JOGJA - Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) Reksonegaran yang berlokasi di Klitren, Gondokusuman, Kota Yogyakarta, menggelar Reksonegaran Festival pertama sebagai upaya mendorong pemberdayaan ekonomi masyarakat sekitar sekaligus wadah ekspresi peserta didik, Kamis (18/12/2025). Kegiatan yang berlangsung di Aula Kalurahan Klitren tersebut diisi dengan bazar UMKM, ajang kreasi seni, serta pembagian rapor semester pertama peserta didik PKBM Reksonegaran.
Kepala PKBM Reksonegaran, Sudarmaji, mengatakan lembaga pendidikan nonformal yang dipimpinnya telah berdiri selama sekitar 20 tahun dan berada di tengah permukiman padat penduduk. Kondisi tersebut, menurutnya, secara tidak langsung berkontribusi terhadap perputaran ekonomi warga sekitar.
"PKBM Reksonegaran ini berada di tengah kampung dan masyarakat. Secara otomatis, ketika peserta didik jajan atau membeli kebutuhan makan sehari-hari, pasti belanjanya di warung-warung sekitar PKBM,” kata Sudarmaji.
Melalui Reksonegaran Festival perdana ini, PKBM Reksonegaran juga menggandeng Forum Komunikasi (Forkom) UMKM Kemantren Gondokusuman.
"Kami berkolaborasi dengan Forkom UMKM Kemantren Gondokusuman dan menghadirkan sekitar 20 stan UMKM dari seluruh wilayah Kemantren Gondokusuman,” ujarnya.
Selain itu, festival juga dimeriahkan dengan berbagai penampilan seni peserta didik, di antaranya Tari Menak Koncar, penampilan musik dari Reksokustik Band, serta atraksi Taekwondo dari peserta didik yang berstatus atlet. Kegiatan dilanjutkan dengan penyerahan rapor secara simbolis kepada perwakilan peserta didik.
Pada kesempatan itu juga dilakukan penyerahan rapor dilakukan oleh Kepala Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga (Disdikpora) Kota Yogyakarta, Anggota Komisi D DPRD Kota Yogyakarta, serta Kepala PKBM Reksonegaran.
Kepala Disdikpora Kota Yogyakarta, Budi Santosa Asrori, secara resmi membuka Reksonegaran Festival dan memberikan apresiasi atas inisiatif mandiri yang dilakukan PKBM Reksonegaran.
"Selamat, kegiatan Reksonegaran Festival ini sangat bagus. Ini bisa menjadi penyemangat bagi peserta didik PKBM Reksonegaran," kata Budi.
Ia berharap kegiatan serupa dapat direplikasi oleh PKBM lain yang ada di Kota Yogyakarta.
"Semoga PKBM-PKBM lain di Kota Yogyakarta juga bisa mengadopsi dan menyelenggarakan kegiatan seperti Reksonegaran Festival ini," tuturnya.
Baca juga: PT Railink : Market Share Bandara YIA Melebihi Negara Maju, Himbau Jaga Barang Bawaan
Sementara itu, Anggota Komisi D DPRD Kota Yogyakarta, Endro Sulaksono, menilai keberadaan PKBM Reksonegaran merupakan bukti nyata hadirnya akses pendidikan bagi masyarakat.
"PKBM Reksonegaran ini sangat menunjang masyarakat agar bisa mendapatkan haknya untuk memperoleh pendidikan yang layak,” kata Endro.
Ia juga mendorong agar Reksonegaran Festival ke depan dapat berkembang menjadi kegiatan lintas sektor.
"Ke depannya, kegiatan ini bisa menjadi kegiatan lintas sektoral dan diampu oleh beberapa dinas di Pemerintah Kota Yogyakarta," ucap Endro.
Salah satu orang tua peserta didik, Molina, mengaku senang dan bangga dengan penyelenggaraan Reksonegaran Festival. Ia menyebut kegiatan tersebut menjadi pengalaman pertamanya mengikuti pembagian rapor yang dikemas secara berbeda.
"Senang dan seru. Ini pengalaman pertama saya mengikuti pembagian rapor yang dikemas dalam Reksonegaran Festival,” kata Molina.
Ia berharap kegiatan serupa dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan.
"Mudah-mudahan kegiatan seperti ini bisa terus diadakan ke depannya," tandas Molina.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Rilis