Senin, 04 MEI 2026 • 14:10 WIB

Kisah Bella Putri Maharani, Doktor Termuda UGM di Usia 26 Tahun: Berawal dari Candaan Kini Jadi Pakar

Author

Potret Bella Putri Maharani, doktor termuda UGM. (Istimewa)

JOGJA - Prestasi membanggakan datang dari Universitas Gadjah Mada (UGM). Bella Putri Maharani, perempuan asal Palembang, resmi menyandang gelar Doktor Ilmu Peternakan pada usia yang tergolong sangat muda, yakni 26 tahun 11 bulan. Tak hanya sekadar lulus, Bella menyelesaikan studi S3 dalam waktu singkat, 3 tahun 5 bulan, dengan IPK nyaris sempurna, 3,98. Capaian ini jauh melampaui rata-rata usia lulusan doktor pada wisuda periode April lalu yang mencapai 42 tahun.

Bella mengaku perjalanan akademisnya di bidang peternakan dimulai dari sebuah candaan saat duduk di bangku SMA. Kala itu, ia berkelakar ingin memelihara unta di samping rumah.

Siapa sangka, candaan itu membawanya lolos SNMPTN di Universitas Sriwijaya, hingga akhirnya melanjutkan S2 dan S3 di UGM melalui beasiswa Program Magister Menuju Doktor untuk Sarjana Unggul (PMDSU).

"Saya akhirnya percaya, kadang ucapan adalah doa juga. Meskipun kadang ucapan tersebut saya ucapkan secara bercanda, makanya juga kalau mau berkata itu berkata yang baik-baik," ujarnya, Senin (5/4/2026).

Temukan Alternatif Antibiotik Alami dari Daun Sungkai

Dalam disertasinya yang berjudul "Efikasi Nanoenkapsulasi Ekstrak Daun Sungkai (Peronema canescens Jack) Sebagai Aditif Pakan Alami Ayam Broiler", Bella menawarkan solusi bagi industri peternakan. Ia meneliti potensi daun sungkai untuk menggantikan penggunaan antibiotik kimia yang selama ini berisiko meninggalkan residu dan memicu resistensi bakteri pada manusia.

Hasil penelitiannya menunjukkan bahwa formulasi herbal ini mampu menekan bakteri jahat seperti E.coli dan Salmonella, sekaligus meningkatkan bobot ayam.

"Tetapi ternyata hasilnya sangat bagus, bahwa pemberian nano-enkapsulasi ekstrak daun sungkai ini dapat mengurangi bakteri berbahaya di dalam saluran pencernaan seperti E.coli, Salmonella, Staphylococcus. Kemudian, nanoenkapsulasi yang saya buat tersebut juga dapat meningkatkan bobot dari ayam broiler tersebut, meskipun menurunkan konversi pakannya. Dan juga secara potongan, karkas dan juga kualitas daging itu jauh lebih baik dengan penggunaan bahan herbal tersebut," jelas Bella.

Baca juga: Soroti Kedekatan Presiden Prabowo - Seskab Teddy Amien Rais Minta Seskab dialihkan ke Posisi "Tidak Dekat"

Disiplin Ketat di Balik Publikasi Internasional

Meski dikenal sebagai penulis novel fiksi dengan nama pena Bellazmr, Bella mengaku tantangan menulis karya ilmiah sangat berbeda. Namun, manajemen waktu yang ketat membuatnya mampu menelurkan 6 jurnal internasional dan mengikuti 9 konferensi internasional selama studi.

"Jadi menurut saya sendiri, pintar-pintar kita membuat timeline dalam satu hari itu kita harus ngapain," tegasnya.

Namun, ia tak menampik sempat merasa jenuh, namun dukungan lingkungan kampus UGM yang suportif membantunya tetap tegak.

"Tentunya ini menjadi salah satu hal yang bisa saya banggakan dan ceritakan kepada orang banyak, bahwa berkuliah di UGM itu menjadikan saya insan yang dapat bekerja secara mandiri, tetapi juga tidak dilepaskan begitu saja oleh para profesor dan dosen. Mereka selalu memberikan arahan yang bermanfaat untuk keberlangsungan selama proses saya kuliah," ungkapnya.

Kendati demikian, Bella berpesan agar generasi muda tidak takut bermimpi besar. Baginya, kegagalan di masa lalu bukanlah akhir, melainkan jalan menuju takdir yang lebih baik.

"Ada perasaan yang bahagia dan juga bangga terhadap pencapaian yang sudah saya dapatkan. Bersyukur, saya telah menyelesaikannya," ucapnya.

Baca juga: Hardiknas UGM 2026: Rektor Berikan Penghargaan ke Dosen Hingga Soroti Kesenjangan Ini

Ia pun berharap ilmunya dapat bermanfaat bagi kedaulatan pangan Indonesia di masa depan.

"Saya juga minta doanya, semoga dengan usia semuda ini saya bisa berkontribusi lebih panjang pada bidang saya, khususnya bidang peternakan. Berangkat dari suatu beasiswa yang sudah diberikan, yang sudah diamanahkan oleh pemerintah Indonesia, yang nantinya semoga bisa juga berkontribusi terhadap Indonesia," pungkas Bella.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Dikirim Melalui E-mail

Author
TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU