Kategori Berita

KANAL

REGIONAL

Rabu, 08 APRIL 2026 • 15:40 WIB

Usai Tinjau Stasiun Jogja Bersama Dubes Inggris untuk RI, GKR Mangkubumi Sebut Akan Ada Pengembangan Layanan KA di Bantul

Usai Tinjau Stasiun Jogja Bersama Dubes Inggris untuk RI, GKR Mangkubumi Sebut Akan Ada Pengembangan Layanan KA di BantulDuta Besar (Dubes) Inggris untuk Indonesia dan Timor Leste, Dominic Jermey, melakukan kunjungan ke Stasiun Yogyakarta, pada Rabu (8/4/2026) (Olivia Rianjani)

JOGJA - Duta Besar (Dubes) Inggris untuk Indonesia dan Timor Leste, Dominic Jermey, melakukan kunjungan ke Stasiun Yogyakarta bersama perwakilan Keraton Ngayogyakarta Hadiningrat, GKR Mangkubumi, pada Rabu (8/4/2026). Kunjungan ini membahas pengembangan transportasi, khususnya perkeretaapian, serta penataan kawasan heritage di wilayah Yogyakarta.

GKR Mangkubumi mengatakan pentingnya penataan kawasan yang terintegrasi antara transportasi, budaya, dan lingkungan guna menjaga keberlanjutan kawasan heritage.

"Jadi tadi hasil diskusinya kita ingin ada penataan kawasan utamanya untuk transportasi kemudian studi bersama untuk kawasan-kawasan heritage agar kawasan heritage itu tidak rusak tidak hilang, kita juga menjaga tidak hanya dari transportasi tapi juga dari sisi lingkungannya juga, penataan transportasinya, budaya seperti itulah," ujar GKR Mangkubumi.

Baca juga: GKR Mangkubumi Serahkan Serat Palilah dan Kekancingan untuk Warga Gunungkidul, Bupati Endah Tegaskan Bukan Untuk Bisnis:"Ini Arahan Ngarsa Dalem"

Ia menyebut, pembahasan masih dalam tahap awal, namun ada perhatian khusus terhadap tingginya jumlah penumpang kereta api di Yogyakarta yang belum diimbangi dengan kapasitas stasiun.

"Baru ngobrol-ngobrol awal, karena mereka sangat concern terhadap pengembangan kereta api karena di Jogja itu kalau menurut Pak Daop nomor tiga, nah kita ingin sama-samalah karena passengernya banyak sekali tapi stasiunnya masih cukup kecil jadi masih pack penuh/padat, kita ingin sama-sama untuk pengembangan kereta api Tugu dan juga kereta apinya sendiri bisa bermanfaat bagi masyarakat kita kembalikan kalau bisa keretanya sampai ke Bantul," jelas Penghageng Kawedanan Hageng Punakawan Parwabudaya tersebut.

Lebih lanjut, ia berharap peningkatan fasilitas stasiun dapat segera direalisasikan.

"Tadi baru masalah kereta yang dibahas. Jadi ya kita ingin stasiun yang ada di Jogja ini bisa lebih baik sesuai dengan harapan Pak Daop," katanya.

Selain itu, GKR Mangkubumi membuka kemungkinan pemanfaatan lahan milik Keraton untuk mendukung pengembangan transportasi.

"Oh ya pasti," katanya.

Sebelumnya, Dubes Inggris untuk RI, Dominic Jermey menyampaikan apresiasinya atas kunjungan tersebut dan menegaskan komitmen Inggris dalam memperkuat kerja sama dengan Yogyakarta, khususnya dalam sektor transportasi berkelanjutan dan pengembangan masyarakat.

Baca juga: Kunjungi Stasiun Jogja, Dubes Inggris untuk RI Kenang Masa Belajar di Jogja Hingga Perkuat Kerjasama Transportasi Rendah Karbon

Menurutnya, salah kerja sama tersebut yakni melalui program pengembangan transportasi perkotaan rendah karbon.

"Di Yogyakarta, Kemitraan Strategis Inggris - Indonesia telah menunjukkan hasil nyata. Melalui MELAJU, kemitraan infrastruktur Inggris - Indonesia, Inggris mendukung transisi menuju sistem mobilitas perkotaan yang rendah karbon dan terintegrasi. Dukungan ini mencakup penyusunan panduan implementasi Transit-Oriented Development dan Land Value Capture, serta bantuan teknis yang diperlukan untuk meletakkan dasar perencanaan emobility yang inklusif," ujar Jermey.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Liputan Dan Wawancara Langsung

BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU

Usai Tinjau Stasiun Jogja Bersama Dubes Inggris untuk RI, GKR Mangkubumi Sebut Akan Ada Pengembangan Layanan KA di Bantul

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!