JOGJA - Pemkab Gunungkidul secara resmi menyerahkan bantuan hewan qurban tahun 2026 di depan Kantor Sekretariat Daerah Gunungkidul, Senin (25/5/2026). Program tersebut tidak hanya dimaksudkan sebagai bentuk ibadah menjelang Idul Adha, tetapi juga menjadi sarana edukasi masyarakat, penguatan ekonomi peternak lokal, hingga upaya penanggulangan kemiskinan dan penurunan angka stunting melalui distribusi protein hewani.
Plt Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Gunungkidul, M. Johan Wijayanto, mengatakan total bantuan hewan kurban tahun ini terdiri dari 7 ekor lembu dan 44 ekor kambing.
"Pengadaan ini merupakan hasil kolaborasi dari berbagai pihak, di antaranya APBD Kabupaten Gunungkidul dengan 4 ekor lembu, Bank BPD DIY Wonosari 1 ekor lembu, PT BPR Bank Daerah Gunungkidul (BDG) 1 ekor lembu, PDAM Tirta Handayani 1 ekor lembu, RSUD Wonosari 1 ekor kambing, serta Baznas Kabupaten Gunungkidul 42 ekor kambing," ujar Johan.
Bupati Gunungkidul, Endah Subekti Kuntariningsih, menegaskan pendistribusian hewan qurban tahun ini diprioritaskan bagi wilayah-wilayah terluar dan daerah dengan tingkat partisipasi qurban yang masih rendah.
Beberapa lokasi penerima bantuan di antaranya Masjid Al-Amin di Panggang, Masjid Alhuda di Ngawen, hingga wilayah ekstrem seperti Sampang di Gedangsari.
Menurutnya, distribusi lembu juga diatur secara merata agar tidak terjadi penumpukan bantuan di satu kapanewon saja.
"Harapan kami ini menjadi spirit untuk berbagi dan membangkitkan semangat masyarakat untuk mau berkurban," ucap Endah.
Untuk memastikan kualitas hewan qurban tetap terjaga, Pemkab Gunungkidul melalui Dinas Pertanian dan Pangan menggandeng sekitar 60 mahasiswa Kedokteran Hewan Universitas Gadjah Mada (UGM) dalam pengawasan kesehatan hewan.
Selain melakukan pemantauan kesehatan sejak satu bulan sebelum Hari Raya Idul Adha, pemerintah daerah juga telah menggelar pelatihan penyembelihan halal guna menjamin aspek syariah dan higienitas daging kurban.
Lebih lanjut, Endah menyebut ketersediaan hewan qurban di Gunungkidul tahun ini sangat mencukupi. Sebagai salah satu sentra ternak di DIY, stok hewan qurban tercatat mencapai 16.000 ekor sapi dan 26.000 ekor kambing.
"Hingga saat ini, tercatat sekitar 4.700 ekor sapi telah terjual keluar wilayah, meningkat dibandingkan tahun lalu yang mencapai 4.500 ekor,"ungkapnya.
Baca juga: Bobot Fantastis! Sapi Kurban Bantuan Presiden Prabowo Siap Disembelih di Sleman Idul Adha Tahun Ini
Kabar baik juga dirasakan para peternak lokal, kata Endah, Harga kambing yang sebelumnya sempat turun kini mulai merangkak naik menjelang Idul Adha.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Dikirim Di Grup WA