Selasa, 07 OKTOBER 2025 • 18:45 WIB

Harapan Baru HUT Kota Yogya Ke-269, Walikota Hasto Soroti Kebersihan Kota Hingga Pengamen

Author

Walikota Hasto Wardoyo, saat ditemui dalam kegiatan Car Free Day (CFD) Malioboro, Selasa 7 Oktober 2025, dalam rangka peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Kota Yogyakarta ke-269. (Olivia Rianjani)

JOGJA - Memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) Kota Yogyakarta ke-269 pada Senin (7/10/2025), Wali Kota Yogyakarta Hasto Wardoyo menyampaikan pandangannya mengenai arah pembangunan Kota Pelajar tersebut ke depan. Ia menekankan bahwa Yogyakarta perlu menunjukkan keistimewaannya tidak hanya dari sisi budaya dan heritage, namun juga dari regulasi, kebersihan, dan ketertiban.

Ya kalau menurut saya, Kota Jogja ini kan harus menjadi kota yang spesial lah, ada hal yang beda gitu loh. Jadi bedanya bukan hanya dari sisi budaya dan ada adai istiadat dan hal-hal yang bersifat herittage gitu. Tapi bedanya itu dari sisi regulasi, ya seperti ketertiban, kebersihan gitu loh maksud saya,” ungkap Hasto, saat ditemui wartawan di kawasan Malioboro sore ini.

Baca juga: Disambut Antusias Masyarakat, Walikota Hasto Harap Malioboro Tanpa Kendaraan Bermotor Dalam Tiga Tahun:"Insyallah Bisa, Tapi..""

Menurutnya, kekayaan budaya dan sejarah sudah menjadi hal lumrah di Yogyakarta, namun yang kini perlu dibangun adalah perilaku dan tata kota yang lebih tertib dan disiplin.

Kalau beda dari sisi karena heritage, karena di sini ada peninggalan-peninggalan sejarah, kemudian ada kota budaya yang luar biasa, yang bisa dimain kreatif kreativitas seninya itu kan udah biasa. Tapi bagaimana dengan ketertibannya misalnya itu. Sebenarnya itu aja yang kita bersih, tertib, disiplin gitu,” tegasnya.

Hasto juga menyoroti penataan kawasan Malioboro dan Mangkubumi, terutama soal penertiban pengamen. Ia menyebutkan bahwa sudah ada aturan titik-titik tertentu bagi para pengamen, yang akan diterapkan secara konsisten, bukan hanya saat momen perayaan HUT kota tersebut.

Kan itu yang akan kita mulai di heritage ini. Pokoknya ya ini sudah jelas tidak ada pengamen, pengamen ditentukan lima titik yang di Malioboro ini, ya sudah clear loh, itu bukan hanya karena hari jadi loh itu,” ujarnya.

Baca juga: Sambutan Positif Warga Hingga Wisatawan Pada CFD Malioboro Dalam Rangka HUT Kota Jogja 269, Walikota Hasto Harap CFD Digelar Rutin

Sejadi-jadinya, tidak hanya hari jadi tapi seterusnya, jadi terus. Sama juga yang Mangkubumi juga begitu, hari ini dikasih dua titik ya, yaudah kasih dua titik untuk pengamen. Sampai nanti enggak ada lagi pengamen yang ke tenda-tenda itu,” sambungnya.

Oleh karena itu, Hasto berharap agar Yogyakarta bisa menjadi kota yang berbeda dari kota-kota lainnya dengan menghadirkan ketertiban, taman-taman yang terawat, serta regulasi yang lebih baik.

Itu kalau ditanya dengan Jogja ini harus diapain, ya kalau menurut saya begitu, harus bersih, taman-tamannya baik, kemudian ada aturan yang berbeda dengan kota-kota lain,” pungkasnya.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Liputan Langsung

Author
TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU