JOGJA - Sekretaris Jenderal DPP PDI Perjuangan (Sekjen PDIP), Hasto Kristiyanto, mengapresiasi capaian pembangunan Kota Yogyakarta di bawah kepemimpinan Wali Kota Hasto Wardoyo dan Wakil Wali Kota Wawan Harmawan, terutama terkait peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD) yang untuk pertama kalinya menembus angka Rp1 triliun.
Hal itu disampaikan Hasto saat berkunjung ke Balai Kota Yogyakarta, Kamis (9/4). Ia datang bersama Ketua DPC PDIP Kota Yogyakarta sekaligus Ketua Komisi A DPRD DIY, Eko Suwanto, dan disambut langsung oleh jajaran Pemkot.
Dalam pertemuan tersebut, sejumlah isu strategis dibahas, mulai dari penanganan stunting, program bedah rumah, hingga normalisasi sungai. Hasto menilai capaian tersebut menunjukkan arah kepemimpinan yang berpihak pada masyarakat.
"Selain penanganan stunting, bedah rumah, normalisasi sungai, prestasi peningkatan PAD menembus angka Rp1 triliun ini menjadi bukti keberhasilan kepemimpinan yang inovatif dan berpihak pada rakyat," ujar Hasto.
Ia juga menegaskan bahwa kinerja Pemerintah Kota Yogyakarta sejalan dengan arahan Ketua Umum PDIP, Megawati Soekarnoputri, terutama dalam menghadapi tantangan ekonomi global melalui penguatan fiskal daerah.
"Menyikapi dinamika geopolitik pasca-serangan di Timur Tengah beberapa waktu lalu, Ibu Megawati langsung mengeluarkan instruksi khusus. Kader di daerah diminta kreatif mengelola anggaran agar tetap tangguh di tengah kebijakan pemotongan transfer dana pusat ke daerah yang berdampak serius bagi banyak wilayah," jelasnya.
Menurut Hasto, capaian di Yogyakarta mencerminkan model pembangunan yang menekankan kemandirian dan keberpihakan pada rakyat kecil, termasuk melalui program padat karya yang menyerap tenaga kerja lokal.
"Capaian di Yogyakarta ini serupa dengan napas kepemimpinan di Jakarta di bawah Pramono Anung dan Rano Karno. Mereka mampu meningkatkan kemandirian fiskal daerah lewat cara-cara kreatif yang tetap mengedepankan sisi kemanusiaan dan kesejahteraan warga," tuturnya.
DPRD DIY Perjuangkan Rp 120 Juta Per Kelurahan
Sementara itu, Eko Suwanto menyampaikan bahwa pihaknya turut mendorong kebijakan anggaran untuk memperkuat program kesehatan masyarakat, khususnya penanganan stunting.
Ia menyebut, Fraksi PDIP di DPRD DIY memperjuangkan alokasi anggaran sebesar Rp 120 juta per kelurahan pada 2026, yang difokuskan untuk peningkatan gizi bagi balita dan ibu hamil.
"Anggaran Rp 120 juta per Kelurahan di seluruh DIY ini merupakan komitmen dari Fraksi PDI Perjuangan DPRD DIY untuk menangani permasalahan stunting dan peningkatan kualitas hidup masyarakat," kata Eko.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Dikirim Di Grup WA