Kategori Berita

KANAL

REGIONAL

Kamis, 20 NOVEMBER 2025 • 16:20 WIB

Minta Tak Disangkutpautkan Politik, Pelaku Penganiayaan Driver Shopee Food Asal Lampung Diserahkan Paguyuban Papua ke Polisi, Terancam 4 Tahun Penjara

Minta Tak Disangkutpautkan Politik, Pelaku Penganiayaan Driver Shopee Food Asal Lampung Diserahkan Paguyuban Papua ke Polisi, Terancam 4 Tahun PenjaraKapolresta Sleman temui massa driver online saat menggeruduk asrama Papua buntut insiden penganiyaan korban bernama ADM (20) asal Lampung (Istimewa)

JOGJA - Seorang pria driver Shopee Food inisial ADM (20) asal Lampung menjadi korban penganiayaan di sebuah warung makan kawasan Condongcatur, Depok, Sleman, Senin (17/11) malam. Insiden tersebut terjadi setelah korban menolak ajakan minum minuman beralkohol dari seorang pria yang diduga dalam kondisi mabuk.

Kejadian ini lantas memicu solidaritas ratusan pengemudi ojek online lainnya yang kemudian mendampingi korban melapor ke Polresta Sleman. Laporan polisi telah teregistrasi dengan nomor LP/B/750/11/2025.

Kronologi

Menurut informasi yang beredar di forum driver, korban sedang mengambil pesanan di sebuah lesehan ketika sekelompok orang diduga tengah menenggak minuman keras.

"Dia lagi minum. Saya ditawari, tapi saya nolak karena posisi lagi kerja,” ujar korban dalam pesan yang tersebar di grup komunitas ojol.

Korban kemudian mundur karena melihat terduga pelaku tidak sendirian. Ia menyebut ada sekitar empat orang di lokasi.

"Tahu-tahu dari belakang itu dipukul di sebelah kiri. Terus ada pengancaman," ucap korban.

Kanit Pidum Satreskrim Polresta Sleman, Ioda Hanif Aqiel membenarkan kejadian tersebut, ia juga menjelaskan bahwa rak berselang lama, Polresta Sleman berkoordinasi dengan Polda DIY untuk mencari terduga pelaku berinisial RAL (24), yang belakangan diketahui merupakan bagian dari sebuah paguyuban warga Papua di Sleman.

Pada Rabu (19/11) pagi, menurut Hanif, perwakilan paguyuban Papua menyerahkan RAL kepada polisi dalam pertemuan di sebuah rumah makan bakso di wilayah Ngemplak, Sleman.

"Tokoh paguyuban menginginkan agar terduga pelaku diserahkan sepenuhnya kepada kepolisian untuk menjalani pemeriksaan,” ujarnya kepada awak media di kantornya, Rabu (19/11/2025).

Baca juga: Peresmian Jembatan Kabanaran: Pakai Semen Mortar Ringan dari Anak Perusahaan Surya Group dan Harapan Perhatian Pemerintah Kepada Kontraktor Lokal

Ia juga menyampaikan bahwa paguyuban Papua juga berharap kasus ini tidak berkembang menjadi isu politik maupun memicu konflik antar-etnis, kelompok, ras, dan agama.

"Mereka menginginkan perkara ini tidak meluas dan tetap ditangani sesuai ketentuan hukum," katanya.

Status Pelaku Masih Saksi

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Doorstop

BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU

Minta Tak Disangkutpautkan Politik, Pelaku Penganiayaan Driver Shopee Food Asal Lampung Diserahkan Paguyuban Papua ke Polisi, Terancam 4 Tahun Penjara

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!