Kategori Berita

KANAL

REGIONAL

Rabu, 28 JANUARI 2026 • 15:45 WIB

UMY Cetak 18 Dokter Baru Hari Ini

UMY Cetak 18 Dokter Baru Hari IniPengambilan Sumpah Dokter Periode LXXXVII Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan (FKIK) UMY, Rabu (28/1/2026). (Istimewa)

JOGJA - Ketimpangan distribusi tenaga medis dan meningkatnya kebutuhan layanan kesehatan spesialis masih menjadi tantangan utama dalam sistem kesehatan nasional. Kondisi tersebut mendorong penguatan pendidikan dokter spesialis agar layanan kesehatan dapat menjangkau masyarakat secara lebih merata dan berkelanjutan.

Hal itu disampaikan Wakil Rektor Bidang Mutu, Reputasi, dan Kemitraan Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY), Prof. Ir. Slamet Riyadi, dalam acara Pelantikan dan Pengambilan Sumpah Dokter Periode LXXXVII Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan (FKIK) UMY, Rabu (28/1), di Convention Hall Lantai 4 Gedung Erwin Santosa RS PKU Muhammadiyah Gamping.

Baca juga: Tren Lari Mulai Diminati Warga Pada 2026, Dokter Ortopedi UMY Bagikan Tips Bagi Pemula Agar Tidak Over Training

Pada periode ini, UMY melantik dan mengambil sumpah sebanyak 18 dokter baru. Dengan demikian, total dokter yang telah dicetak UMY mencapai 4.278 orang. Menurut Slamet, capaian tersebut mencerminkan konsistensi UMY dalam menyiapkan tenaga medis yang siap mengabdi di berbagai daerah dengan tantangan kesehatan yang beragam.

Meski demikian, ia menegaskan bahwa kontribusi perguruan tinggi di bidang kesehatan tidak cukup hanya berhenti pada pencetakan dokter umum.

"Dunia kedokteran di Indonesia masih dihadapkan pada berbagai tantangan, mulai dari ketimpangan distribusi tenaga medis hingga tuntutan adaptasi terhadap perkembangan teknologi kedokteran. Oleh karena itu, kontribusi pendidikan kedokteran harus terus diperkuat," ujarnya.

Sebagai bentuk respon terhadap tantangan tersebut, Slamet mengungkapkan bahwa UMY telah resmi memperoleh Surat Keputusan (SK) pendirian 10 Program Pendidikan Dokter Spesialis (PPDS). Langkah tersebut dinilai sebagai komitmen institusi dalam mendukung penguatan sistem kesehatan nasional secara berkelanjutan.

Lebih lanjut, Slamet menekankan bahwa profesi dokter menuntut komitmen sebagai pembelajar sepanjang hayat. Ia menyebut sumpah dokter bukan sekadar penanda kelulusan akademik, melainkan awal dari amanah besar dalam pelayanan kesehatan kepada masyarakat.

"Hari ini bukan hanya penanda kelulusan, tetapi awal dari perjalanan panjang. Seorang dokter harus terus belajar, bekerja keras, dan memperbarui ilmu demi keselamatan serta kemaslahatan umat, bangsa, dan negara," terangnya.

Baca juga: Gara - Gara Putung Rokok, Mahasiswa UMY Ini Ngadu ke MK Ajukan Uji Materiil Pasal 106 UU LLAJ

Sejalan dengan visi UMY, para dokter baru tersebut diharapkan mampu mengintegrasikan kompetensi medis dengan nilai-nilai keislaman dan etika profesi. Menurut Slamet, penguasaan ilmu kedokteran harus berjalan seiring dengan kepekaan nurani serta tanggung jawab moral.

"Kami berharap para dokter lulusan UMY mampu mengintegrasikan praktik medis dengan nilai-nilai keislaman, menjunjung tinggi etika profesi, serta mengabdikan kompetensinya secara profesional bagi masyarakat," pungkasnya.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Dikirim Di Grup WA

BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU

UMY Cetak 18 Dokter Baru Hari Ini

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!