Kategori Berita

KANAL

REGIONAL

Rabu, 07 JANUARI 2026 • 16:25 WIB

Update Teror Telepon Atas Nama Polresta Jogja ke Guru Besar UGM Zainal Arifin, Polisi Ungkap Nomor Pelaku Terlacak dari Cirebon

Update Teror Telepon Atas Nama Polresta Jogja ke Guru Besar UGM Zainal Arifin, Polisi Ungkap Nomor Pelaku Terlacak dari CirebonGuru Besar Fakultas Hukum Universitas Gadjah Mada (UGM), Prof. Zainal Arifin Mochtar (Uceng). (Istimewa)

JOGJA - Guru Besar Fakultas Hukum Universitas Gadjah Mada (UGM), Prof. Zainal Arifin Mochtar, mengalami teror telepon dari seseorang yang mengaku sebagai anggota Polresta Yogyakarta. Polisi memastikan aksi tersebut adalah penipuan.

Kapolresta Yogyakarta, Kombes Pol Eva Guna Pandia, mengatakan pihaknya telah melakukan pengecekan internal setelah menerima laporan adanya panggilan mencurigakan yang mengatasnamakan anggota Polresta Yogyakarta.

"Memang katanya ada telepon dari pihak yang mengaku anggota Polresta Jogja. Setelah kami cek, nomor tersebut tidak digunakan oleh anggota Polresta Yogyakarta," ujarnya di Mapolresta Yogyakarta, Rabu (7/1/2026).

Pandia mengungkapkan bahwa hasil penelusuran kepolisian menunjukkan bahwa nomor yang digunakan pelaku justru berasal dari Cirebon, Jawa Barat.

"Setelah kami cek, alamat atau lokasi nomor tersebut berada di Cirebon. Jadi dapat dipastikan bahwa telepon kepada profesor tersebut adalah penipuan," jelasnya.

Hingga saat ini, pihak kepolisian belum berkomunikasi langsung dengan Prof. Zainal atau sapaan akrabnya Uceng, ia pun memastikan hal tersebut akan segera ditindaklanjuti.

"Sementara ini kami belum berkomunikasi langsung dengan Prof. Uceng. Nanti akan kami komunikasikan, termasuk menggali detail masalahnya dan bagaimana bentuk telepon yang diterima," ucap Pandia.

Ia menekankan, kasus ini akan diselidiki lebih lanjut dan pelaku akan dikejar.

"Nanti akan kami selidiki lagi. Pelaku akan kami kejar," tegas Pandia.

Baca juga: Pemilik Aplikasi Love Scamming Asal China Dibongkar Polresta Jogja, Enam Tersangka Terancam 10 Tahun Penjara

Diketahui sebelumnya, Prof. Zainal Arifin sendiri mengungkapkan pengalaman menerima panggilan mencurigakan itu melalui akun Facebook pribadinya pada Kamis (2/1/2026) pukul 14.08 WIB. Penelepon meminta dirinya segera menghadap sambil membawa KTP, dengan ancaman akan dilakukan penangkapan jika tidak dipenuhi.

"Baru aja masuk telepon ini. Ngaku dari Polresta Jogjakarta, meminta segera menghadap dan membawa KTP, jika tidak akan segera melakukan penangkapan. Suaranya diberat-beratkan supaya kelihatan punya otoritas," tulis Zainal dilaman medsosnya.

Menurut Zainal, ini bukan panggilan pertama dengan pola serupa, dan ia menilai aksi tersebut jelas penipuan. Ia juga menyoroti praktik penipuan yang mengatasnamakan aparat penegak hukum yang kerap dibiarkan.

"Siapapun tahu yang kayak beginian adalah penipuan. Tapi bagaimana pun di negeri ini penipu macam begini terlalu diberi ruang bebas," tulisnya lagi.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Doorstop

BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU

Update Teror Telepon Atas Nama Polresta Jogja ke Guru Besar UGM Zainal Arifin, Polisi Ungkap Nomor Pelaku Terlacak dari Cirebon

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!