Kategori Berita

KANAL

REGIONAL

Jumat, 13 FEBRUARI 2026 • 08:35 WIB

Stok Pangan Ramadan 2026 di Sleman Aman dan Ajukan Tambahan 114 Lebih LPG, Pemkab Minta Warga Tidak "Panic Buying"

Stok Pangan Ramadan 2026 di Sleman Aman dan Ajukan Tambahan 114 Lebih LPG, Pemkab Minta Warga Tidak Panic BuyingKepala Bagian Perekonomian dan Sumber Daya Alam Pemkab Sleman, Heri Setyawati. (Olivia Rianjani)

JOGJA - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sleman memastikan ketersediaan bahan pangan pokok selama Ramadan 2026 dalam kondisi aman dan harga relatif stabil. Masyarakat pun diimbau untuk tidak melakukan pembelian berlebihan atau panic buying karena stok dinilai mencukupi.

Kepala Bagian Perekonomian dan Sumber Daya Alam Pemkab Sleman, Heri Setyawati, mengatakan bahwa hasil pemantauan di lapangan menunjukkan pasokan bahan pokok tersedia dengan baik, baik di pasar tradisional maupun modern.

"Bahan pangan pokok yang ada di pasar itu aman, jumlahnya mencukupi untuk kebutuhan dan untuk harganya juga stabil, tercantum di masyarakat seperti itu," ujarnya, dalam jumpa pers di Rumah Dinas Bupati, Kamis (12/2/2026).

Ia menyampaikan bahwa pada pekan sebelumnya Badan Pangan Nasional (Bapanas) juga telah melakukan pemantauan langsung ke sejumlah titik distribusi, mulai dari pasar tradisional, pasar modern, distributor hingga Gapoktan Sidomulyo.

"Dan ini di minggu kemarin, ini dari Badan Pangan Nasional (Bapanas) itu juga melakukan memantau langsung ke lapangan yang dituju adalah baik itu pasar tradisional termasuk juga untuk yang modern, termasuk juga untuk distributor dan juga Gapoktan Sidomulyo," jelasnya.

Dari hasil pemantauan itulah, ia menyebut stok pangan di wilayah Kabupaten Sleman dalam kondisi aman selama Ramadhan tahun 2026 ini.

"Nah ini memastikan bahwa stok yang ada di pemerintah di wilayah Kabupaten Sleman Alhamdulillah aman dan harganya stabil," katanya.

Selain itu, Pemkab Sleman juga mengantisipasi kebutuhan gas LPG 3 kilogram atau gas melon, terutama menjelang libur panjang empat hari.

"Untuk yang pengacuan fakultatif terhadap gas melon itu kan biasanya misalnya lebih panjang terutama untuk yang ini kan 4 hari, jadi itu dari itu sudah mengantisipasi untuk dari bantuan itu melakukan surat permohonan ke Migas itu," imbuh Heri.

Baca juga: Pemkab Perketat Jam Operasional Tempat Hiburan di Sleman Selama Ramadhan 2026, Termasuk Event Musik Hanya Siang Hari

Sebagai langkah antisipasinya, Pemkab Sleman telah mengajukan tambahan kuota LPG kepada PT Pertamina.

"Nah itu untuk tambahan kuota ini untuk yang menjelang libur ini menjelang libur 4 hari ini dari Kabupaten Sleman juga mengeluarkan permohonan kepada pimpinan PT Pertamina sebanyak 114.998 tabung gas,” ungkap Heri.

Disamping itu, menurutnya Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Sleman juga akan menggelar pasar murah menjelang Hari Raya Idul Fitri.

"Kemudian dari Dinas Perindag nanti akan melaksanakan pasar murah yang rencananya juga akan dilaksanakan di bulan Maret menjelang pada hari raya Idul Fitri. Pemantauannya juga sudah kami laksanakan seperti itu. Itu tadi untuk jumlahnya sudah mencukupi," terang Heri.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Liputan Langsung

BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU

Stok Pangan Ramadan 2026 di Sleman Aman dan Ajukan Tambahan 114 Lebih LPG, Pemkab Minta Warga Tidak "Panic Buying"

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!