Jumat, 19 DESEMBER 2025 • 10:35 WIB

Lonjakan Wisatawan Diprediksi 21 Desember 2025, Bandara YIA Siapkan Posko Nataru Hingga Peluang Layanan Malam

Author

Situasi penumpang di Bandara YIA, Kamis (18/12/2025). (Olivia Rianjani)

JOGJA - PT Railink selaku pengelola KAI Bandara Yogyakarta International Airport (YIA) menyiapkan Posko Angkutan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru) untuk mengantisipasi lonjakan penumpang yang diprediksi terjadi pada 21 Desember 2025. Posko tersebut akan beroperasi mulai 18 Desember 2025 hingga 4 Januari 2026.

Berdasarkan proyeksi perusahaan, puncak volume penumpang di wilayah Yogyakarta diperkirakan mencapai sekitar 10 ribu penumpang dalam satu hari pada 21 Desember 2025, seiring meningkatnya mobilitas wisatawan dan masyarakat yang memanfaatkan libur akhir tahun.

Direktur Utama PT Railink, Porwanto Handry Nugroho, mengatakan seluruh jajaran KAI Bandara telah disiagakan untuk memastikan keselamatan, kelancaran operasional, dan kualitas layanan selama masa angkutan Nataru.

"Kami berkomitmen memastikan angkutan Nataru 2025/2026 berjalan aman, selamat, dan lancar, serta memberikan kenyamanan optimal bagi para penumpang,” ujarnya dalam jumpa pers di Bandara YIA, Kamis (18/12/2025).

Untuk itu, KAI Bandara telah bekerja sama dengan Direktorat Jenderal Perkeretaapian (DJKA) Kementerian Perhubungan untuk melaksanakan ramp check sarana dan prasarana.

"Pemeriksaan tersebut telah dilakukan pada minggu kedua November 2025," kata Porwanto.

Selain itu, KAI Bandara juga memperkuat layanan kepada penumpang dengan menambah petugas Customer Services Mobile di Stasiun Yogyakarta dan Stasiun Yogyakarta International Airport (YIA).

"Perusahaan juga menyediakan layanan pemeriksaan kesehatan gratis bekerja sama dengan mitra strategis, serta menghadirkan water station gratis bagi pengguna jasa," imbuh Porwanto.

Lebih lanjut, ia mengungkapkan selama masa angkutan Nataru, operasional KAI Bandara di Area Yogyakarta melayani total 50 perjalanan per hari. Jumlah tersebut terdiri dari 24 perjalanan KA YIA PSO dan 26 perjalanan KA YIA Ekspres, dengan total kapasitas mencapai 216 ribu tempat duduk selama periode Nataru.

Baca juga: Antisipasi Lonjakan Sampah dari 7 Juta Wisatawan ke Jogja Selama Nataru 2025, Pemkot Siapkan Depo Cadangan dan Siagakan 45 Truk

Sedangkan, menghadapi potensi cuaca ekstrem, PT Railink menyiapkan langkah mitigasi keselamatan di sejumlah titik rawan jalur kereta. Beberapa lokasi yang menjadi perhatian khusus antara lain jembatan panjang seperti Jembatan Progo, tikungan rel, perlintasan sebidang tidak terjaga, serta wilayah yang rawan longsor dan banjir.

"Kami menempatkan petugas tambahan di titik-titik rawan, termasuk menambah juru penilik jalan untuk deteksi dini apabila terjadi banjir atau longsor akibat cuaca ekstrem,” jelas Porwanto.

Ia juga mengimbau masyarakat agar lebih disiplin saat melintasi perlintasan sebidang demi keselamatan bersama.

"Kereta api tidak bisa berhenti mendadak. Jadi kalau sudah ada rambu berhenti, harus benar-benar berhenti dan tengok kanan kiri,” tegasnya.

Terkait selama periode angkutan Nataru, KA Bandara YIA tetap beroperasi normal dengan 50 perjalanan per hari atau 25 perjalanan pulang-pergi. Kereta pertama berangkat pukul 04.00 WIB, sementara perjalanan terakhir dari Bandara YIA dijadwalkan pada pukul 21.30 WIB.

Baca juga: PT Railink : Market Share Bandara YIA Melebihi Negara Maju, Himbau Jaga Barang Bawaan

Meski demikian, PT Railink membuka peluang penambahan perjalanan pada malam hari apabila terdapat tambahan jadwal penerbangan yang tiba di Bandara YIA di atas pukul 21.30 WIB.

"Kami akan terus berkoordinasi dengan Angkasa Pura dan maskapai. Kalau ada tambahan penerbangan malam, tidak menutup kemungkinan kami menambah perjalanan KA,” pungkas Porwanto.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Jumpa Pers

Author
TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU