Kategori Berita

KANAL

REGIONAL

Jumat, 17 APRIL 2026 • 18:25 WIB

Kalahkan UI dan UNAIR, Empat Prodi FIB UGM Tembus Peringkat 200 Besar Dunia

Kalahkan UI dan UNAIR, Empat Prodi FIB UGM Tembus Peringkat 200 Besar DuniaPotret suasana lingkungan Fakultas Ilmu Budaya (FIB) Universitas Gadjah Mada (UGM). (Istimewa)

JOGJA - Fakultas Ilmu Budaya (FIB) Universitas Gadjah Mada (UGM) kembali memperkokoh posisinya di kancah internasional. Berdasarkan hasil pemeringkatan QS World University Rankings (WUR) by Subject 2026, empat program studi (prodi) di FIB UGM berhasil menempati urutan 151-200 besar dunia.

Keempat prodi tersebut meliputi Arkeologi, Bahasa dan Sastra Inggris, Sejarah, serta Bahasa Modern (Modern Languages). Prestasi ini menjadi catatan khusus bagi Arkeologi dan Sejarah, di mana UGM menjadi satu-satunya perwakilan perguruan tinggi di Indonesia yang berhasil masuk dalam daftar elit tersebut.

Dalam rinciannya, prodi Bahasa dan Sastra Inggris UGM menempati peringkat pertama di Indonesia, mengungguli Universitas Indonesia (peringkat 151-200 dunia) dan Universitas Airlangga (peringkat 201-250 dunia). Sementara untuk bidang Bahasa Modern, UGM berada di posisi kedua nasional di bawah UI dan di atas Unair.

Dekan FIB UGM, Prof. Dr. Setiadi, S.Sos., M.Si., menyatakan bahwa pencapaian ini melengkapi kesuksesan sebelumnya, di mana prodi Antropologi telah lebih dulu menembus peringkat 51-100 dunia. Menurutnya, hasil ini adalah buah dari komitmen menjaga mutu tridarma perguruan tinggi.

"Saya kira capaian peringkat internasional menjadi sesuatu yang sangat membanggakan bagi FIB. Bukan hanya prestasi bagi UGM, tetapi juga merupakan bentuk apresiasi terhadap kerja keras seluruh sivitas akademika. Komitmen kami dalam menjaga mutu pendidikan, riset, dan pengabdian masyarakat di bidang bahasa dan sastra mendapat pengakuan di tingkat global," ujar Setiadi, Jumat (17/4/2026).

Baca juga: Heboh Kasus AI 'Nakal' di Kampus, Komdigi Percepat Perpres Etika AI :"Inovasi Jalan Tapi dibatasi"

Ia menyampaikan, ekosistem akademik yang produktif serta reputasi alumni menjadi faktor kunci. Setiadi memandang peringkat ini bukan sekadar angka, melainkan indikator untuk terus berinovasi.

"Kami memaknai capaian ini secara seimbang, yaitu sebagai pengakuan sekaligus motivasi dan tolok ukur. Pengakuan karena kerja keras kita telah dihargai secara objektif, motivasi karena hasil ini mendorong kami untuk terus berinovasi dan menjaga kualitas, serta tolok ukur karena ranking ini memberikan cerminan sejauh mana kita telah melangkah dan aspek mana yang perlu terus diperbaiki," terangnya.

Menurutnya saat ini, FIB UGM tengah menggencarkan berbagai langkah strategis untuk memastikan hasil riset tidak hanya berhenti di atas kertas, tetapi memberikan dampak nyata bagi masyarakat melalui pendekatan digital humanities dan isu keberlanjutan.

Fakultas juga memfasilitasi dosen melalui Program Percepatan Publikasi Ilmiah agar karya-karya mereka mampu menembus jurnal bereputasi internasional. Tak hanya itu, penguatan atmosfer internasional dilakukan lewat forum global seperti Festival Internasional Berbahasa dan Berbudaya Indonesia (FIBBI).

"Ke depannya, FIB UGM akan terus memperkuat hilirisasi hasil riset dan karya akademik agar memiliki dampak lebih luas, tidak hanya dalam bentuk publikasi ilmiah, tetapi juga melalui karya budaya yang dapat dinikmati masyarakat," kata Setiadi.

Baca juga: Ekonom UGM Desak Perhatian Pemerintah Ke UMKM Imbas Kenaikan Harga Plastik Hingga Sarankan Pengganti Alternatif

Kendati demikian, Setiadi berharap prestasi ini menjadi energi kolektif bagi seluruh sivitas akademika untuk terus konsisten di jalur inovasi.

"Saya berharap prestasi ini menjadi inspirasi bagi kita semua untuk terus berkarya dengan semangat kebersamaan. FIB UGM akan terus berupaya menjadi pusat unggulan dalam kajian bahasa, sastra, dan budaya yang berkontribusi nyata bagi pengembangan ilmu humaniora di tingkat internasional," pungkasnya.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Dikirim Melalui E-mail

BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU

Kalahkan UI dan UNAIR, Empat Prodi FIB UGM Tembus Peringkat 200 Besar Dunia

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!