Kategori Berita

KANAL

REGIONAL

Kamis, 07 AGUSTUS 2025 • 20:05 WIB

Warga Dukuh Temulawak Sleman Kecewa Diminta Hapus Mural One Piece, Bhabinkamtibmas Ini Siap Fasilitasi Kreavitas Seni Ketimbang Vandalisme

Warga Dukuh Temulawak Sleman Kecewa Diminta Hapus Mural One Piece, Bhabinkamtibmas Ini Siap Fasilitasi Kreavitas Seni Ketimbang VandalismeMomen pemuda Jalan. Temulawak RT 7 RW 37, Kalurahan Triharjo, Kapanewon Sleman, Kabupaten Sleman, DIY, berfoto bersama didepan penghapusannya mural One Piece, Kamis (7/8/2025). (Olivia Rianjani)

JOGJA - Warga dan pemuda di Jalan Temulawak RT 7 RW 37, Kalurahan Triharjo, Kapanewon Sleman, Kabupaten Sleman, DIY mengaku kecewa setelah mural bertema One Piece yang mereka buat bersama harus dihapus pada Kamis (7/8/2025) sore ini. Mural yang sebelumnya menghiasi tembok di lingkungan tersebut ternyata harus ditutup karena berbagai pertimbangan, meskipun telah dibuat dengan dana swadaya dan semangat gotong-royong.

Salah satu pemuda setempat, Alex mengatakan, pembuatan mural ini bukanlah bagian dari mengikuti tren atau keresahan sosial yang tengah viral di media sosial.

"Enggak sengaja ikut-ikutan. Ini cuma lambang ini anime, emang kami buat lambang One Piece tapi dianggap melenceng. (Jadi) Ini bukan karena mengikuti keresahan negara. Enggak ada sangkut pautnya itu. Bukan FOMO. Tapi kalau akhirnya ini dihapus terus gimana? Iya kami kecewa (sebenarnya), tapi mau gimana lagi ya kita hapus (diblok),” ujarnya saat ditemui dilokasi, Kamis (7/8/2025).

Mural tersebut, menurut Alex, dibuat secara kolektif oleh para pemuda di wilayah itu, dengan dana iuran dari warga sekitar.

"Dicatnya ini iuran, pemuda-pemuda di sini. Tadi malam kita sepakat buat gambar itu," ujarnya.

Meski mural tersebut kini sudah tak tampak, para pemuda mengaku tetap semangat dan berencana untuk berkarya lagi.

Iya mau digambar lagi, hahaha," ucap Alex.

Baca juga: Viral Mural One Piece di Jalan Setapak Gamping Sleman, Polisi dan Kelurahan Balecatur Masih Tunggu Arahan

Warga Dukuh Temulawak Sleman Kecewa Diminta Hapus Mural One Piece, Bhabinkamtibmas Ini Siap Fasilitasi Kreavitas Seni Ketimbang VandalismeMural bertema One Piece yang ditemukan di tembok rumah warga di Jl. Temulawak, RT 7 RW 37, Padukuhan Temulawak, Kalurahan Triharjo, Sleman, saat dilakukan proses penghapusan. (Olivia Rianjan)

Menanggapi hal ini, Bhabinkamtibmas Kalurahan Triharjo, Aiptu Ekka Sapardi, menegaskan bahwa pihak kepolisian pada dasarnya mendukung kreativitas para pemuda selama tidak melanggar aturan dan mengganggu ketertiban umum.

"Kita tidak membatasi daya kreativitas pemuda. Kita seneng kepada pemuda ya punya kreativitas seperti ini. Saya yakin jiwa patriotisme di sini luar biasa. Tapi penghapusan ini, biar sebelum adanya gejolak kita lebih baik kita antisipasi, seperti itu. Sedia payung sebelum hujan,” ujar Ekka.

Menurut Ekka, ekspresi seni seperti mural bisa tetap dilakukan ke depannya selama sesuai dengan etika dan izin dari pemilik tempat.

Selama tidak mengganggu keamanan ketertiban, terus yang punya tempat mengijinkan dan tidak ada yang dirugikan, saya kira juga enggak masalah. Ketimbang vandalisme di mana-mana, lebih baik yang diarahkan,” jelasnya.

Baca juga: Viral Mural One Piece di Jalan Setapak Gamping Sleman, Polisi dan Kelurahan Balecatur Masih Tunggu Arahan

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Liputan Langsung

BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU

Warga Dukuh Temulawak Sleman Kecewa Diminta Hapus Mural One Piece, Bhabinkamtibmas Ini Siap Fasilitasi Kreavitas Seni Ketimbang Vandalisme

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!