Kategori Berita

KANAL

REGIONAL

Kamis, 11 DESEMBER 2025 • 21:16 WIB

Pertamina Pilih Fokus Tangani Bencana ke Wilayah Terisolasi di Aceh Saat HUT ke-68 Ketimbang Perayaan Seremonial, Akademisi UMY : Respect!

Pertamina Pilih Fokus Tangani Bencana ke Wilayah Terisolasi di Aceh Saat HUT ke-68 Ketimbang Perayaan Seremonial, Akademisi UMY : Respect!Momen Pertamina saat kirim bantuan terhadap daerah terdampak bencana banjir bandang Sumatera ditengah perayaan HUT ke-68. (Istimewa)

JOGJA - Langkah Pertamina yang memutuskan tidak menggelar perayaan meriah pada Hari Ulang Tahun (HUT) ke-68 dan memilih memusatkan perhatian pada penanganan bencana banjir bandang di Aceh mendapat respons positif dari akademisi.

Dosen Ilmu Komunikasi Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY), Fajar Junaedi, mengatakan bahwa keputusan tersebut menunjukkan kepekaan perusahaan terhadap situasi darurat yang tengah dihadapi masyarakat.

"Keputusan Pertamina ini menunjukkan adanya sense of crisis terhadap perkembangan terkini. Alih-alih menggelar seremoni besar, Pertamina justru mengarahkan energinya untuk membantu para korban bencana," ujarnya, Kamis (11/12/2025).

Menurut Fajar, langkah membatalkan rangkaian perayaan yang telah dipersiapkan sebagai bentuk pengorbanan korporasi yang patut diapresiasi. Ia pun menilai, keputusan tersebut memperlihatkan komitmen moral Pertamina untuk menempatkan kemanusiaan di atas kepentingan citra perusahaan.

"Ini tindakan yang menunjukkan bahwa Pertamina tidak hanya memikirkan reputasi, tetapi benar-benar hadir untuk masyarakat. Bahkan kehadiran Direktur Utama dalam distribusi LPG menjadi sinyal kuat bahwa perusahaan serius memastikan energi tetap menjangkau wilayah terdampak," katanya.

Baca juga: Polda DIY Siapkan Skema Rekayasa Lalu Lintas Imbas Tol Trans Jawa Jelang Nataru 2025/2026

Fajar menambahkan, keterlibatan langsung pucuk pimpinan dalam pengawalan pengiriman LPG menunjukkan bahwa aksi kemanusiaan Pertamina bukan sekadar bagian dari program tanggung jawab sosial perusahaan (CSR), tetapi langkah moral yang relevan dalam masa pemulihan bencana.

"Kehadiran direktur utama Pertamina dalam mengawal distribusi LPG semakin menunjukkan keseriusan kontribusi di tengah bencana. Apa yang dilakukan Pertamina akan menjadi modal sosial dalam membangun reputasinya," jelasnya.

Momentum "ulang tahun tanpa perayaan" ini, lanjut Fajar, menyampaikan pesan simbolik bahwa perusahaan memprioritaskan masyarakat yang sedang kesulitan. Ia menilai langkah tersebut mampu memperkuat citra Pertamina sebagai BUMN yang selalu hadir dalam kondisi darurat.

"Pertamina bukan hanya BUMN, tapi korporasi tingkat global yang menjadi identitas bangsa. Peran positif di lokasi bencana akan memperkuat reputasi global Pertamina, dengan tentu saja misi utama adalah membantu sesama," tandasnya.

Baca juga: Dukung Nataru 2025/2026 Ceria, Disdik Sleman Minta Pelajar Hindari Kejahatan Jalanan Hingga Balap Liar

Sebelumnya, Direktur Utama Pertamina, Simon Aloysius Mantiri, bersama tim relawan Pertamina Peduli turun langsung mengawal pengiriman 144 tabung LPG Bright Gas 12 kilogram ke Kabupaten Bener Meriah, Aceh Timur, salah satu wilayah yang masih terisolasi akibat bencana. Pengiriman tersebut dilakukan bertepatan dengan HUT ke-68 Pertamina pada Rabu (10/12/2025).

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Rilis

BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU

Pertamina Pilih Fokus Tangani Bencana ke Wilayah Terisolasi di Aceh Saat HUT ke-68 Ketimbang Perayaan Seremonial, Akademisi UMY : Respect!

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!