katamso ke arah utara maupun selatan. Untuk akses masuk ke kawasan Alun-alun Selatan, masyarakat dapat melalui Jalan Langenastran Lor dan Jalan Ngadisuryan. Jalur evakuasi ambulans dari kawasan ini diarahkan menuju RS Pratama dan RSUD Jogja.
Imbauan
Satlantas Polresta Yogyakarta mengimbau seluruh pengguna jalan, baik pengendara roda dua maupun roda empat, agar mematuhi rambu lalu lintas dan mengikuti arahan petugas di lapangan. Masyarakat juga diminta mengatur waktu dan rute perjalanan dengan baik untuk menghindari kepadatan arus selama perayaan malam Tahun Baru 2026 di Kota Yogyakarta.
Sebelumnya, Dirlantas Polda DIY Kombes Pol Yuswanto Ardi mengatakan, pihak kepolisian telah mengantisipasi lonjakan kendaraan dengan menyiapkan sejumlah titik drop-off dan kantong parkir di sekitar kawasan wisata, khususnya Malioboro.
"Seperti pengalaman tahun-tahun sebelumnya, pada malam tahun baru akan terjadi penumpukan secara alami. Bukan karena penutupan jalan, tetapi karena masyarakat tumpah ke ruang jalan sehingga arus tidak bisa berjalan normal," ujar Ardi, Selasa (30/12/2025).
Ia menambahkan, pengamanan dan pengaliran arus lalu lintas akan difokuskan pada dua titik utama, yakni kawasan Tugu Jogja serta Malioboro hingga Titik Nol Kilometer. Menurutnya, rekayasa lalu lintas juga akan dilakukan dari Ring 2 menuju pusat kota sebagai bagian dari rekayasa sosial.
Ia kembali mengimbau masyarakat untuk memanfaatkan transportasi umum, taksi, maupun angkutan lainnya saat menuju lokasi perayaan.
"Malioboro akan kita sterilkan secara resmi. Untuk Tugu sebenarnya tidak ada rencana penutupan, tetapi secara alami arus akan tertutup karena aktivitas masyarakat," tandasnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Liputan