Kategori Berita

KANAL

REGIONAL

Selasa, 12 AGUSTUS 2025 • 19:15 WIB

Mortir Sisa Perang Dunia II yang Ditemukan di Cangkringan Sleman Berhasil dimusnahkan Setelah 6 Kali Ledakan

Mortir Sisa Perang Dunia II yang Ditemukan di Cangkringan Sleman Berhasil dimusnahkan Setelah 6 Kali LedakanBentuk mortir sepanjang lebih dari 1 meter yang ditemukan di halaman rumah warga Padukuhan Tanjung, Umbulmartani, Ngemplak, Sleman. (Istimewa)

JOGJA - Tim penjinak bom (Jibom) Gegana Brimob Polda DIY bersama instansi terkait telah berhasil menyelesaikan proses disposal (pemusnahan) mortir/bom jenis UXO (Unexploded Ordnance) berupa bom pesawat sisa Perang Dunia II yang sebelumnya ditemukan di wilayah Ngemplak, Sleman. Disposal dilakukan di Desa Besalen, Kalurahan Glagaharjo, Kapanewon Cangkringan.

Proses peledakan dimulai sejak pagi hingga siang tadi dimana ada dua ledakan yang itu terdengar pada pukul 11.33 WIB dan 12.24 WIB. Namun pada ledakan kedua, suara dentuman terdengar jauh lebih keras daripada sebelumnya. Radius lemparan pun diperkirakan sekitar 1 kilometer dari titik disposal.

Kombes Pol Edy Setyanto Erning Wibowo, menyampaikan bahwa lokasi disposal dilakukan di wilayah tersebut dipilih setelah melalui pertimbangan matang, terutama dari aspek keselamatan warga dan lingkungan sekitar.

"Lokasi disposal kami pilih dengan sangat hati-hati karena harus memenuhi standar safety. Tempat ini memiliki jarak aman dari pemukiman penduduk, berada di bawah 30 meter dari permukaan tanah di aliran anak Sungai Gendol, dan memiliki kontur tanah berbukit serta berbatu yang ideal untuk meredam efek fragmentasi, tekanan berlebih (over pressure), maupun panas berlebih (over heat)," ujarnya, Selasa (12/8/2025).

Meskipun disposal dilakukan di area tanah produktif milik warga, menurut Edy, lokasi tersebut berada di aliran sungai yang minim aktivitas warga sehingga dipandang sebagai opsi paling aman.

Baca juga: Disposal Mortir Satu Meter Berbobot 400 Kilo di Sleman Ditunda Besok, Kapolresta Sleman: Sudah Dicoba Empat Kali Belum Meledak

"Seluruh proses pemilihan lokasi hingga pelaksanaan disposal telah dirancang dan didiskusikan bersama instansi pemerintahan terkait, termasuk Pemerintah Daerah dan perangkat wilayah setempat," jelasnya.

Saat ini, pemerintah kalurahan dan Kapanewon telah mulai melakukan inventarisasi terhadap rumah-rumah warga yang terdampak aktivitas disposal untuk segera dilakukan perbaikan. 

"Kami memohon maaf atas ketidaknyamanan yang terjadi selama proses disposal. Langkah ini diambil demi menghindari korban jiwa dan meminimalisir kerugian materiil," ucap Edy. 

Baca juga: Geger Warga Sleman Temukan Mortir Aktif Saat Menggali Tanah, Diledakkan Tim Gegana Hari Ini

Kendati demikian, ujar Edy, penemuan mortir sisa perang ini menjadi pengingat bahwa peninggalan sejarah masih menyimpan potensi bahaya dan perlu penanganan ekstra hati-hati.

"(Sekali lagi) Kami tetap mengimbau masyarakat yang menemukan benda mencurigakan agar segera melapor ke aparat terdekat," pungkas Edy.

Diberitakan sebelumnya, bom jenis UXO ini ditemukan warga saat melakukan aktivitas di lahan pertanian di wilayah Ngemplak. Penemuan tersebut langsung dilaporkan kepada pihak berwajib dan ditangani sesuai prosedur standar penanganan bahan peledak berbahaya. 

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Liputan Langsung

BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU

Mortir Sisa Perang Dunia II yang Ditemukan di Cangkringan Sleman Berhasil dimusnahkan Setelah 6 Kali Ledakan

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!