Pelepasan mudik gratis mahasiswa UMY, Sabtu (7/3/2026). (Istimewa)
JOGJA - Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY) melepas ratusan mahasiswa peserta program Mudik Bareng UMY 2026 pada Sabtu (7/3/2026). Sebanyak 335 mahasiswa diberangkatkan menuju berbagai daerah di Indonesia setelah melalui proses pendaftaran dan seleksi yang diikuti oleh 675 pendaftar.
Pelepasan peserta mudik berlangsung di Selasar Sportorium UMY. Sejak pagi hari, para mahasiswa sudah berdatangan untuk mempersiapkan keberangkatan dengan membawa barang bawaan masing-masing dan memasukkannya ke dalam bus yang telah disediakan panitia.
Kegiatan ini dihadiri jajaran pimpinan universitas, mitra kegiatan, serta para mahasiswa peserta mudik. Program tersebut merupakan salah satu upaya kampus untuk membantu mahasiswa perantauan pulang ke kampung halaman menjelang Hari Raya Idulfitri.
Wakil Rektor Bidang Sumber Daya UMY, Prof. Dr. Dyah Mutiarin, S.IP., M.Si., mengatakan program mudik gratis tersebut menjadi bentuk kepedulian kampus terhadap mahasiswa yang merantau.
"Program ini merupakan bentuk kepedulian kampus kepada mahasiswa perantauan. Mudah-mudahan kegiatan mudik bersama ini dapat terus dilaksanakan setiap tahun sehingga semakin banyak mahasiswa yang merasakan manfaatnya," ujarnya.
Ia juga mengingatkan para mahasiswa untuk menjaga kesehatan selama perjalanan dan memanfaatkan momentum libur Lebaran untuk berkumpul bersama keluarga.
"Sebelum berangkat jangan lupa berdoa. Semoga perjalanan adik-adik semua sampai di kampung halaman dengan selamat dan dapat berkumpul bersama keluarga tercinta," ucapnya.
Baca juga: Hadiri Milad UMY Ke-45, Gubernur NTB Sampaikan Pesan Ini
Diketahui, program Mudik Bareng UMY 2026 terselenggara dengan dukungan BMT UMY serta kerja sama transportasi dengan Big Bird yang menyediakan armada bus bagi para peserta.
Adapun rute perjalanan yang dilayani mencakup sejumlah kota di Indonesia, antara lain Brebes, Purwokerto, Pemalang, Blora, Cimahi, Surabaya, Subang, Bekasi, Cilegon, Jakarta, hingga tujuan luar Jawa seperti Lampung dan Palembang.
Salah satu peserta, Rifqi Alvian, mahasiswa Ilmu Komunikasi angkatan 2022 asal Metro, Lampung, mengaku sangat terbantu dengan adanya program mudik gratis tersebut.
"Sebagai mahasiswa perantauan, mendapatkan fasilitas untuk bisa mudik gratis itu benar-benar privilege yang luar biasa," ujarnya.
Menurut Rifqi, perjalanan dari Yogyakarta menuju Lampung biasanya membutuhkan biaya yang cukup besar jika menggunakan transportasi umum.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Dikirim Di Grup WA