Sabtu, 25 APRIL 2026 • 15:46 WIB

Fakta Dugaan Penganiayaan Anak di Daycare Little Aresha Jogja, Polisi: "Ijazah Pelapor ditahan"

Author

Lokasi Daycare bernama Little Aresha yang digrebek dugaan penganiayaan anak. (Olivia Rianjani)

JOGJA - Kasus dugaan penganiayaan anak di penitipan anak (daycare) Little Aresha, Kota Yogyakarta, kini memasuki babak baru. Pihak kepolisian mengungkapkan bahwa terbongkarnya praktik kurang manusiawi di tempat tersebut bermula dari keberanian seorang mantan karyawan yang merasa tertekan secara batin.

Kapolresta Yogyakarta, Kombes Pol Eva Guna Pandia, mengonfirmasi bahwa pihaknya telah menerima laporan terkait insiden tersebut. Menurutnya, informasi awal bukan datang dari orang tua, melainkan dari internal daycare itu sendiri.

Ia menjelaskan bahwa karyawan merasa tidak tahan melihat perlakuan terhadap bayi dan anak-anak yang dititipkan di sana. Karyawan tersebut menilai tindakan pengelola sudah di luar batas kemanusiaan.

"Awalnya dari karyawan melihat bahwa perlakuan terhadap bayi atau anak yang dititipkan disitu kurang manusiawi. Sehingga kurang sesuai dengan hati nuraninya karena mungkin ada yang dianiaya, ditelantarkan," ujar Kombes Pol Eva Guna Pandia saat dihubungi, Sabtu (25/4/2026).

Baca juga: Kesaksian Warga Buntut Geger Daycare Little Aresha Jogja diduga Aniaya Anak, Sebut Normal Hingga Numpang Berjemur dirumahnya

Situasi semakin pelik ketika karyawan tersebut memutuskan untuk berhenti bekerja (resign). Namun, niatnya untuk keluar dari lingkungan yang toksik tersebut sempat terganjal oleh kebijakan pemilik daycare.

"Dia merasa tidak sesuai hati nurani kemudian resign, tetapi ijazahnya ditahan sama pemilik sehingga dia melapor ke kita. Karena mendapat informasi tersebut, langsung ditindaklanjuti," ungkap Pandia.

Baca juga: Geger Daycare Little Aresha Jogja Dipolisikan, Warga: "Pengurus Baik ke Tetangga, Tapi...

Terkait laporan dari sejumlah orang tua yang datang ke Mapolresta Yogyakarta pada hari ini Sabtu (25/4) mengenai kondisi anak mereka yang bahkan mengalami pneumonia usai dititipkan, pihak kepolisian memastikan saat ini penyidikan tengah berjalan intensif.

Pihaknya berkomitmen untuk mengusut tuntas dugaan penganiayaan dan penelantaran anak ini secara transparan.

"Masih didalami oleh penyidik. Mereka nanti baru pendalaman. Senin baru kita rilis. Betul ada kejadian itu," pungkas Pandia.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Wawancara Daring

Author
TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU