Kategori Berita

KANAL

REGIONAL

Selasa, 12 MEI 2026 • 18:15 WIB

Fokus Jalan Desa, Pemkab Sleman Kebut Perbaikan Mulai Awal Juni Ini Meski Harga Aspal Sempat Naik :"Butuh 1 Triliun Perbaikan Total"

Fokus Jalan Desa, Pemkab Sleman Kebut Perbaikan Mulai Awal Juni Ini Meski Harga Aspal Sempat Naik : Butuh 1 Triliun Perbaikan TotalJumpa pers DUPUKP Sleman, Selasa (12/5/2025). (Olivia Rianjani)

JOGJA - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sleman terus menggenjot pembangunan dan pemeliharaan infrastruktur jalan pada tahun 2026 ini. Pemkab Sleman menyiapkan total anggaran sekitar Rp 108 miliar untuk mendukung program "dalan alus" yang menjadi visi pembangunan Bupati dan Wakil Bupati Sleman.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum, Perumahan dan Kawasan Permukiman (DPUPKP) Kabupaten Sleman, Sukarmin mengatakan alokasi anggaran infrastruktur jalan tahun 2026 meningkat signifikan dibanding tahun sebelumnya.

"Kalau dibandingkan tahun 2024 sebesar Rp 58 miliar, tahun 2025 sekitar Rp 57 miliar. Dan tahun 2026 total anggaran sekitar Rp 108 miliar. Tetapi memang ada pos yang digunakan untuk menunjang pekerjaan jalan yaitu pembelian alat untuk mengolah aspal," ujarnya, dalam jumpa pers, pada Selasa (12/5/2026).

Menurutnya, kenaikan anggaran tersebut menunjukkan komitmen Pemkab Sleman dalam mewujudkan program "dalan alus".

"Ini menunjukkan komitmen dari Pak Bupati dan Wakil untuk mewujudkan 'dalan alus'. Karena beliau mempunyai keyakinan dengan jalan halus itu roda perekonomian akan bergerak dengan baik. Sehingga pelayanan, mobilisasi barang dan jasa, termasuk pariwisata bisa terus berjalan," ucapnya.

Berdasarkan SK Bupati Sleman Nomor 87.3/Kep.KDH/A/2025, panjang jalan kabupaten di Sleman mencapai 733,67 kilometer yang terdiri dari 371 ruas jalan. Adapun kondisi jalan pada 2025 meliputi jalan baik sepanjang 209,04 kilometer atau 28,49 persen, kondisi sedang 289,9 kilometer atau 39,51 persen, rusak ringan 221,76 kilometer atau 30,23 persen, dan rusak berat 12,97 kilometer atau 1,77 persen.

Dengan kondisi tersebut, tingkat kemantapan jalan di Sleman mencapai 68,01 persen atau 498,94 kilometer, sedangkan jalan tidak mantap sebesar 31,99 persen atau sepanjang 234,73 kilometer.

Untuk menjaga kondisi jalan mantap sekaligus mencapai target kemantapan penuh, Pemkab Sleman memperkirakan kebutuhan anggaran mencapai Rp 1,118 triliun. Rinciannya terdiri dari kebutuhan pemeliharaan rutin sebesar Rp 18,7 miliar, pemeliharaan berkala jalan rusak ringan sebesar Rp1,03 triliun, dan peningkatan jalan rusak berat sebesar Rp65,4 miliar.

Sukarmin pun menjelaskan, pada tahun 2025 anggaran pembangunan jalan sebesar Rp19 miliar digunakan untuk penanganan lima ruas jalan sepanjang 3,159 kilometer. Selain itu terdapat anggaran Rp4,2 miliar untuk empat jembatan dan 11 gorong-gorong.

"Untuk pemeliharaan berkala tahun 2025 total penanganannya sepanjang 14,65 kilometer. Kemudian perbaikan gorong-gorong dan jembatan sekitar Rp 1 miliar dengan target 50 buah," jelasnya.

Sementara pada tahun 2026, pembangunan jalan dianggarkan sebesar Rp 45,4 miliar untuk penanganan 11 ruas jalan sepanjang 11,8 kilometer. Sedangkan penggantian jembatan dialokasikan Rp 5,3 miliar dengan target tiga jembatan dan 14 gorong-gorong.

"Untuk pemeliharaan berkala tahun 2026 ini Rp26 miliar. Ini alokasi paling besar kedua setelah pembangunan jalan," katanya.

Ia menyebut, beberapa ruas prioritas pembangunan jalan di antaranya Jalan Krapyak-Wonosari, Ngawen-Kenteng, Sentukan sebagai jalur evakuasi, kawasan Pahingan menuju stadion, ruas Balong-Bangunkerto, Losari-Gayamharjo perbatasan Klaten-DIY, Monumen Polisi Minggir, hingga Sranggahan-Condongcatur.

Khusus ruas Sentukan, lanjut Sukarmin, konstruksi jalan akan diubah menggunakan beton karena sering dilalui kendaraan berat pengangkut material.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Liputan Langsung

BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU

Fokus Jalan Desa, Pemkab Sleman Kebut Perbaikan Mulai Awal Juni Ini Meski Harga Aspal Sempat Naik :"Butuh 1 Triliun Perbaikan Total"

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!