Kategori Berita

KANAL

REGIONAL

Kamis, 02 OKTOBER 2025 • 20:40 WIB

DPRD DIY Apresiasi Megawati Dorong Gerakan Nasional Penghijauan di Wanagama Gunungkidul

DPRD DIY Apresiasi Megawati Dorong Gerakan Nasional Penghijauan di Wanagama GunungkidulKunjungan Megawati di Gunungkidul. (Istimewa (via e-mail))

JOGJA - Ketua Dewan Pengarah Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) sekaligus Presiden ke-5 RI, Megawati Soekarnoputri, kembali mengunjungi Hutan Pendidikan Wanagama milik Universitas Gadjah Mada (UGM) di Gunungkidul, Daerah Istimewa Yogyakarta, Kamis (2/10/2025). 
Kunjungan ini menjadi bagian dari komitmennya terhadap pelestarian lingkungan dan mendorong Gerakan Nasional Penghijauan. Megawati disambut langsung oleh Rektor UGM Prof. Ova Emilia, bersama jajaran pimpinan universitas serta perwakilan BRIN.

Dalam kunjungannya, Megawati meninjau dokumentasi sejarah perkembangan hutan Wanagama, termasuk foto-foto saat dirinya pertama kali berkunjung ke lokasi tersebut pada 2005 silam. Ia juga menerima bibit pohon Jati Mega secara simbolis sebagai bentuk dukungan terhadap pelestarian hutan.

Sekretaris Jenderal DPP PDI Perjuangan, Hasto Kristiyanto, mengatakan bahwa Megawati memberikan perhatian khusus terhadap kelestarian kawasan hutan Wanagama. Ia menyebut kawasan tersebut menjadi prioritas dalam upaya penghijauan yang telah dimulai sejak awal 2000-an.

"Hutan Wanagama mendapat prioritas khusus dari Ibu Megawati. Tahun 2005 beliau serius menjalankan Gerakan Penghijauan di jalur selatan Pulau Jawa, termasuk di Gunungkidul," ujar Hasto di lokasi.

Hasto menambahkan bahwa gerakan penghijauan yang digagas Megawati telah membawa dampak positif bagi wilayah-wilayah yang sebelumnya mengalami kekeringan. Menurutnya, beberapa daerah yang dulu sulit mendapatkan air, kini justru memiliki sumber mata air baru dan berkembang menjadi destinasi wisata berbasis alam.

Sebagai alumnus Fakultas Teknik UGM, Hasto juga mengenang masa-masa ketika ia masih aktif sebagai Ketua Senat Mahasiswa. Ia menyebut kehadirannya di Wanagama sebagai bentuk refleksi atas nilai-nilai politik yang membumi dan menyatu dengan alam.

Baca juga: 20 Tahun Berselang, Megawati Kembali Kunjungi Hutan Wanagama Gunungkidul, Kenang Bibit Jati "Jatimega"

"Bagi saya, ini adalah politik yang membangun peradaban dengan mencintai lingkungan. Kami ajak seluruh kader PDI Perjuangan untuk menanam pohon, membersihkan sungai, dan menumbuhkan ekonomi sirkular di masa depan," kata Hasto.

Menurut Hasto, PDI Perjuangan menjadikan pelestarian lingkungan sebagai bagian dari kultur partai. Ia menegaskan bahwa setiap kepala daerah dari PDI Perjuangan diwajibkan membangun hutan kota dan pusat keanekaragaman hayati seperti kebun raya.

"Kita punya Gerakan Merawat Pertiwi yang menjadi pedoman bersama. Sungai harus jadi halaman depan peradaban. Bahkan HUT PDI Perjuangan rutin diisi dengan kegiatan bersih-bersih sungai, " tandas Hasto.

Dalam kesempatan yang sama, Ketua Komisi A DPRD DIY Eko Suwanto yang juga hadir dalam kunjungan tersebut mengatakan bahwa pesan Megawati soal lingkungan menjadi inspirasi bagi banyak pihak, termasuk di Yogyakarta.

"Kami terinspirasi untuk melakukan normalisasi sungai-sungai seperti Code, Winongo, dan Gajah Wong. Kita lakukan penghijauan dan gotong royong membersihkan bantaran sungai," ujar politisi muda PDI Perjuangan itu.

Baca juga: Sambangi Seminar BRIN di UGM, Megawati Ingatkan Negeri Ini Milik Anak Muda

Eko juga menyoroti isu penyusutan lahan pertanian di DIY yang semakin marak berubah fungsi. Ia mendorong pemerintah daerah untuk lebih serius mengendalikan alih fungsi lahan demi menjaga ekosistem yang sehat dan berkelanjutan.

"Kalau tidak dikendalikan, kita bisa kehilangan lahan produktif. Perlu kebijakan tegas agar pertanian dan hutan tetap menjadi penyangga kehidupan," pungkas Eko.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Dikirim Di Grup WA

BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU

DPRD DIY Apresiasi Megawati Dorong Gerakan Nasional Penghijauan di Wanagama Gunungkidul

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!