Kategori Berita

KANAL

REGIONAL

Selasa, 12 MEI 2026 • 19:30 WIB

TPR Baron Gunungkidul Kini 100 Persen Non-Tunai, Bupati Endah : "10 TPR Lainnya Mengikuti"

TPR Baron Gunungkidul Kini 100 Persen Non-Tunai, Bupati Endah : 10 TPR Lainnya MengikutiPeluncuran sistem pemungutan retribusi wisata non-tunai (cashless) 100 persen di Tempat Pemungutan Retribusi (TPR) Baron Utama, Selasa (12/5/2026). (Istimewa)

JOGJA - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gunungkidul resmi memulai era baru tata kelola pariwisata dengan meluncurkan sistem pemungutan retribusi wisata non-tunai (cashless) 100 persen di Tempat Pemungutan Retribusi (TPR) Baron Utama, pada Selasa (12/5/2026). Langkah strategis ini diambil guna menciptakan ekosistem pariwisata yang modern, transparan, dan akuntabel.

Program ini terlaksana atas kolaborasi erat antara Pemkab Gunungkidul dengan Bank Indonesia Perwakilan DIY, Bank BPD DIY, Bank Mandiri, Jasa Raharja, serta dukungan infrastruktur jaringan dari Dinas Kominfo Gunungkidul.

Bupati Gunungkidul, Endah Subekti Kuntariningsih, menegaskan bahwa kebijakan ini merupakan tindak lanjut dari rekomendasi DPRD serta amanat Tim Percepatan dan Perluasan Digitalisasi Daerah (TP2DD). Selain efisiensi birokrasi, digitalisasi ini bertujuan melindungi integritas petugas lapangan.

"Kami ingin menjaga marwah para pegawai yang membidangi pendapatan asli daerah. Memegang uang tunai itu rentan dicurigai. Dengan sistem ini, uang diterima secara real-time dan tercatat otomatis, sehingga tidak ada beban psikologis bagi petugas," ujar Endah dalam sambutannya.

Endah menjelaskan bahwa penggunaan sistem digital ini sangat memangkas waktu antrean wisatawan di pintu masuk.

"Transaksi menggunakan kartu ini terbukti sangat cepat, hanya membutuhkan waktu sekitar 4 detik," ucapnya.

Ia juga menyebut, digitalisasi terbukti membawa dampak instan pada pundi-pundi daerah. Hingga 14 Mei 2026, perolehan retribusi pariwisata Gunungkidul telah menyentuh angka Rp 23,8 miliar hingga Rp 24 miliar. Capaian ini melonjak tajam dibandingkan periode yang sama tahun lalu yang hanya berada di angka Rp 9,7 miliar.

"Dengan tren positif ini, kami meyakini target Pendapatan Asli Daerah (PAD) pariwisata sebesar Rp 34 miliar pada tahun ini dapat terlampaui," katanya.

Baca juga: Viral Retribusi "Nuthuk" di Pantai Baron Gunungkidul, Pemkab Mutasi Petugas

TPR Baron Gunungkidul Kini 100 Persen Non-Tunai, Bupati Endah : 10 TPR Lainnya MengikutiBupati Gunungkidul, Endah Subekti Kuntariningsih, saat mencoba sistem pemungutan retribusi wisata non-tunai (cashless) 100 persen di Tempat Pemungutan Retribusi (TPR) Baron Utama, Selasa (12/5/2026). (Istimewa)

Lebih lanjut, Ia menyampaikan, keberhasilan di TPR Baron Utama ini menjadi pilot project yang akan segera direplikasi. Pemkab Gunungkidul menargetkan setidaknya 10 TPR tambahan akan menerapkan sistem 100 persen cashless pada akhir tahun ini. Tak hanya tiket masuk, sektor parkir kawasan wisata juga akan disasar dalam program digitalisasi ini.

"Semangat digitalisasi ini adalah cara kita membangun hari esok bagi pariwisata Gunungkidul. Kita harus berani meninggalkan cara manual yang kurang efisien untuk masa depan yang lebih transparan," tandas Endah.

Sementara itu, Kepala Dinas Pariwisata, Ekonomi Kreatif, Pemuda, dan Olahraga Kabupaten Gunungkidul, Antonius Hary Sukmono, menjelaskan bahwa berdasarkan uji coba pada 6-11 April lalu, sekitar 80 persen wisatawan sudah siap dengan sistem digital. Dimana, untuk 20 persen pengunjung yang belum familiar, terutama kalangan lansia, pemerintah telah menyiapkan skema khusus.

Namun, bagi wisatawan yang masih bersikukuh menggunakan uang tunai, petugas akan mengarahkan mereka ke jalur lain yang masih menerapkan sistem hybrid, seperti di jalur Jalan Jalur Lintas Selatan (JJLS).

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Dikirim Di Grup WA

BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU

TPR Baron Gunungkidul Kini 100 Persen Non-Tunai, Bupati Endah : "10 TPR Lainnya Mengikuti"

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!