Kategori Berita

KANAL

REGIONAL

Jumat, 06 MARET 2026 • 14:11 WIB

Kabupaten Sleman Siap Bangun Perpustakaan Baru Mulai 2027

Kabupaten Sleman Siap Bangun Perpustakaan Baru Mulai 2027Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Sleman, Shavitri Nurmala Dewi. (Olivia Rianjani)

JOGJA - Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Sleman menyiapkan sejumlah langkah penguatan literasi setelah berbagai indikator literasi di Daerah Istimewa Yogyakarta mengalami penurunan pada 2025.

Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Sleman, Shavitri Nurmala Dewi, mengatakan pada 2024 tingkat kegemaran membaca di DIY menempatkan Sleman pada posisi kedua.

"Untuk tingkat kegemaran membaca tahun 2024 ini di Kabupaten Sleman kita berada pada posisi kedua, posisi pertama adalah Kabupaten Gunung Kidul, kemudian Kota Yogyakarta, kita di Kabupaten Sleman, berikutnya adalah Bantul dan Kabupaten Kulon Progo," ujarnya, dalam jumpa pers, pada Kamis (5/3/2026).

Di tingkat kegemaran membaca tahun 2025, kata dia, ini yang paling tinggi adalah Kabupaten Kulon Progo, disusul Kabupaten Bantul.

"Sleman di tingkat ketiga, kemudian Kota Yogyakarta dan Kabupaten Gunung Kidul," katanya.

Menurut Shavitri, penurunan tersebut terjadi di seluruh wilayah DIY dengan angka yang cukup signifikan.

"Sementara untuk kalau dibandingkan dengan tahun 2024 karena semuanya terjadi penurunan, seluruh di DIY mengalami penurunan dan cukup signifikan juga penurunannya karena yang dari angka 80 itu ke semua ke angka 50 sekian itu," ungkapnya.

Disisi lain, indeks tingkat literasi masyarakat justru mengalami peningkatan.

"Untuk tingkat literasi masyarakat di tahun 2024 ini sudah bisa memenuhi target, pada tahun 2025 bahkan untuk tingkat literasi masyarakat sudah melampaui target cukup signifikan dari angka 54,05 kemudian mencapai 67,18," terangnya.

Sementara itu, pada indeks pembangunan literasi masyarakat, Sleman berada di peringkat ketiga pada 2024 dan turun menjadi peringkat keempat pada 2025.

"Tapi untuk tahun 2025 ternyata indeks pembangunan literasi masyarakat Sleman turun satu ke peringkat, jadi yang tadinya di peringkat tiga turun menjadi peringkat empat di tahun 2025," imbuh Shavitri.

Melihat kondisi tersebut, pihaknya melakukan konsolidasi dengan seluruh jajaran perpustakaan dan kearsipan di Sleman untuk memperkuat berbagai program literasi.

"Nah ini berdasar tiga hal angka statistik yang artinya secara angka pengukuran terkait dengan tingkat membaca, tingkat literasi dan indeks pembangunan literasi ini kemudian kami melakukan satu konsolidasi dengan teman-teman di seluruh Dinas Perpustakaan dan Kearsipan bahwa kita harus melakukan satu langkah yang signifikan untuk menanggapi ukuran angka ini," ujarnya.

Ia menyebut bahwa penguatan literasi menjadi bagian dari upaya mendukung visi Bupati Sleman dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia. Ini menurutnya sesuai visi dari Bupati Sleman terutama visi yang pertama dan visi kelima mencerdaskan atau meningkatkan kualitas SDM dan mencerdaskan pendidikan generasi muda.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Liputan Langsung

BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU

Kabupaten Sleman Siap Bangun Perpustakaan Baru Mulai 2027

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!