Kamis, 02 OKTOBER 2025 • 19:55 WIB

Mahasiswa UGM Ini Pecahkan Rekor MURI sebagai Orang Indonesia Termuda yang Jelajahi Antarktika

Author

Gerry Utama, alumnus Fakultas Geografi Universitas Gadjah Mada (UGM) angkatan 2011, menorehkan sejarah dengan menerima penghargaan dari Museum Rekor Indonesia (MURI) (Istimewa (via e-mail))

JOGJA -- Gerry Utama, alumnus Fakultas Geografi Universitas Gadjah Mada (UGM) angkatan 2011, menorehkan sejarah dengan menerima penghargaan dari Museum Rekor Indonesia (MURI) sebagai insan Indonesia termuda yang berhasil menjelajahi Benua Antarktika pada usia 30 tahun. Penghargaan tersebut diberikan dalam sebuah seremoni di kantor MURI, Jakarta, belum lama ini.

Capaian ini diraihnya saat tergabung dalam misi riset 69th Russian Antarctic Expedition (RAE) yang diselenggarakan oleh Arctic and Antarctic Research Institute (AARI) yang berbasis di Saint Petersburg, Rusia.

Gerry yang berasal dari Musi Banyuasin, Sumatera Selatan, menyebut partisipasinya dalam misi riset tersebut merupakan bagian dari kurikulum saat menempuh pendidikan magister dan doktoral di Saint Petersburg State University, khususnya pada bidang Paleogeografi Kuarter.

"Ini bagian dari kesempatan akademik yang diberikan kampus saya, dan kebetulan momen yang baik karena bertepatan dengan 74 tahun hubungan diplomatik Indonesia dan Rusia," ujar Gerry kepada wartawan, Kamis (2/10/2025).

Ia menjadi orang pertama dari Indonesia, bahkan Asia, yang memperoleh akses untuk menjalankan program riset resmi yang dilakukan oleh pemerintah Rusia di kawasan Antarktika.

Menurutnya, peluang tersebut sangat langka, terlebih Indonesia hingga saat ini belum meratifikasi Traktat Antarktika sebuah instrumen hukum internasional yang menjadi dasar bagi negara-negara untuk berpartisipasi aktif dalam eksplorasi dan penelitian di kawasan tersebut.

Indonesia masih belum meratifikasi Traktat Antarktika, sehingga akses untuk ikut serta dalam riset semacam ini sangat terbatas. Maka, kesempatan ini sangat berharga,” jelasnya.

Gerry terlibat dalam ekspedisi di Pulau King George dan Stasiun Mirny yang merupakan stasiun riset pertama milik Pemerintah Rusia di benua Antarktika. Salah satu tugas utamanya adalah memetakan geomorfologi kawasan tersebut dan melakukan pencarian data geologi.

Salah satu temuan penting adalah fosil kayu berusia sekitar 130 juta tahun. Temuan ini menjadi bukti bahwa Antarktika dulunya pernah ditutupi vegetasi hijau yang subur,” ungkapnya.

Baca juga: Kunjungi Gunungkidul, Komisi X DPR RI Berikan Bantuan Dana Perpustakaan 1 Miliyar

Namun, riset di wilayah ekstrem itu tidak mudah. Gerry harus bekerja di suhu minus 50 derajat Celcius serta mengikuti jadwal ketat aktivitas kapal riset dan stasiun antarktik milik Rusia.

Cuaca yang sangat ekstrem dan perubahan waktu menjadi tantangan besar. Fisik dan mental harus benar-benar siap,” ujarnya.

Ia juga mengisahkan momen paling berkesan dalam ekspedisi itu adalah saat pertama kali mendarat di Stasiun Mirny.

Ini momen penting bagaimana mobilisasi dilakukan dengan sangat rapi menggunakan Kapal Akademik Tyroshnikov menuju Antarktika,” katanya.

Gerry berharap pengalamannya ini dapat menjadi pintu pembuka bagi Indonesia untuk lebih aktif terlibat dalam riset Antarktika, termasuk mendukung langkah-langkah konkret Indonesia menjadi pusat riset kutub di kawasan ASEAN.

Riset Antarktika ini sangat penting karena berkaitan erat dengan perubahan iklim global. Data dari Antarktika bisa direvalidasi dengan wilayah tropis seperti Indonesia, dan memberikan analisis yang sangat kuat dalam ilmu Geografi,” paparnya.

Baca juga: Narkoba Ditemukan dalam Vape, Guru Besar UGM Desak Pemerintah Perketat Regulasi

Ia juga ingin prestasinya ini menjadi pemicu semangat bagi peneliti muda di Indonesia untuk bermimpi besar dan siap menghadapi tantangan global.

Saya ingin ini jadi amunisi penyemangat bagi peneliti-peneliti muda Indonesia. Mimpi itu dimulai dari hal sederhana bangun lebih pagi, olahraga, dan menjaga fisik agar tetap prima,” pungkasnya.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Dikirim Melalui E-mail

Author
TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU