Kategori Berita

KANAL

REGIONAL

Jumat, 10 JULI 2026 • 13:50 WIB

Awan Panas Guguran Gunung Merapi Meluncur ke Barat Daya Sejauh 2 Km Hari Ini

Awan Panas Guguran Gunung Merapi Meluncur ke Barat Daya Sejauh 2 Km Hari IniAktivitas vulkanik Gunung Merapi hari ini Jumat (10/7/2026). (Istimewa)

JOGJA - Aktivitas vulkanik Gunung Merapi di perbatasan Jawa Tengah dan Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) kembali menunjukkan peningkatan signifikan. Pada Jumat pagi (10/7/2026), gunung berapi paling aktif di Indonesia ini kembali meluncurkan Awan Panas Guguran (APG) dengan jarak luncur mencapai 2 kilometer.

Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG) mencatat, peristiwa tersebut terjadi pada pukul 08.31 WIB. Awan panas meluncur deras menuju arah barat daya, tepatnya ke hulu Kali Sat/Putih.

Kepala BPPTKG, Agus Budi Santoso, menjelaskan bahwa rentetan aktivitas ini terekam jelas pada seismogram dengan durasi lebih dari dua menit.

"Terjadi awan panas guguran di Gunung Merapi pada Jumat, 10 Juli 2026 pukul 08.31 WIB dengan estimasi jarak luncur 2.000 meter mengarah ke barat daya atau hulu Kali Sat/Putih," ujarnya, dalam keterangan resminya, Jumat (10/7/2026).

Baca juga: Merapi Masih Siaga 3, Sultan HB X Sebut Warlok Sudah Paham, Tapi Ingatkan diluar Warlok Tak Nekat Mendaki

Agus mengungkapkan, awan panas tersebut tercatat memiliki amplitudo maksimum 34,08 milimeter dengan durasi kegempaan selama 137,4 detik.

Melihat kondisi yang fluktuatif ini, pihak otoritas langsung mengeluarkan peringatan tegas kepada warga setempat maupun wisatawan untuk tidak melakukan aktivitas apa pun di zona bahaya.

"Masyarakat diimbau untuk menjauhi daerah bahaya dan alur sungai yang berhulu di Gunung Merapi serta mematuhi rekomendasi resmi," tegas Agus.

Sebelum awan panas membubung pagi ini, laporan pengamatan BPPTKG pada periode pukul 00.00 - 06.00 WIB menunjukkan Merapi telah meluncurkan 10 kali guguran lava pijar ke arah Kali Sat/Putih dan Kali Krasak dengan jarak maksimal 2.000 meter.

Baca juga: Tak Ingin Bentrok dengan Warga, TNGM Ajak Warga Dialog Tangani Pendaki Ilegal Merapi :"Padahal Sultan Juga Larang"

Selain itu, aktivitas kegempaan di dalam tubuh gunung juga terpantau tinggi. Petugas mencatat adanya 29 kali gempa guguran dan 18 kali gempa hybrid atau fase banyak, yang mengindikasikan suplai magma dari perut bumi masih terus berlangsung.

Hingga saat ini, status Gunung Merapi masih bertahan di Level III (Siaga). BPPTKG mengingatkan potensi bahaya berupa awan panas dan guguran lava di sektor selatan-barat daya bisa mencapai jarak 5 hingga 7 kilometer, sementara di sektor tenggara berkisar antara 3 hingga 5 kilometer. Warga juga diminta waspada terhadap potensi ancaman lahar dingin di hulu sungai saat hujan turun di area puncak.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Dikirim Di Grup WA

BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU

Awan Panas Guguran Gunung Merapi Meluncur ke Barat Daya Sejauh 2 Km Hari Ini

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!