Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen), Abdul Mu'ti. (Olivia Rianjani)
JOGJA - Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen), Abdul Mu'ti, membeberkan komitmen Presiden Prabowo Subianto dalam mencetak sumber daya manusia (SDM) unggul melalui terobosan sekolah berkelas dunia. Salah satu program yang akan dikebut mulai tahun ini adalah pembangunan Sekolah Nasional Terintegrasi di setiap kabupaten/kota.
Hal tersebut disampaikan Abdul Mu'ti saat menghadiri peresmian Muhammadiyah Sapen School di Yogyakarta, Minggu (5/7/2026). Ia menegaskan bahwa pendidikan merupakan faktor pemungkin (enabling factor) utama untuk membekali generasi muda dengan kompetensi nasional maupun internasional.
"Kita semua meyakini bahwa sumber daya manusia yang unggul itu kuncinya tiada lain adalah pendidikan. Kita semua menyadari sepenuhnya pendidikan adalah sarana yang paling mungkin atau enabling factor that enable us to educate young generation with bright future and also with national and international competences," ujar Abdul Mu'ti.
Menurutnya, ada tiga model sekolah unggul yang menjadi fokus pemerintahan saat ini. Pertama, Sekolah Unggul Garuda yang merupakan unit sekolah baru dengan rancangan berkelas dunia. Kedua, Sekolah Garuda Transformasi yang merupakan program peningkatan level (upgrade) dari sekolah yang sudah unggul menjadi bertaraf internasional. Kedua model sekolah ini menerapkan sistem berasrama (boarding school).
Baca juga: Mendasmen Abdul Mu'ti: Mengajar TK dan SD Itu Paling Sulit
Sementara model ketiga yang ditugaskan langsung kepada Kemendikdasmen adalah Sekolah Nasional Terintegrasi. Berbeda dengan dua model sebelumnya, sekolah ini tidak menggunakan sistem asrama.
"Insya Allah sekolah nasional terintegrasi ini secara bertahap akan dibangun di setiap kabupaten. Awalnya Bapak Presiden menyampaikan dibangun di setiap kecamatan, tapi kemudian arahan beliau yang terakhir dibangun di setiap kabupaten dimulai dari jenjang pendidikan Sekolah Menengah Pertama atau SMP," jelasnya.
Lebih lanjut, Abdul Mu'ti menjelaskan bahwa Sekolah Nasional Terintegrasi ini dirancang khusus untuk memayungi siswa-siswa yang memiliki potensi akademik luar biasa.
"Yang ini memang dirancang untuk mereka yang memiliki kemampuan akademik yang tinggi, bahkan mungkin di atas rata-rata, dan semuanya tidak berasrama," katanya.
Saat ini, pihak Kemendikdasmen tengah mematangkan persiapan sarana dan prasarana. Abdul Mu'ti menyebutkan bahwa kurikulum untuk sekolah tersebut telah selesai disusun, dan pemerintah sedang merumuskan format rekrutmen untuk formasi guru yang akan mengajar di sana.
Targetnya, kata dia, proyek percontohan sekolah ini sudah bisa berjalan pada tahun ajaran baru kali ini di beberapa daerah yang dinilai paling siap.
"Mudah-mudahan tahun ini, tahun ajaran baru ini, sudah bisa kita mulai beberapa sekolah nasional terintegrasi. Karena kita semua meyakini bahwa di era dunia yang semakin terbuka dan dunia yang semakin ketat dengan berbagai macam persaingan itu, kuncinya adalah kualitas, kuncinya adalah keunggulan, dan inilah yang harus kita jawab melalui pendidikan," pungkasnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Liputan Langsung