Kategori Berita

KANAL

REGIONAL

Jumat, 12 DESEMBER 2025 • 16:35 WIB

Dishub Sleman Beberkan Enam Jalur Alternatif Hadapi Kemacetan Panjang Saat Nataru 2025 Hingga Kebut Perbaikan Jalan Berlubang

Dishub Sleman Beberkan Enam Jalur Alternatif Hadapi Kemacetan Panjang Saat Nataru 2025 Hingga Kebut Perbaikan Jalan BerlubangKepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Sleman, Heri Kuntadi. (Olivia Rianjani)

JOGJA - Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Sleman mulai mematangkan berbagai langkah pengamanan arus lalu lintas menjelang libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2025. Sejumlah jalur alternatif disiapkan, titik rawan macet dan kecelakaan dipetakan, hingga perbaikan jalan berlubang ditargetkan rampung sebelum 20 Desember.

Kepala Dishub Sleman, Heri Kuntadi, mengatakan pihaknya telah melakukan survei lapangan dan menyusun rekayasa lalu lintas terutama di tiga pintu masuk utama DIY, yakni dari arah Magelang, Wates, dan Prambanan.

"Kami sudah memetakan beberapa jalur alternatif agar pengendara bisa terhindar dari kemacetan, terutama pada puncak arus Nataru,” ujar Heri kepada awak media di Pendopo Rumah Dinas Bupati, Kamis (11/12/2025).

Berikut Enam Opsi Jalur Alternatif yang Dishub Sleman Siapkan :

  1. Arah Magelang - Jogja : lewat Simpang Pasar Tempel, belok kiri menuju Keluwatu, lalu ke kanan menuju batas Kota Yogyakarta.
  2. Arah Solo - Jogja: melalui Berbah - Kalasan hingga Simpang Blok O untuk mengurangi beban di Jalan Solo.
  3. Arah Wates - Magelang: pengendara dapat menggunakan jalur alternatif melalui Simpang Tiga Klamon.
  4. Arah Prambanan - Tebing Breksi: disediakan jalur khusus menuju kawasan wisata yang kerap padat saat liburan.
  5. Arah Wates - Jogja: kendaraan dialihkan lewat Simpang Langor dan Simpang Park Palemgurih.
  6. Arah Magelang - Prambanan: melalui Simpang Pasar Tempel dan jalur Pakem menuju Simpang Ramayana Bogo; khusus bus diarahkan ke Simpang Proliman Bogo.

"Semua rambu penunjuk arah akan kami pasang dan lengkapi. Harapannya, pengemudi bisa lebih mudah memilih jalur alternatif tanpa menambah kepadatan," kata Heri.

Titik Rawan Kecelakaan

Sedangkan sejumlah ruas masuk kategori rawan kecelakaan, yakni diantaranya Jalan Wates, Jalan Solo, Jalan Magelang, serta akses menuju Tebing Breksi yang memiliki tanjakan curam.

"Untuk kawasan Breksi kemarin juga dibahas perlunya personel tambahan, termasuk antisipasi dengan ‘ganjel’ kendaraan jika diperlukan," jelas Heri.

Sementara titik rawan kemacetan meliputi Jalan Wates, Jalan Solo, Perempatan Janti, Jalan Tempel, Jalan Godean, Jalan Siliwangi, serta Ring Road Simpang Kronggahan.

"Pada titik Kronggahan yang saat ini masih satu lajur, kami akan diperlebar menjadi dua lajur khusus selama periode Nataru," imbuh Heri.

Lanjut Heri menyebut dalam pengamanan Nataru tahun ini, Dishub Sleman akan menerjunkan 80 personel, termasuk penempatan petugas di gereja-gereja besar saat perayaan Natal.

"Kami pastikan kegiatan ibadah tetap aman dan lalu lintas di sekitarnya lancar," ucap Heri.

Baca juga: Dukung Nataru 2025/2026 Ceria, Disdik Sleman Minta Pelajar Hindari Kejahatan Jalanan Hingga Balap Liar

Perbaikan Jalan Berlubang

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Liputan Langsung

BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU

Dishub Sleman Beberkan Enam Jalur Alternatif Hadapi Kemacetan Panjang Saat Nataru 2025 Hingga Kebut Perbaikan Jalan Berlubang

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!