Rabu, 17 DESEMBER 2025 • 18:35 WIB

Wisatawan Wajib Tahu! Parkir Nataru 2025 Kota Yogyakarta Ditata Ulang, Bus Dialihkan ke Menara Kopi, Ngabean, Kridosono, dan SMPN 3

Author

Area Parkir Kotabaru, Yogyakarta (eks Menara Kopi Yogyakarta). (Olivia Rianjani)

JOGJA - Pemerintah Kota (Pemkot) Yogyakarta menata ulang sistem parkir selama libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) guna mengantisipasi lonjakan kendaraan saat Nataru 2025 ini sekaligus mencegah kepadatan parkir di titik-titik strategis kota.

Wali Kota Yogyakarta Hasto Wardoyo mengatakan, penataan ini difokuskan pada pengaturan jalur masuk kendaraan wisatawan, pembatasan parkir bus di kawasan inti kota, serta penambahan kantong parkir alternatif di wilayah barat.

"Salah satu upaya kita untuk mengatasi parkir yang overload, dari arah Mangkubumi kita siapkan parkir di sisi kiri jalan. Tapi itu hanya untuk kendaraan roda kecil, bukan bus," ujarnya dalam jumpa pers di Balai Kota Yogyakarta, Rabu (17/12/2025).

Menurut Hasto, bus tidak diperkenankan parkir di Jalan Mangkubumi kecuali dengan izin khusus. Itupun terbatas pada bus hotel yang mengantar tamu langsung ke lokasi penginapan.

Serta, Pemkot juga menyiapkan sejumlah kantong parkir utama. Menara Kopi disiapkan sebagai lokasi parkir bus, sementara kawasan Kridosono diprioritaskan untuk kendaraan roda empat berukuran kecil.

"Kantong parkir yang jelas kita punya itu Menara Kopi. Kemudian ada Kridosono. Kridosono kita utamakan untuk mobil kecil, sehingga bus dari sana muter langsung ke Menara Kopi," jelasnya.

Hasto menyebut, Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Yogyakarta akan melakukan evaluasi pembatas di kawasan Kridosono untuk menyesuaikan dengan potensi peningkatan jumlah bus selama libur Nataru, termasuk bus yang datang dari arah barat.

Baca juga: Pemda DIY Salurkan Bantuan Beras untuk Mahasiswa Terdampak Banjir di Sumatera, Masing - Masing 25 Kilo

Untuk menambah kapasitas parkir, Pemkot juga membuka ruang parkir tambahan di wilayah barat kota. Salah satunya dengan memanfaatkan area SMP Negeri 3 Yogyakarta selama periode libur akhir tahun.

"Kita ingin menambah space parkir. Di sebelah barat, salah satunya di SMP 3, akan kita kondisikan juga untuk parkir," imbuh Hasto.

Selain itu, kawasan Ngabean akan dioptimalkan sebagai kantong parkir bus, khususnya kendaraan besar yang datang dari arah barat. Pemkot berharap bus tidak lagi bergerak ke arah timur atau memasuki kawasan Sumbu Filosofi.

"Bus dari barat seyogyanya tidak ke timur, tapi berhenti dan parkir di Ngabean," tegas Hasto.

Kendati demikian, Pemkot Yogyakarta juga menargetkan pembatasan parkir bus di zona Sumbu Filosofi. Ke depan, parkir bus di kawasan tersebut diharapkan hanya tersisa di area Senopati, sementara titik parkir lainnya diarahkan menjauh dari zona inti.

"Kita berharap di zona Sumbu Filosofi, parkir bus tinggal di Senopati saja. Selebihnya kita usahakan parkirnya jauh dari zona itu," tutur Hasto.

Baca juga: Dibuat Pakai Danais Meski dipangkas, Rest Area Taman Kuliner Pantai Sepanjang Gunungkidul Siap Sambut Wisatawan Nataru 2025

Disisi lain, Pemkot Yogyakarta turut berkoordinasi dengan kepolisian untuk menertibkan parkir di kawasan selatan Tugu, khususnya di sekitar Stasiun Tugu Yogyakarta. Langkah ini dilakukan untuk menjaga kelancaran lalu lintas selama puncak arus libur Nataru.

"Parkir di selatan stasiun akan kita kondisikan bersama supaya saat Nataru lebih bersih, lebih lapang, dan tidak menimbulkan kemacetan," pungkas Hasto.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Konferensi Pers

Author
TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU