Daop 6 melaksanakan kegiatan Safety Walkthrough pada Rabu (20/8/2025) (Istimewa)
JOGJA - Sebagai upaya menjaga keselamatan dan keamanan perjalanan kereta api, PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 6 Yogyakarta kembali melaksanakan kegiatan Safety Walkthrough pada Rabu (20/8/2025). Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Deputy EVP KAI Daop 6, Nugroho Dwi Sasongko, dengan menyusuri jalur dari Stasiun Yogyakarta hingga Stasiun Patukan.
Selain melakukan pemeriksaan langsung terhadap kondisi jalur rel dan prasarana perkeretaapian, jajaran manajemen KAI Daop 6 juga mengecek kelengkapan fasilitas di sejumlah Pos Penjaga Jalur Lintas (PJL). Fokus utama pemeriksaan adalah memastikan palang pintu perlintasan dan perangkat pendukung lainnya dalam kondisi berfungsi dengan baik.
Manager Humas KAI Daop 6 Yogyakarta, Feni Novida Saragih, mengatakan bahwa kegiatan kali ini tidak hanya sekadar inspeksi, tetapi juga disertai sosialisasi langsung kepada masyarakat, khususnya pengguna jalan di perlintasan sebidang.
“Jajaran manajemen kami turun langsung ke lapangan untuk mengedukasi masyarakat tentang pentingnya mematuhi aturan di perlintasan, salah satunya adalah tidak menerobos palang pintu saat kereta melintas,” ujar Feni, Rabu (20/8/2025).
Ia menegaskan, kepatuhan terhadap aturan di perlintasan sebidang sangat krusial demi keselamatan bersama.
“KAI Daop 6 sangat mengapresiasi masyarakat dan pengguna jalan yang telah turut mendukung terciptanya perjalanan kereta api yang aman dan lancar. Keselamatan ini bukan hanya tanggung jawab KAI, tapi juga kita semua,” imbuhnya.
Lebih lanjut, Feni menyebut bahwa KAI terus berkomitmen membangun budaya “zero accident” melalui integrasi aspek keselamatan dalam setiap proses kerja, serta pengambilan keputusan operasional.
Baca juga: Daop 6 Yogya Raih Penghargaan Platinum Penanggulangan Tuberkulosis dari Gubernur DIY
Kegiatan Safety Walkthrough ini sendiri merupakan agenda rutin yang dilakukan secara menyeluruh di berbagai wilayah kerja Daop 6. Tujuannya, menjaga kepercayaan publik terhadap moda transportasi kereta api yang dinilai aman dan andal. Feni juga mengajak masyarakat untuk proaktif melaporkan jika menemukan potensi bahaya atau aktivitas mencurigakan di sekitar jalur kereta api.
“Jika masyarakat melihat sesuatu yang berpotensi membahayakan, jangan ragu untuk segera melaporkannya ke petugas terdekat. Kerja sama ini sangat penting untuk menciptakan lingkungan transportasi yang aman,” pungkasnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Keterangan Pers