Kategori Berita

KANAL

REGIONAL

Kamis, 19 FEBRUARI 2026 • 12:40 WIB

Lapak UMKM Kampung Ramadan Jogokariyan Jadi 400, Panitia Sebut Omzet Pedagang Diprediksi Bisa Tembus Rp 1 Juta per Hari

Lapak UMKM Kampung Ramadan Jogokariyan Jadi 400, Panitia Sebut Omzet Pedagang Diprediksi Bisa Tembus Rp 1 Juta per HariPembukaan Kampung Ramadhan 1447 Hijriah di kawasan Masjid Jogokariyan, Kemantren Mantrijeron, Kota Yogyakarta, resmi dibuka pada sore hari ini 18 Februari 2026. (Olivia Rianjani)

JOGJA - Masjid Jogokariyan Kemantren Mantrijeron Kota Yogyakarta kembali menggelar Kampung Ramadhan dengan jumlah lapak UMKM yang meningkat pada tahun 2026 ini. Jika sebelumnya tercatat sebanyak 360 pedagang, kini pasar sore Ramadan di kawasan Jalan Jogokariyan diramaikan oleh 400 pedagang.

Ketua Panitia Kampung Ramadan Masjid Jogokariyan, Muhammad Falah Akbar, menyampaikan bahwa penambahan jumlah lapak terjadi karena adanya tambahan lahan dari warga yang sebelumnya belum mengizinkan digunakan untuk berjualan.

"Alhamdulillah tahun ini ada beberapa jamaah yang tahun lalu belum mengizinkan lahannya untuk berjualan, Alhamdulillah tahun ini memperbolehkan. Ada tambahan sekitar 50 sampai 60 kapling untuk tahun ini, khususnya untuk pasar sore," ujarnya kepada wartawan dilokasi, Rabu (18/2/2026).

Ia menjelaskan, total 400 pedagang tersebut berjualan di sepanjang Jalan Jogokariyan dengan ragam kuliner yang ditawarkan, mulai dari makanan tradisional hingga makanan kekinian.

"Kalau pasar sore ini Alhamdulillah ada 400 pedagang di sepanjang Jalan Jogokariyan, sebelumnya 360. Sajiannya beragam, ada makanan tradisional dan juga makanan-makanan kekinian," katanya.

Baca juga: Kampung Ramadan Masjid Jogokariyan 1447 H Tetap Jalan Hadirkan 3.800 Tanpa Sosok Ustadz Jazir di Usia 60 Tahun

Lebih lanjut, panitia juga memprediksi perputaran ekonomi yang cukup besar dari aktivitas pasar tersebut. Berdasarkan riset internal panitia, satu pedagang diperkirakan mampu meraih omzet antara Rp 300 ribu hingga Rp 1 juta per hari.

"Satu pedagang itu mungkin seharinya bisa Rp300.000 sampai Rp1.000.000 untuk omzetnya. Tinggal dikalikan saja 400 pedagang, sehingga perputaran uangnya cukup besar setiap hari," ungkap Falah.

Selain itu, rangkaian kegiatan Kampung Ramadhan Masjid Jogokariyan kali ini juga diisi dengan berbagai agenda keagamaan yakni seperti kajian rutin setiap sore dan malam hari, serta iktikaf pada 10 hari terakhir Ramadhan.

"Untuk kegiatannya kita ada kajian setiap sore dan malam hari. Sore untuk anak-anak dan umum, malam untuk pemuda dan umum juga. Di pagi hari ada acara untuk ibu-ibu. Kemudian juga ada iktikaf di 10 hari terakhir Ramadan," pungkas Taufik.

Baca juga: Hadiah dari Pertamina Kepada Kampung Ramadhan Jogokariyan ke-22, Salurkan 10 tabung Bright Gas Gratis per Hari Selama Ramadan

Diberitakan sebelumnya, meski dalam suasana cuaca mendung, Kampung Ramadhan 1447 Hijriah di kawasan Masjid Jogokariyan resmi dibuka pada sore 18 Februari 2026 dalam suasana penuh syukur. Pembukaan itu dilakukan masing - masing perwakilan Pemkot Yogyakarta dan Pemda DIY serta jajaran dari Pertamina Patra Niaga turut hadir.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Liputan Langsung

BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU

Lapak UMKM Kampung Ramadan Jogokariyan Jadi 400, Panitia Sebut Omzet Pedagang Diprediksi Bisa Tembus Rp 1 Juta per Hari

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!