Kategori Berita

KANAL

REGIONAL

Jumat, 03 JULI 2026 • 13:25 WIB

Dikukuhkan Jadi Guru Besar Biologi UGM, Prof Hendry Saragih Ungkap Potensi Industri Ayam Lokal

Dikukuhkan Jadi Guru Besar Biologi UGM, Prof Hendry Saragih Ungkap Potensi Industri Ayam LokalDosen Fakultas Biologi Universitas Gadjah Mada (UGM), Prof. Dr. med. vet. drh. Hendry T.S.S.G. Saragih, M.P., (Istimewa)

JOGJA - Dosen Fakultas Biologi Universitas Gadjah Mada (UGM), Prof. Dr. med. vet. drh. Hendry T.S.S.G. Saragih, M.P., resmi dikukuhkan sebagai Guru Besar dalam bidang Struktur Perkembangan Hewan di Balai Senat UGM, Kamis (2/7/2026).

Dalam pidato pengukuhannya yang bertajuk "Peran Ilmu Struktur Perkembangan Ayam di Bidang Biomedis dan Industri Perunggasan", Prof. Hendry menyoroti peran krusial embrio ayam, baik sebagai model riset biomedis yang etis maupun sebagai komoditas industri perunggasan yang perlu dioptimalkan.

Prof. Hendry menekankan bahwa embrio ayam menjadi jawaban atas tantangan etika dalam riset modern. Dibandingkan menggunakan vertebrata dewasa, embrio ayam pada tahap awal dianggap memiliki tingkat sensitivitas yang lebih rendah, sehingga sangat sejalan dengan prinsip 3R (Replacement, Reduction, dan Refinement).

"Pemanfaatan embrio ayam sangat sejalan dengan prinsip 3R. Model ini memiliki mekanisme genetik dan sekuens genom yang kuat dengan vertebrata lain, termasuk manusia," ujar Prof. Hendry.

Ia menjelaskan, metode Chick Embryotoxicity Screening Test (CHEST) kini menjadi indikator penting dalam menguji toksisitas bahan farmakologis, kosmetik, hingga pengawet, sebelum akhirnya diuji pada manusia.

"Keunggulan operasionalnya terletak pada kemudahan akses untuk memantau organogenesis secara langsung selama masa inkubasi," jelasnya.

Baca juga: Penjelasan Penyelenggara Prambanan Jazz 2026 Soal Kritikan Harga Tiket disebut Mahal

Selain itu, Prof. Hendry menyoroti potensi besar ayam lokal Indonesia yang saat ini masih terkendala produktivitas rendah dan pola pemeliharaan tradisional. Menurutnya, pemahaman mendalam tentang struktur perkembangan hewan mulai dari pembelahan sel hingga organogenesis menjadi kunci untuk memperbaiki kualitas ayam lokal.

Ia juga mendorong inovasi pakan berbasis sumber daya akuatik, seperti makroalga dan hasil samping industri perikanan, sebagai alternatif pakan yang lebih ekonomis dan berkelanjutan.

"Bahan alami dari sumber daya terestrial dan akuatik memiliki potensi besar. Itu mengandung protein, mineral, dan asam lemak yang mampu mendukung perkembangan pernapasan serta jaringan otot ayam," paparnya.

Sehingga melalui riset yang ia kembangkan, Prof. Hendry berharap dapat menciptakan sistem produksi unggas yang lebih efisien dan berkelanjutan.

"Ilmu struktur dan perkembangan hewan diharapkan dapat terus memberikan kontribusi nyata dalam memperkuat industri perunggasan nasional sekaligus mendukung pemeliharaan pangan di masa depan," tandasnya.

Baca juga: DIY Darurat Klitih - Kenakalan Remaja, Pemda Gandeng UGM Bentuk Satgas Khusus

Sementara itu, Ketua Dewan Guru Besar UGM, Prof. Dr. M. Baiquni, M.A., menyampaikan bahwa pengukuhan Prof. Hendry menambah daftar guru besar aktif di UGM menjadi 545 orang.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Dikirim Melalui E-mail

BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU

Dikukuhkan Jadi Guru Besar Biologi UGM, Prof Hendry Saragih Ungkap Potensi Industri Ayam Lokal

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!