Kategori Berita

KANAL

REGIONAL

Selasa, 13 JANUARI 2026 • 16:20 WIB

BPBD DIY Perpanjang Status Darurat Hidrometeorologi Sampai Maret 2026 Dan Ingatkan Bahaya Pohon Tumbang

BPBD DIY Perpanjang Status Darurat Hidrometeorologi Sampai Maret 2026 Dan Ingatkan Bahaya Pohon TumbangKabupaten Gunungkidul, DIY. (Olivia Rianjani)

JOGJA - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) memperpanjang status siaga darurat bencana hidrometeorologi hingga Februari bahkan awal Maret 2026. Perpanjangan tersebut dilakukan sebagai langkah antisipatif menghadapi potensi bencana akibat cuaca ekstrem yang masih berpeluang terjadi.

Kepala Pelaksana BPBD DIY, Agustinus Ruruh Haryata, mengatakan perpanjangan status tersebut telah ditetapkan melalui Surat Keputusan (SK) Darurat.

"Kalau perpanjangan status hidrometeorologi itu apakah sudah dilakukan? Kita lakukan sampai di Februari atau sampai nanti awal Maret. Sudah perpanjangan juga terkait dengan SK Darurat," ujarnya saat dihubungi, Selasa (13/1/2026).

Menurutnya, langkah ini diambil agar seluruh pihak lebih siap menghadapi potensi bencana, meskipun harapan terbesar adalah tidak terjadi bencana.

"Sebagai langkah antisipatif bagaimana kita menghadapi potensi bencana hidrometeorologi ini, jadi lebih baik kita siap daripada tergagap. Kita selalu doanya itu terbebas dari bencana, tetapi kita juga selalu antisipatif pada potensi itu," katanya.

Agustinus kembali menegaskan pentingnya keterlibatan masyarakat dalam upaya mitigasi bencana, terutama dengan melakukan identifikasi mandiri maupun komunal terhadap lingkungan sekitar.

"Dan saya itu tidak henti-hentinya melalui media massa untuk mengajak masyarakat supaya kita melakukan identifikasi secara mandiri maupun komunal terhadap lingkungan di sekitar kita," pesannya.

Ia mencontohkan, masyarakat perlu lebih peduli terhadap kondisi pepohonan di lingkungan masing-masing.

"Jadi kita itu harus mulai sadar bahwa lingkungan kita juga harus kita amati. Misalnya pohon-pohon yang tinggi, yang rapuh segera dilakukan pruning kalau masih sehat. Kalau sudah rapuh ya dipotong, karena beberapa kali kejadian pohon tumbang justru yang menimbulkan korban jiwa," tegas Agustinus.

Menurutnya, hal-hal kecil yang sering disepelekan justru dapat berdampak fatal.

"Jadi kelihatannya kita agak menyepelekan tetapi kemudian ternyata malah merenggut korban jiwa," sambungnya.

Selain itu, BPBD DIY juga mengingatkan pentingnya menjaga saluran drainase agar berfungsi optimal saat curah hujan tinggi.

"Kemudian juga saluran-saluran drainase di sekitar kita secara komunal misalnya kerja bakti dan sebagainya supaya ketika misalnya curah hujan tinggi semua bisa masuk ke drainase dan mengalir dengan lancar," jelas Agustinus.

Ia menyebut drainase yang tidak terawat dapat merusak sarana dan prasarana bahkan memicu bencana lain.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Konfirmasi Langsung

BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU

BPBD DIY Perpanjang Status Darurat Hidrometeorologi Sampai Maret 2026 Dan Ingatkan Bahaya Pohon Tumbang

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!