Kategori Berita

KANAL

REGIONAL

Senin, 06 JULI 2026 • 12:50 WIB

Mendasmen Abdul Mu'ti: Mengajar TK dan SD Itu Paling Sulit

Mendasmen Abdul Mu ti: Mengajar TK dan SD Itu Paling SulitMenteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen), Abdul Mu'ti. (Olivia Rianjani)

JOGJA - Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendasmen), Abdul Mu'ti, menekankan pentingnya pembenahan menyeluruh terhadap kualitas Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD), kelompok bermain, hingga tempat penitipan anak (daycare). Menurutnya, institusi-institusi tersebut bukan sekadar tempat mengasuh anak, melainkan fondasi utama yang menentukan masa depan generasi bangsa.

Hal tersebut disampaikan Abdul Mu'ti saat menghadiri peresmian Sapen School Muhammadiyah di Yogyakarta pada Minggu (5/7/2026).

Ia mengungkapkan bahwa saat ini kebutuhan masyarakat terhadap PAUD dan tempat penitipan anak sangat tinggi, baik karena alasan pragmatis maupun idealis. Namun secara objektif, aspek pedagogik edukatif di lapangan masih banyak yang perlu disempurnakan.

"Pragmatis misalnya, 'sudahlah, biar taruh di situ ada yang ngasuh, saya tidak perlu ada pembantu', kira-kira begitu. Ini pertimbangan pragmatis. Tetapi yang idealis, mereka berpendapat bahwa sejak awal anak-anak itu harus mendapatkan layanan pendidikan yang berkualitas oleh pendidik yang juga berkualitas," ujar Abdul Mu'ti.

Abdul Mu'ti menjelaskan bahwa secara teoritis dan berdasarkan berbagai penelitian, pendidikan di tingkat dasar merupakan penentu keberhasilan di jenjang berikutnya. Di banyak negara, fase ini bahkan disebut sebagai foundational education, bukan sekadar primary education.

Baca juga: Update Terbaru Skenario MBG dikelola Kantin Belum Final, Mendikdasmen Abdul Mu'ti : Sedang Hitung Ulang Wilayah Prioritas

Selain itu, menurutnya fase usia dini juga sangat krusial bagi perkembangan psikologis anak. Pengalaman masa kecil yang buruk atau traumatik terbukti dapat memicu masalah psikologis di masa depan. Atas dasar itulah, Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah berkomitmen penuh untuk memberikan perhatian lebih dan menjadikan pendidikan dasar sebagai pendidikan terbaik.

"Dan di sinilah kenapa kemudian kami berusaha untuk bagaimana agar pendidikan dasar itu menjadi pendidikan yang terbaik, menjadi pendidikan yang lebih diperhatikan," tegasnya.

Lebih lanjut, Mu'ti menyayangkan adanya stigma di masyarakat yang menganggap pendidikan dasar bisa dikelola secara "ala kadarnya", termasuk dalam hal penyediaan tenaga pendidik. Padahal, ia menilai profesi guru TK dan SD justru memiliki tingkat kesulitan tertinggi dalam dunia pendidikan.

Ia bahkan membandingkan peran guru sekolah dasar dengan dosen di perguruan tinggi yang dinilainya jauh lebih mudah karena tinggal mengarahkan mahasiswa yang sudah matang.

"Padahal guru yang paling sulit sesungguhnya adalah guru TK dan guru SD. Kalau jadi dosen itu tinggal panen saja sebenarnya, tinggal mengarahkan mereka. Tetapi kalau pendidikan taman kanak-kanak dan SD itu harus dituntun betul," tuturnya.

Baca juga: Kaget Slogan "Gaji Besar" Guru Muhammadiyah 95 Persen Akhirat 5 Persen Dunia, Menteri Abdul Mu'ti Ingin Ubah Lewat Wakaf Hingga Investasi

Menurutnya, guru di tingkat awal memikul tanggung jawab besar yang multidimensi. Mereka tidak hanya mengajarkan kemampuan dasar seperti membaca, menulis, dan berhitung (calistung), tetapi juga membentuk karakter mendasar anak.

"Apalagi yang menyangkut kemampuan-kemampuan dasar calistung dan juga keberanian mereka untuk tampil dengan rasa percaya diri, perkembangan motorik, perkembangan spiritual, perkembangan sosial, dan juga berbagai hal yang berkaitan dengan kecakapan-kecakapan sosial tingkat dasar masa awal. Itu yang sangat menentukan bagaimana mengajari unggah-ungguh. Itu penting sekali ditanamkan," pungkasnya.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Wawancara Langsung

BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU

Mendasmen Abdul Mu'ti: Mengajar TK dan SD Itu Paling Sulit

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!