Kategori Berita

KANAL

REGIONAL

Selasa, 19 MEI 2026 • 18:10 WIB

Polemik Istilah Rekayasa, UGM Tegas Pertahankan Nama Teknik

Polemik Istilah Rekayasa, UGM Tegas Pertahankan Nama TeknikPotret gedung fakultas teknik UGM. (Istimewa)

JOGJA - Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemdiktisaintek) menetapkan istilah "rekayasa" sebagai padanan resmi nomenklatur baru bagi Program Studi Teknik melalui Keputusan Direktur Jenderal Pendidikan Tinggi Nomor 96/B/KPT/2025. Kebijakan tersebut memicu diskusi publik terkait standardisasi istilah di lingkungan pendidikan tinggi.

Meski demikian, Kemdiktisaintek menegaskan bahwa implementasi nomenklatur tersebut tidak bersifat wajib dan diserahkan pada kesiapan serta karakteristik akademik masing-masing perguruan tinggi.

Merespons kebijakan itu, Fakultas Teknik Universitas Gadjah Mada (FT UGM) menyatakan belum memiliki rencana untuk mengubah nomenklatur istilah teknik di lingkungan kampusnya.

Baca juga: Kritik Impor Susu Masih Tinggi dan Produksi Nasional Baru 23 Persen, FKH UGM Desak Pemerintah Lakukan Ini

Dekan FT UGM, Selo, menegaskan bahwa pihak fakultas pada prinsipnya akan mengikuti seluruh arahan dan regulasi yang dikeluarkan kementerian. Namun karena kebijakan tersebut bersifat opsional, FT UGM memilih mempertahankan istilah yang digunakan saat ini.

"Karena dalam edaran tersebut sifatnya tidak wajib, FT akan saya dorong untuk tetap seperti sekarang. Belum akan mengubah nomenklatur," ujar Selo, Selasa (19/5/2026).

Menurutnya, perubahan nomenklatur bukan perkara sederhana karena memerlukan kajian mendalam serta mekanisme internal yang panjang. Proses tersebut juga harus melibatkan Senat Fakultas sebelum diputuskan.

"Karena sifatnya opsional, kami melihat FT belum perlu untuk melakukan pembahasan lebih jauh. Ada proses harus dipelajari dan dijalankan, termasuk keterlibatan Senat Fakultas. Pendek kata, kami menginterpretasikan kata 'boleh' sebagai sesuatu hal yang tidak urgen bagi FT dan belum penting untuk segera dilaksanakan," tegasnya.

Menurutnya, alih-alih berfokus pada perubahan administratif penamaan program studi, FT UGM saat ini memilih memprioritaskan capaian yang lebih substantif, khususnya dalam peningkatan kualitas sumber daya manusia dan hilirisasi riset.

Baca juga: Bermula Dari KKN UGM, Pisang Ambon di Gunungkidul Bikin Geger Kebal Virus Hingga Panen Berlapis

Oleh karena itu, menurut Selo, dua fokus utama FT UGM saat ini adalah menyiapkan SDM unggul serta menghasilkan penelitian yang berdampak langsung bagi masyarakat.

"FT lebih fokus pada bagaimana dapat berkontribusi pada dua hal utama, yaitu menyiapkan SDM unggul dan menghasilkan penelitian yang manfaatnya dapat dirasakan secara luas oleh masyarakat. FT akan terus fokus pada dampak nyata perguruan tinggi, khususnya di bidang engineering pada masyarakat," pungkasnya.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Dikirim Melalui E-mail

BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU

Polemik Istilah Rekayasa, UGM Tegas Pertahankan Nama Teknik

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!