Kategori Berita

KANAL

REGIONAL

Jumat, 13 MARET 2026 • 09:25 WIB

Sambut Pemudik di Sleman, Dishub Siapkan Tujuh Alternatif Hingga Ratusan Lampu Penerangan diperbaiki

Sambut Pemudik di Sleman, Dishub Siapkan Tujuh Alternatif Hingga Ratusan Lampu Penerangan diperbaikiKepala Dishub Sleman, Heri Kuntadi. (Olivia Rianjani)

JOGJA - Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Sleman menyiapkan sejumlah langkah untuk mengamankan arus mudik dan libur Idulfitri 2026. Salah satunya dengan mendirikan dua posko pengamanan serta menyiapkan tujuh jalur alternatif guna mengantisipasi kepadatan lalu lintas.

Kepala Dishub Sleman, Heri Kuntadi, mengatakan pengaturan lalu lintas pada Lebaran tahun ini tidak jauh berbeda dengan skema yang diterapkan pada periode libur Natal dan Tahun Baru sebelumnya.

"Pengaturan yang dilaksanakan ini tidak jauh berbeda dengan pengaturan pada tahun sebelumnya baik di Nataru di tahun 2025. Prinsip dari Pemerintah Kabupaten Sleman melalui Dinas Perhubungan Kabupaten Sleman dalam rangka pengamanan arus mudik dan liburan Idulfitri 2026, kita akan melaksanakan upaya untuk pengamanan dan pengendalian terkait dengan arus lalu lintas yang ada di wilayah Kabupaten Sleman," ujar Heri, dalam jumpa pers di Rumah Dinas Bupati, Kamis (12/3/2026).

Menurutnya, Dishub Sleman akan mendirikan dua posko pengamanan yang berfungsi untuk mengendalikan arus lalu lintas selama periode mudik dan balik Lebaran.

"Kami akan membangun posko pengamanan di dua titik. Yang pertama adalah di Tempel, posisinya ada nanti di sebelah barat atau sebelah selatan. Kalau itu arahnya ke barat, dari sebelah selatan Tempel. Jadi posisinya berbeda dengan yang pada saat Nataru kemarin. Di sana bergabung dengan Posko Terpadu yang diinisiasi dari Polresta Sleman," katanya.

Posko kedua akan didirikan di kawasan Prambanan. Dimana posisinya tepat berada di sebelah utara terminal Pakem di utara jalan.

"Jadi kami akan memberikan dua posko PAM untuk melaksanakan proses pengamanan dan pengendalian arus mudik dan lebaran,” lanjut Heri.

Dishub Sleman juga telah melakukan sejumlah persiapan sejak sebelum masa libur dimulai, termasuk survei kondisi jalan dan pemetaan jalur alternatif.

"Yang kami laksanakan mulai dari pra libur sebelum tanggal 14 juga nanti pasca. Sebelumnya kami sudah melaksanakan kegiatan pra arus mudik dengan melakukan survei revitalisasi jalan yang nanti kami akan memetakkan jalur-jalur alternatif yang akan digunakan termasuk kondisi jalan dan kebutuhan rambunya," jelasnya.

Selain itu, Dishub juga memastikan kelayakan kendaraan melalui uji berkala dan ramp check, khususnya bagi bus pariwisata dan kendaraan wisata. Ini sebagai upaya untuk bagaimana menjamin keselamatan lalu lintas.

"Kami laksanakan rutin di UPTD Pengujian Kendaraan Bermotor yang tiap harinya dilaksanakan maupun pelaksanaan ramp check baik bus pariwisata maupun angkutan yang ada di tempat wisata yaitu jeep pariwisata. Dua hal itu yang kemudian kami upayakan agar kelayakan kendaraan ini bisa dijamin," katanya.

Serta, Dishub Sleman juga berkolaborasi dengan berbagai pihak untuk melakukan manajemen serta rekayasa lalu lintas selama periode mudik dan balik Lebaran.

"Kemudian agar nantinya lalu lintas lancar kami berkolaborasi dengan berbagai pihak baik dari UPTD Yogyakarta, kemudian di Dishub DIY, Ditlantas, maupun dari Polresta Sleman dan stakeholder lainnya. Kita akan berkolaborasi melaksanakan manajemen dan rekayasa lalu lintas untuk kelancaran arus mudik dan lebaran," imbuh Heri.

Terkait puncak arus mudik, jika berdasarkan perkiraan Dishub Sleman, menurutnya diprediksi terjadi pada pertengahan Maret.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Liputan Langsung

BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU

Sambut Pemudik di Sleman, Dishub Siapkan Tujuh Alternatif Hingga Ratusan Lampu Penerangan diperbaiki

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!